Pameran UMKM Jateng Sukses Catat Rp1,165 Miliar, Produk Jamu Siap Tembus Mancanegara

- Reporter

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sukses Pameran UMKM dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah tidak semata diukur dari jumlah pengunjung maupun nilai transaksi. Lebih dari itu, pameran diharapkan mampu mendorong peningkatan kelas dan jangkauan pasar produk UMKM.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, mewakili Gubernur Ahmad Luhtfi, saat menutup Pameran Program dan UMKM HUT ke-81 Provinsi Jawa Tengah, di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Dikatakan, peningkatan tersebut terlihat dari sejumlah produk UMKM Jawa Tengah yang berhasil memperluas pasar hingga mancanegara. Salah satunya produk jamu yang telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan mitra dari Malaysia.

“Bukan hanya pengunjungnya yang banyak, bukan hanya hasilnya yang melimpah, tetapi ada peningkatan. Dan itu nyata. Ada salah satu jamu yang menyampaikan kepada kami akan MoU dengan Malaysia,” ujarnya.

Ia menilai, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pameran dapat menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk meningkatkan skala bisnis. UMKM yang sebelumnya hanya menjangkau pasar kabupaten/kota dapat berkembang ke tingkat nasional bahkan internasional.

“Artinya kita mengantarkan para pelaku UMKM kita yang skala kecil menjadi menengah, menengah menjadi besar. Yang awalnya hanya di sekitar kabupaten/kota, lompatannya bukan hanya di tingkat provinsi, tetapi sampai ke luar negeri,” katanya.

Selain produk jamu, pameran juga mendapat partisipasi dari sejumlah provinsi di luar Jawa Tengah. Kehadiran peserta dari Kalimantan dan Sumatera dinilai menjadi indikasi semakin luasnya daya tarik pameran.

Baca Juga :  Cegah Banjir Meluas, Ahmad Luthfi Gandeng BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca di Semarang

Ia berharap penyelenggaraan tahun depan dapat semakin menarik, bukan hanya dalam mendatangkan pengunjung, tetapi juga mendorong masyarakat untuk berbelanja produk UMKM.

“Bukan hanya menarik pengunjungnya, tetapi juga menarik untuk membelanjakan uangnya di UMKM kita. Bagaimanapun juga ini bagian dari menyejahterakan UMKM, menyejahterakan masyarakat Jawa Tengah, dan bagian dari pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Taj Yasin juga mengapresiasi pelayanan OPD, khususnya fasilitasi bagi UMKM yang ingin menembus pasar ekspor. Menurutnya, penguatan UMKM penting karena sektor tersebut terbukti mampu menopang perekonomian dalam menghadapi berbagai krisis, termasuk krisis moneter dan pandemi Covid-19.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemprov Jawa Tengah juga menghasilkan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Kerja sama tersebut diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk UMKM sekaligus membantu meningkatkan omzet penjualan.

Taj Yasi mengapresiasi prestasi Dekranasda Expo yang mencatat capaian transaksi yang signifikan. Omzet pada hari pertama mencapai sekitar Rp200 juta, hari kedua sekitar Rp165 juta, dan hingga Sabtu sore hari ketiga tercatat menembus sekitar Rp300 juta.

Hingga menjelang penutupan, jumlah pengunjung tercatat mencapai sekitar 15.159 orang dengan nilai transaksi penjualan sebesar Rp1,165 miliar.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah Desy Arijani dalam laporannya mengatakan, pameran dirancang dengan konsep zonasi tematik untuk memberikan pengalaman yang lebih beragam kepada masyarakat sekaligus memperluas ruang promosi bagi pelaku UMKM.

Baca Juga :  Ancaman Gagal Panen di Jateng Meningkat, Heri Pudyatmoko Dorong Strategi Pertanian Adaptif

“Konsep pameran adalah dengan zonasi tematik, meliputi zona Kranasda Expo, zona kuliner dan jamu, zona program, zona tematik UMKM binaan Bank Jateng, serta zona mobil pelayanan,” kata Desy.

Pameran tersebut diikuti 221 stan. Rinciannya, 35 stan zona Kranasda Expo, 50 stan zona komersial dan jamu, 110 stan zona program, 20 stan zona tematik UMKM binaan Bank Jateng, serta enam unit mobil pelayanan dari organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

Selama tiga hari pelaksanaan, berbagai kegiatan pendukung turut digelar untuk menarik minat masyarakat. Di antaranya lomba memasak ikan bagi siswa SMK, job fair yang melibatkan 40 perusahaan pencari tenaga kerja, lomba mural tingkat SMA sederajat, lomba menggambar tingkat SD sederajat, lomba stan terbaik, hiburan musik, hingga nonton bareng film-film lawas setiap malam.

Pada acara penutupan, panitia juga mengumumkan para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta yang telah menampilkan kreativitas, keberanian, dan inovasi selama pameran.

Desy berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM.

“Kami berharap kegiatan pameran ini dapat menjadi momentum strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM, serta mempererat kolaborasi antara instansi, pelaku usaha, dan masyarakat Jawa Tengah,” katanya.**

Berita Terkait

RSUD RA Kartini Jepara Perluas Kapasitas Layanan, Bantuan Rp120 Miliar Diusulkan
Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Warga Jateng Diajak Perbarui Data Lewat Portal Perlinsos
Layanan Terpadu di Jepara, Warga Bisa Skrining TBC hingga Cek Kesehatan Gratis
Ahmad Luthfi Dorong Wabup Klaten Percepat Penurunan Angka Kemiskinan
Ahmad Luthfi Kobarkan Semangat Atlet Jateng untuk Berprestasi di Pesonas
Harga Cabai Melonjak, Ahmad Luthfi Buka Akses Pangan Murah bagi Masyarakat
Kajati Jateng Teguh Subroto Juga Deputy CdM, 34 Atlet Paralimpik Jateng Siap Berjuang di Nagoya
Gubernur Cup Hard Enduro Gerakkan Ekonomi Warga Kendal

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:11 WIB

RSUD RA Kartini Jepara Perluas Kapasitas Layanan, Bantuan Rp120 Miliar Diusulkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Warga Jateng Diajak Perbarui Data Lewat Portal Perlinsos

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Wabup Klaten Percepat Penurunan Angka Kemiskinan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Ahmad Luthfi Kobarkan Semangat Atlet Jateng untuk Berprestasi di Pesonas

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Harga Cabai Melonjak, Ahmad Luthfi Buka Akses Pangan Murah bagi Masyarakat

Berita Terbaru

OPERASIONALISASI KDKMP – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani meninjau operasionalisasi KDKMP di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13/10). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan koperasi dalam mendukung distribusi kebutuhan pokok kepada masyarakat. Foto : Dok.Bulog/metrojateng.id

Bisnis

BULOG Layani 1.985 KDKMP, Pesanan Beras SPHP Tembus 624 Ton

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:42 WIB