Metrojateng.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Heri Pudyatmoko mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah demi menciptakan suasana yang aman, damai, dan mendukung keberlangsungan pembangunan daerah.
Menurutnya, kondusivitas wilayah menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi. Tanpa kondisi yang aman dan tenteram, aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi dan pelayanan publik, tidak akan berjalan optimal.
“Kondusivitas wilayah adalah tanggung jawab bersama. Masyarakat memiliki peran besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing,” ujar Heri.
Dia menekankan pentingnya memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut, potensi konflik sosial dapat diminimalkan.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama di era digital saat ini. Menurutnya, penyebaran hoaks dapat memicu keresahan dan mengganggu stabilitas sosial.
“Bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi menjadi kunci penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tegas Heri Londo, sapaan akrabnya.
Wakil Ketua DPRD Jateng juga mendorong peran aktif tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pemuda dalam menjaga suasana kondusif di lingkungan masing-masing. Mereka dinilai memiliki pengaruh besar dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat.
Ia menambahkan, koordinasi antara masyarakat dan aparat keamanan juga perlu terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.
“Jika ada persoalan di lingkungan, sebaiknya diselesaikan secara musyawarah dan melibatkan pihak terkait agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” ujarnya.
Ia berharap, dengan sinergi yang kuat antara masyarakat, pemerintah, dan aparat, Jawa Tengah dapat terus menjadi daerah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warganya.
“Mari kita jaga bersama kondusivitas wilayah sebagai modal utama pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas politikus Partai Gerindra tersebut.*









