3 Ton Cabai Rawit Dibagikan Bersubsidi, 15 Wilayah Jadi Sasaran

- Reporter

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REMBANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mengambil langkah strategis, guna menekan harga komoditas cabai yang melambung 49 persen dari harga acuan pemerintah (HAP). Yakni, dengan menyalurkan cabai rawit bersubsidi di 15 kabupaten/ kota.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah Dyah Lukisari mengatakan, di pasaran harga cabai rawit merah mencapai Rp85.000/kilogram. Padahal, HAP maksimal yang ditetapkan adalah Rp57.000/kilogram.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Perluas Internet Dorong Digitalisasi Transaksi Keuangan

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pun memerintahkan untuk mengambil langkah strategis, dengan operasi pasar.

“Menyikapi kenaikan harga cabai, khususnya cabai merah rawit pada Minggu kedua Februari, kami melakukan intervensi dengan menyalurkan cabai sebanyak 3 ton di 15 kabupaten/ kota,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Dyah mengungkapkan, penyaluran cabai rawit bersubsidi dilakukan, agar daya beli masyarakat terjaga. Pada agenda tersebut, cabai dihargai Rp65.000/kilogram.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin: Jateng Sumbang 16,9 Persen Penyaluran KUR Nasional

Adapun daerah sasaran penyaluran cabai rawit merah adalah wilayah nonpenghasil komoditas tersebut. Di antaranya, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Demak, Rembang, Pati, Semarang, Klaten, Tegal, Karanganyar, Jepara, Brebes, Banyumas, dan Sukoharjo.

“Untuk hal tersebut kami menugaskan Perusda Jateng Agro Berdikari (JTAB), guna menyalurkan cabai rawit bersubsidi,” pungkas Dyah.*

 

Berita Terkait

Permudah KUR dan Kredit Produktif, Luthfi Ingin UMKM Jateng Naik Kelas
Jawa Tengah Kian Diminati Investor, 49 Pengusaha Lakukan Studi Bisnis
Jateng Perkuat Literasi Keuangan Desa, Bentengi Warga dari Pinjol Ilegal
Apindo Dukung Jateng Jadi Hub Investasi Asia, Ribuan Lapangan Kerja Terbuka
Dorong Adopsi Kendaraan Listrik, Jateng Lanjutkan Pembebasan PKB dan BBNKB
Investasi Palsu: Korban Penipuan di Purwokerto, Ini Cara Agar Dapat Ganti Rugi
Dari Kendal untuk Indonesia, Gubernur Luthfi Gandeng Perusahaan Kendaraan Listrik Tiongkok Serap 10 Ribu Pekerja Jateng
Jateng Kian Dilirik Investor, Luthfi Sebut Daerahnya Jadi Pintu Baru Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:06 WIB

Jawa Tengah Kian Diminati Investor, 49 Pengusaha Lakukan Studi Bisnis

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:26 WIB

Jateng Perkuat Literasi Keuangan Desa, Bentengi Warga dari Pinjol Ilegal

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:15 WIB

Apindo Dukung Jateng Jadi Hub Investasi Asia, Ribuan Lapangan Kerja Terbuka

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:44 WIB

Dorong Adopsi Kendaraan Listrik, Jateng Lanjutkan Pembebasan PKB dan BBNKB

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:32 WIB

Investasi Palsu: Korban Penipuan di Purwokerto, Ini Cara Agar Dapat Ganti Rugi

Berita Terbaru