Progres Perbaikan Jalur Kereta: KAI Bersinergi dengan BBWS Pemali Juana

- Reporter

Minggu, 2 Februari 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan upaya percepatan penanganan normalisasi jalur kereta api akibat meluapnya Sungai Tuntang pada Km 32+5/7 antara Stasiun Karangjati - Stasiun Gubug, Kabupaten Grobogan yang terjadi sejak Selasa, 21 Januari 2025. Foto : Dok.KAI

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan upaya percepatan penanganan normalisasi jalur kereta api akibat meluapnya Sungai Tuntang pada Km 32+5/7 antara Stasiun Karangjati - Stasiun Gubug, Kabupaten Grobogan yang terjadi sejak Selasa, 21 Januari 2025. Foto : Dok.KAI

Semarang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan upaya percepatan penanganan normalisasi jalur kereta api akibat meluapnya Sungai Tuntang pada Km 32+5/7 antara Stasiun Karangjati – Stasiun Gubug, Kabupaten Grobogan yang terjadi sejak Selasa, 21 Januari 2025.

Hingga Minggu, 2 Februari 2025 atau 12 hari paska terjadinya luapan air, KAI Daop 4 Semarang yang bekerjasama dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Pemali Juana Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan tengah melakukan progres yang sangat signifikan.

“KAI telah bergerak cepat melakukan normalisasi jalur dengan mengerahkan tim tanggap darurat yang terdiri dari ratusan petugas prasarana KAI serta bantuan tenaga eksternal. Kami juga mengoperasikan alat berat seperti ekskavator, crane, dan backhoe, serta menyiapkan material pendukung guna mempercepat pemulihan jalur. Hingga saat ini, progres perbaikan telah menunjukkan perkembangan yang sangat positif,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Langkah awal, KAI yang bekerjasama dengan BBWS Pemali Juana telah membangun tanggul darurat yang sampai dengan saat ini telah mencapai progres yang signifikan. “Tanggul ini dibangun mengelilingi jalur KA pada sisi utara dengan ketinggian mencapai 5 meter. Tanggul ini berfungsi untuk menahan luapan air jika terjadi banjir susulan nantinya,” terangnya.

Baca Juga :  Edy Wuryanto Sebut MBG Strategi Penting Bangun SDM Unggul Indonesia

Selain itu, secara bersamaan KAI juga membangun temporary bridge atau jembatan sementara pada lokasi jalur rel yang terdampak. Dimana progres sampai dengan saat ini, KAI sudah membuat plester atau turap menggunakan lempengan besi sebagai pelindung pada sekitar tanggul, serta pembuatan pondasi pada jalur yang terdampak.

“Selain itu, KAI juga saat ini sedang menyelesaikan pembangunan perancah menggunakan besi yang digunakan untuk menyangga jalur rel nantinya. Pemasangan H Beam dan Long Beam juga sudah proses dilakukan untuk memperkuat tubuh baan jalur rel pada jembatan sementara,” tambah Franoto.

Hingga Rabu, 5 Februari 2025, sejumlah perjalanan KA masih mengalami pengalihan rute dan pembatalan sebagai langkah mitigasi demi keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api.

Keselamatan pelanggan serta kelancaran perjalanan KA merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, jalur yang terdampak luapan air ditutup sementara agar proses perbaikan dapat berjalan optimal.

Baca Juga :  Pemprov Jateng dan Pertamina Pastikan Ketersediaan LPG 3 Kg untuk Warga

Sebagai dampak dari penutupan jalur ini, perjalanan KA rute Semarang-Surabaya dan sebaliknya mengalami perubahan pola operasi. Sebanyak 30 perjalanan KA dialihkan rutenya, sementara 8 perjalanan lainnya dibatalkan hingga proses normalisasi jalur yang ditargetkan selesai pada 5 Februari 2025.

Sebagai bentuk kompensasi bagi pelanggan yang terdampak, KAI menyediakan: Pengembalian tiket 100% bagi pelanggan KA yang perjalanannya dibatalkan, Penjadwalan ulang (reschedule) tanpa biaya tambahan, Layanan service recovery bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat kondisi ini. Oleh karena itu, kami terus berupaya mempercepat penanganan dengan menggandeng berbagai pihak,” ungkapnya.

Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal kereta api atau pengembalian tiket bagi pelanggan terdampak, masyarakat dapat menghubungi layanan media sosial KAI121, e- mail: cs@kai.id, dan Whatsapp KAI121 (0811-1211-1121).

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan akibat keterlambatan dan pembatalan perjalanan KA. Kami berterima kasih atas pengertian dan dukungan pelanggan selama proses penanganan ini berlangsung. Keselamatan dan kenyamanan perjalanan tetap menjadi prioritas utama kami,” tutup Franoto.***

Berita Terkait

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng
Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Berita Terbaru