Gubernur Jateng Tegaskan Komitmen Tambah Sekolah Garuda Setiap Tahun

- Reporter

Rabu, 8 Oktober 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI – Jawa Tengah saat ini memiliki dua sekolah menengah atas yang ditetapkan sebagai Sekolah Garuda Transformasi. Dua sekolah tersebut yakni SMA Taruna Nusantara di Kabupaten Magelang dan SMA Pradita Dirgantara di Kabupaten Boyolali.

“Ada dua di Jawa Tengah, yaitu SMA Taruna Nusantara di Magelang dan SMA Pradita Dirgantara di Boyolali,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai memberikan motivasi dan pengenalan Sekolah Garuda di SMA Pradita Dirgantara, Kabupaten Boyolali, Rabu, 8 Oktober 2025.

Ahmad Luthfi menjelaskan, Sekolah Garuda merupakan kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait program sekolah unggulan. Sekolah Garuda ini dicanangkan sebagai bagian untuk mengejar Indonesia Emas 2045. Ahmad Luthfi berharap ke depan akan lebih banyak lagi sekolah unggulan atau Sekolah Garuda di Jawa Tengah. Terlebih program tersebut selaras dengan program prioritas Ahmad Luthfi dan Taj Yasin, yakni pendidikan yang berkualitas dan merata.

Berdasarkan rencana pembangunan, mulai 2026 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menambah minimal satu sekolah unggulan setiap tahunnya. Sekolah Garuda akan menggunakan kurikulum nasional, kurikulum pengayaan global (inter-nasional), dan kurikulum asrama. Targetnya, lulusan Sekolah Garuda dapat melanjutkan pendidikan tinggi ke Perguruan Tinggi terbaik dunia.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin dan Ning Nawal Berbagi Inspirasi Kepemimpinan Nabi di Kuliah Ramadan UNS

“Penambahannya akan kita ajukan ke pemerintah pusat. Semakin banyak sekolah unggulan semakin bagus,” jelasnya.

Sebelumnya, Ahmad Luthfi memberikan motivasi kepada pelajar SMA Pradita Dirgantara bahwa mereka adalah generasi masa depan dengan IQ di atas rata-rata. Setiap anak juga harus memiliki mimpi dan belajar dengan baik untuk mewujudkan mimpi tersebut.

“Adik-adik harus punya mimpi. Berikan mimpi Anda sesuai profesi masing-masing. Itu akan menjadi motivasi dan kebanggaan diri, keluarga, dan masyarakat. Saya bangga dengan SMA Pradita Dirgantara. Lulusannya harus menjadi masa depan bangsa dan Jawa Tengah,” kata Ahmad saat memberikan motivasi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan (IKP), Agus Harimurti Yudhoyono, mengatakan, SMA Pradita Dirgantara merupakan salah satu dari 12 sekolah yang menjadi Sekolah Garuda Transformasi. Selain itu juga ada 4 Sekolah Garuda Baru di Indonesia. Jumlah tersebut tentu akan terus diperkuat dan ditambah.

Baca Juga :  Sekda Jateng Apresiasi FK UNDIP, Ajak Dunia Pendidikan Kedokteran Lebih Inklusif

“Dengan membentuk sekolah-sekolah Garuda ini, maka kita bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita. Semakin banyak yang punya kesempatan dan akses yang baik untuk mengikuti sekolah yang berkualitas, hingga pendidikan tinggi terutama di bidang sains, teknologi engineering dan juga matematika. Kita ingin anak-anak kita, generasi penerus bangsa kita, semakin siap menghadapi tantangan global dan membawa kemajuan bangsa Indonesia,” kata Ahmad Luthfi.

Dijelaskan, terkait infrastruktur Sekolah Garuda terbagi atas dua peruntukan yaitu Sekolah Garuda Transformasi yang menggunakan sekolah yang sudah ada. Rata-rata masih kondisi baik, namun tentu kan dilakukan penguatan fasilitas dasarnya. Baik untuk sarana belajar mengajar, riset.

“Termasuk membina karakter karena ke depan tidak hanya membentuk generasi yang cerdas secara intelektual saja, tetapi karakter, kepemimpinan,serta kecerdasan emosional dan sosial,” katanya.*

Berita Terkait

6,38 Juta Siswa di Jateng Dapat Pendidikan Koperasi, Pertama di Indonesia
Ratusan Guru PAUD Jateng Dilatih Coding dan Robotik untuk Pembelajaran STEAM Inovatif Anak
Atasi Ketimpangan Pendidikan, Jateng Fokus Data Anak Putus Sekolah di Lereng Sumbing–Merapi
Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri
Dari 161 Peserta, Sebanyak 15 Tim Lolos Final Lomba Artikel Pemprov Jateng
Hafal 30 Juz di Demak, Santri Lamongan Raih Bisarah Pemprov Jateng
Jateng Siapkan Kurikulum Koperasi Masuk Sekolah Mulai Tahun Ajaran Baru
Luthfi Tegas di Pembukaan SPMB Jateng: Titipan Langsung Dicoret

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:17 WIB

6,38 Juta Siswa di Jateng Dapat Pendidikan Koperasi, Pertama di Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:22 WIB

Ratusan Guru PAUD Jateng Dilatih Coding dan Robotik untuk Pembelajaran STEAM Inovatif Anak

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:12 WIB

Atasi Ketimpangan Pendidikan, Jateng Fokus Data Anak Putus Sekolah di Lereng Sumbing–Merapi

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri

Senin, 25 Mei 2026 - 16:53 WIB

Dari 161 Peserta, Sebanyak 15 Tim Lolos Final Lomba Artikel Pemprov Jateng

Berita Terbaru