Isu Penempatan PPPK Paruh Waktu di Ormas Dipastikan Hoaks oleh BKD Jateng

- Reporter

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen, melalui
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah, memastikan informasi yang beredar di media sosial mengenai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu akan ditempatkan di organisasi masyarakat (ormas), merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

Saat dikonfirmasi, Rabu (22/7/2026), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Provinsi Jawa Tengah Dhoni Widianto mengatakan, pihaknya langsung melakukan penelusuran begitu mengetahui adanya kabar tersebut.

“Kami langsung merespons isu itu dengan melakukan pelacakan. Hasilnya, tidak ada informasi yang benar mengenai PPPK paruh waktu ditempatkan di ormas, karena penempatannya sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Baca Juga :  Progres Perbaikan Jalur Kereta: KAI Bersinergi dengan BBWS Pemali Juana

Menurut Dhoni, BKD juga telah melakukan pengecekan terhadap surat keputusan (SK) penempatan pegawai, pada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Dari hasil penelusuran, tidak ada satu pun SK penempatan pegawai, khususnya PPPK paruh waktu, di organisasi masyarakat,” ujarnya.

Dhoni meminta para PPPK paruh waktu maupun masyarakat, tidak perlu khawatir atau mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Tidak perlu resah karena sudah kami cek dan telusuri. Berita tersebut tidak benar,” tegasnya.

Sebagai bentuk informasi tambahan kepada publik, BKD Provinsi Jawa Tengah telah menyampaikan penjelasan resmi melalui akun media sosial Instagram BKD Jateng, agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat.

Baca Juga :  Sekda Jateng: MTQ Nasional 2026 Harus Berkesan bagi Peserta dari Seluruh Indonesia

“Kami sudah meluruskan berita itu di akun (IG) Instagram-nya BKD Provinsi Jawa Tengah. Jadi, bisa dicek, ya. Kita transparan, silakan cek data tersebut ada di akun medsos atau IG di BKD Provinsi Jawa Tengah,” kata Dhoni.

BKD Jateng mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi yang beredar di media sosial melalui kanal resmi pemerintah sebelum menyebarluaskannya, sehingga penyebaran informasi yang tidak benar dapat dicegah.***

Berita Terkait

Dubes Iran Terima Belasungkawa Ahmad Luthfi, Apresiasi Solidaritas Warga Jateng
Sumarno Dorong Sistem Pengadaan Lebih Transparan dan Efekti
Sumarno Dorong Sistem Pengadaan Lebih Transparan dan Efektif
Nilai IKK Jateng Membaik, Sekda Minta OPD Perkuat Kualitas Kebijakan
Rumah Sakit Harapan Sehat Hadir, Jawab Kebutuhan Layanan Kesehatan Masyarakat Tegal dan Sekitarnya
BRI Region 10 Semarang Dukung Penyaluran Program BSPS 2026 di Jawa Tengah
Sekda Jateng: Data Pemerintah Jangan Sampai Dibobol atau Diintervensi
Pemprov Jateng Maksimalkan Aset Daerah, Satgas Pandawa Fokus Tingkatkan PAD

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24 WIB

Isu Penempatan PPPK Paruh Waktu di Ormas Dipastikan Hoaks oleh BKD Jateng

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:35 WIB

Dubes Iran Terima Belasungkawa Ahmad Luthfi, Apresiasi Solidaritas Warga Jateng

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45 WIB

Sumarno Dorong Sistem Pengadaan Lebih Transparan dan Efekti

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:51 WIB

Sumarno Dorong Sistem Pengadaan Lebih Transparan dan Efektif

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:34 WIB

Nilai IKK Jateng Membaik, Sekda Minta OPD Perkuat Kualitas Kebijakan

Berita Terbaru

- BANTUAN BRI PEDULI- Branch Office Head BRI Semarang Patimura, Birowo Cahyo Baskoro (dua kanan), menyerahkan secara simbolis bantuan Program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk renovasi Masjid At-Taqwa Lanud Jenderal Ahmad Yani Semarang kepada Komandan Lanud Jenderal Ahmad Yani, Letnan Kolonel Cpn I Gede Winarsa, S.H., M.Han., Kamis (23/7/2026). Bantuan tersebut merupakan wujud komitmen BRI dalam mendukung peningkatan fasilitas ibadah melalui program TJSL. Foto : Dok.BRI/metrojateng.id

Bisnis

BRI Peduli Renovasi Masjid Lanud Ahmad Yani

Kamis, 23 Jul 2026 - 18:02 WIB