OJK Tuntaskan 165 Kasus Kejahatan di Sektor Jasa Keuangan

- Reporter

Rabu, 12 November 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat capaian signifikan dalam penanganan tindak pidana di sektor jasa keuangan. Hingga akhir Oktober 2025, OJK telah menyelesaikan 165 perkara yang telah dinyatakan lengkap (P21), dengan 134 di antaranya sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK, Feriansyah, menjelaskan, mayoritas kasus berasal dari sektor perbankan, yakni 138 perkara. Kasus tersebut sebagian besar terkait pencatatan palsu, pencatatan yang tidak dilakukan, serta penghimpunan dana tanpa izin.

Selain itu, sektor lain juga tercatat: lima perkara di pasar modal terkait manipulasi laporan keuangan untuk mendorong kenaikan saham; 21 kasus asuransi dan dana pensiun, termasuk broker tanpa izin dan penggelapan premi; serta satu kasus lembaga pembiayaan tanpa izin.

Baca Juga :  Balik Rantau Gratis 2026 Dilepas di Mangkang, Pemudik Rasakan Perjalanan Aman dan Hemat

“Kami terus berupaya memastikan setiap perkara ditangani cepat, tepat, dan sesuai prosedur. Penyelesaian perkara ini juga mendapat apresiasi dari Bareskrim Polri dan Jampidum Kejaksaan,” jelas Feriansyah di sela kegiatan sosialisasi tindak pidana sektor jasa keuangan kepada jajaran Kepolisian dan Kejaksaan di Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di Hotel Tentrem, Semarang, Rabu (12/11).

Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Latif Usman, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, koordinasi yang solid antara OJK, kepolisian, dan kejaksaan mempermudah proses penyidikan dan penuntutan, sehingga kasus dapat diselesaikan lebih efisien.

Senada, Aspidum Kejati Jateng, Irwansyah, menekankan pentingnya kesamaan persepsi sejak tahap penyelidikan. “Dengan koordinasi yang baik, perkara tidak akan bolak-balik antara penyidik dan penuntut umum, sehingga proses hukum lebih cepat dan efektif,” ujarnya.

Baca Juga :  GIIAS Semarang 2025: BYD Perkenalkan ATTO 1, Mobil Urban Praktis dan Terjangkau

Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah dan DIY, Hidayat Prabowo, menambahkan bahwa fokus OJK tidak hanya menindak pelaku, tetapi juga melindungi masyarakat dari kejahatan finansial.

“Ancaman tindak pidana keuangan semakin kompleks. Penyelesaian perkara yang cepat dan tepat menjadi kunci perlindungan masyarakat,” katanya.

Selain penegakan hukum, OJK juga aktif melakukan edukasi melalui mekanisme train of trainer, menjangkau aparat desa dan Babinkamtibmas untuk menyebarkan informasi langsung ke masyarakat, termasuk mengenai pinjaman ilegal (pinjol).

“Sinergi antara OJK, kepolisian, kejaksaan, dan lembaga terkait memperkuat penyelesaian perkara sekaligus menjaga sistem keuangan aman dan masyarakat terlindungi,” tutup Hidayat.***

Berita Terkait

Karyawan AXA Mandiri dan Pemprov DKI Jakarta Gaungkan Gerakan Kelola Sampah dan Literasi Keuangan Masyarakat
Luthfi Dorong Hipmi Ciptakan Peluang Baru di Tengah Tekanan Global
Waka DPRD Jateng Dorong Inovasi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal
Gus Yasin Ajak HIPKA Jateng Perkuat Ekonomi Syariah Berbasis Kolaborasi
Koperasi Merah Putih di Jateng Progresif, Heri Londo Minta Pemda Lakukan Pendampingan
Tarik Investor, Ahmad Luthfi Perkuat Kepastian Hukum dan Keamanan Daerah
Gencarkan Promosi Pariwisata Daerah, Waka DPRD Jateng Dorong Optimalisasi Media Digital
Sertifikasi Halal Jadi Kunci, Ribuan Pedagang Bakso Jateng Didorong Berkembang

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:23 WIB

Karyawan AXA Mandiri dan Pemprov DKI Jakarta Gaungkan Gerakan Kelola Sampah dan Literasi Keuangan Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 19:23 WIB

Luthfi Dorong Hipmi Ciptakan Peluang Baru di Tengah Tekanan Global

Minggu, 19 April 2026 - 14:56 WIB

Waka DPRD Jateng Dorong Inovasi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal

Minggu, 19 April 2026 - 12:06 WIB

Gus Yasin Ajak HIPKA Jateng Perkuat Ekonomi Syariah Berbasis Kolaborasi

Sabtu, 18 April 2026 - 17:38 WIB

Koperasi Merah Putih di Jateng Progresif, Heri Londo Minta Pemda Lakukan Pendampingan

Berita Terbaru

Daerah

Luthfi Ajak Nahdliyin Rawat Kebangsaan dan Perkuat Ekonomi

Senin, 20 Apr 2026 - 12:10 WIB

Daerah

Gus Yasin: Haji Jateng Tahun Ini Gunakan Dua Embarkasi

Senin, 20 Apr 2026 - 06:43 WIB