Sambut Lebaran Indosat Perkuat Jaringan dengan AI

- Reporter

Rabu, 26 Maret 2025 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JARINGAN - SVP Head of Network Operations Indosat Ooredoo Hutchison Raden Tofan (kiri) dan President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha tengah memantau monitor sistem operasi jaringan yang diperkuat dengan AI dan cognitive learning yang dinamakan INFINITE (Intelligent Network for Innovative and Transformational Experience) di pusat operasi jaringan Indosat Jakarta..(ist/tya)

JARINGAN - SVP Head of Network Operations Indosat Ooredoo Hutchison Raden Tofan (kiri) dan President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha tengah memantau monitor sistem operasi jaringan yang diperkuat dengan AI dan cognitive learning yang dinamakan INFINITE (Intelligent Network for Innovative and Transformational Experience) di pusat operasi jaringan Indosat Jakarta..(ist/tya)

JAKARTA – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 H, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) semakin memantapkan langkahnya dalam menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat Indonesia. Dengan mengintegrasikan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) ke dalam jaringannya, Indosat memastikan bahwa lonjakan kebutuhan komunikasi selama libur Lebaran dapat terlayani dengan optimal. 

Setiap tahun, peningkatan mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran memicu lonjakan lalu lintas data yang signifikan. Baik untuk panggilan, pesan, maupun akses internet, pelanggan membutuhkan koneksi yang stabil dan andal. Untuk itu, Indosat memperkenalkan Unparalleled Network Services Guaranteed, sebuah jaminan jaringan yang dikelola dengan teknologi mutakhir guna memberikan performa terbaik bagi pelanggan. Dengan bantuan AI, Indosat mampu memprediksi lonjakan trafik, mengoptimalkan kapasitas jaringan, mengurangi downtime, serta mempercepat penyelesaian gangguan. 

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan, AI memainkan peran krusial dalam transformasi Indosat menjadi perusahaan teknologi berbasis AI.“AI tidak hanya mendukung kami meningkatkan pengalaman digital pelanggan, tetapi juga menjadi fondasi dalam perjalanan Indosat menuju AI Native TechCo.

“UDengan AI, kami memastikan bahwa setiap pelanggan, di mana pun mereka berada, dapat menikmati konektivitas terbaik yang mendukung aktivitas mereka selama Ramadan dan Lebaran.” ujarnya.

Baca Juga :  AEON Buka Toko di DP Mall Semarang, Siap Penuhi Kebutuhan Belanja Modern Masyarakat

Sebagai bagian dari inovasi ini, Indosat memperkenalkan INFINITE (Intelligent Network for Innovative and Transformational Experience) by Indosat, sebuah sistem operasi jaringan yang diperkuat dengan AI dan cognitive learning. Dengan kehadiran INFINITE, pelanggan dapat menikmati komunikasi yang lebih stabil, cepat, dan aman kapan pun dan di mana pun mereka berada. 

AI Pendorong Transformasi Digital

Komitmen Indosat terhadap AI tidak berhenti di jaringan telekomunikasi. Perusahaan ini juga berinvestasi besar dalam membangun ekosistem AI yang lebih luas di Indonesia. Bersama NVIDIA dan Accenture, Indosat berperan aktif dalam mengembangkan full stack sovereign AI, yang memastikan bahwa teknologi AI dikembangkan secara mandiri melalui infrastruktur lokal, data, dan talenta Indonesia.

Melalui AI Factory dan inisiatif seperti GPU Merdeka, Indosat menghadirkan solusi AI yang dapat diakses oleh berbagai sektor, mulai dari startup hingga institusi pemerintahan. Selain itu, Indosat berkomitmen untuk mencetak talenta digital masa depan dengan menargetkan pelatihan bagi satu juta individu hingga tahun 2027.“Kami ingin membangun AI yang dikembangkan di Indonesia, oleh orang Indonesia, dan untuk Indonesia. Bersama NVIDIA dan Accenture, kami memastikan bahwa AI menjadi fondasi bagi masa depan Indonesia yang lebih maju,”ujar Vikram Sinha. 

Baca Juga :  Pariwisata Ramah Muslim Jadi Arah Pembangunan Jawa Tengah 2027

Investasi di bidang AI bukan sekadar strategi teknologi, tetapi juga bagian dari visi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing nasional. Dengan kedaulatan AI, Indonesia dapat mengendalikan dan mengarahkan pemanfaatan teknologi ini sesuai dengan kepentingan nasional, termasuk di sektor keuangan, kesehatan, dan pendidikan. Kolaborasi strategis antara Indosat, NVIDIA, dan Accenture membuka jalan bagi industri di Indonesia untuk lebih cepat mengadopsi AI, menjadikan negara ini bukan hanya pengguna, tetapi juga pencipta teknologi yang mampu mendorong kemajuan ekonomi dan sosial. 

Di tengah momentum Ramadan dan Lebaran, AI bukan hanya alat untuk meningkatkan konektivitas, tetapi juga kunci bagi Indonesia dalam mempercepat transformasi digital dan membuka peluang baru bagi seluruh lapisan masyarakat. Indosat Ooredoo Hutchison Perkuat Jaringan dengan AI untuk Hadapi Lonjakan Konektivitas di Ramadan dan Lebaran. (*)

Berita Terkait

UKM Jateng Corner Berbenah, Siap Sambut Peserta MTQ Nasional dari Berbagai Daerah
Galeri UMKM Jateng di Bandara Ahmad Yani Cetak Omzet Ratusan Juta Rupiah
Semarak Merah Putih BRI, Satukan Semangat Warga Sumowono
BRI Raih Laba Rp31,2 Triliun, Konsisten Dorong UMKM dan Ekonomi Kerakyatan
BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun, UMKM Tetap Jadi Penopang Utama
Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 20:20 WIB

UKM Jateng Corner Berbenah, Siap Sambut Peserta MTQ Nasional dari Berbagai Daerah

Selasa, 1 September 2026 - 15:10 WIB

Galeri UMKM Jateng di Bandara Ahmad Yani Cetak Omzet Ratusan Juta Rupiah

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Semarak Merah Putih BRI, Satukan Semangat Warga Sumowono

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:49 WIB

BRI Raih Laba Rp31,2 Triliun, Konsisten Dorong UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:03 WIB

BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun, UMKM Tetap Jadi Penopang Utama

Berita Terbaru