Nawal Yasin Dukung Warga Binaan Lapas Perempuan Jadi Pengrajin Batik Profesional

- Reporter

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mendorong warga binaan di Lapas Perempuan Semarang, menjadi pengrajin batik profesional setelah kembali ke tengah masyarakat.

Dia meyakini, keterampilan membatik yang diasah selama masa pembinaan, dapat menjadi bekal kemandirian ekonomi, sekaligus jalan untuk bangkit dan berdaya.

Hal tersebut disampaikan Nawal, seusai menghadiri kegiatan Fashion Show Batik Nusantara bertema “Benang Cinta Ibu Dari Balik Tangan yang Menguatkan”, dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-97 di LP Kelas II A Kota Semarang, Senin (22/12/2025) sore. Nawal hadir sekaligus menyukseskan program gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) di bidang perempuan, seni, dan budaya.

Pada kesempatan itu, dia menyaksikan beragam karya batik hasil kreativitas warga binaan, yang diperagakan di atas panggung. Menurut dia, karya-karya mereka memiliki motif indah dan bernilai seni tinggi.

Pihaknya pun mengapresiasi program pengembangan keterampilan membatik di Lapas tersebut. Bahkan dari balik jeruji besi, warga binaan mampu menghasilkan produk khas Batik Malini Padma.

Baca Juga :  Integrasikan Program Kerja, Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Retret Jabatan Pimpinan Tinggi di Jawa Tengah

“Saya mengapresiasi bagaimana warga binaan diikutsertakan untuk mengembangkan kreativitasnya, inovasinya, dan mereka bisa membuat satu karya batik yang hari ini di-launching. Namanya batik Malini Padma, khasnya adalah bunga teratai,” terang dia.

Dalam kegiatan itu, Nawal turut meluncurkan Batik Malini Padma bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi, Kepala Kanwil Ditjen Permasyarakatan Jateng Mardi Santosa, anggota DPR RI Samuel Wattimena, dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng.

Melalui program pembinaan itu, Nawal berharap pengembangan pengrajin batik semakin kuat. Terlebih, Jateng adalah provinsi dengan jumlah pengrajin tertinggi di Indonesia, yakni sebanyak 2.299 unit produsen batik.

Di sisi lain, warga binaan juga diharapkan dapat terus mengaktualisasikan dirinya. Sehingga ketika bermasyarakat, mereka memiliki bekal dan mampu menjawab stigma buruk terhadap mantan narapidana.

“Mereka memiliki bakat yang sangat luar biasa, dan tentunya ini menjadi satu bekal untuk nanti ketika keluar dari Lapas, bisa berdikari sendiri dan menjawab stigma yang ada di masyarakat,” ungkap Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah ini.

Baca Juga :  Pantau Penyaluran Bantuan Pangan, Abdul Kharis Pastikan Beras Diterima Warga yang Berhak

Lebih lanjut, Nawal mendorong Lapas Perempuan Semarang membekali warga binaannya, dengan pelatihan merancang kain siap pakai (ready to wear) yang saat ini tengah digelorakan.

Hal itu juga untuk mendukung visi Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, yang menjadikan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.

“Kita harus mengembangkan dengan produk-produk ready to wear supaya memiliki value yang lebih, dan nilai jualnya lebih berkembang dan lebih tinggi,” tandas istri Wakil Gubernur Jateng.

Sementara, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imipas RI, Mashudi, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut dia, fashion show hari ini menunjukkan jika hasil pembinaan di Lapas dilakukan secara terarah, konsisten, dan bertanggung jawab.

Dia menegaskan, arah pembinaan Ditjen Permasyarakatan berfokus pada peningkatan kualitas pembinaan keterampilan dan kesiapan warga binaan, untuk kembali ke masyarakat.

“Kami menempatkan pembinaan kemandirian melalui pengembangan batik, koperasi, UMKM, sebagai bagian strategi pendayagunaaan warga binaan, sekaligus menguatkan ekonomi lokal,” kata Mashudi.*

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru