Dirut BULOG Pastikan Mutu Beras Nasional, Penggilingan Rakyat Disiapkan Naik Kelas Lewat Sertifikasi

- Reporter

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEK KUALITAS BERAS – Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, didampingi Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah, Sri Muniati, meninjau kualitas beras hasil penggilingan saat monitoring di mitra penggilingan UD Gunslep, Desa Turi Tempel, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Rabu (29/7/2026). Monitoring dilakukan untuk memastikan mutu Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap terjaga sekaligus memperkuat peran penggilingan rakyat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. FOTO : DOK.BULOG/METROJATENG.ID

CEK KUALITAS BERAS – Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, didampingi Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah, Sri Muniati, meninjau kualitas beras hasil penggilingan saat monitoring di mitra penggilingan UD Gunslep, Desa Turi Tempel, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Rabu (29/7/2026). Monitoring dilakukan untuk memastikan mutu Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap terjaga sekaligus memperkuat peran penggilingan rakyat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. FOTO : DOK.BULOG/METROJATENG.ID

DEMAK – Perum BULOG mulai mengalihkan fokus dari sekadar mengejar tingginya serapan gabah menjadi menjaga kualitas beras yang tersimpan sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Langkah ini dilakukan seiring melimpahnya stok beras nasional yang kini mencapai sekitar 5,4 juta ton, sehingga kualitas menjadi faktor penting untuk menjaga daya simpan dan mutu beras hingga didistribusikan kepada masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. ke mitra penggilingan UD Gunslep di Desa Turi Tempel, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Rabu (29/7/2026). Monitoring dilakukan untuk memastikan proses pengolahan beras CBP berjalan sesuai standar sekaligus memperkuat peran penggilingan rakyat dalam rantai pasok pangan nasional.

Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, hingga saat ini serapan gabah dan beras BULOG telah mencapai sekitar 3,5 juta ton. Capaian tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir sehingga kualitas penyimpanan beras harus menjadi perhatian utama.

“Saat ini prioritas kami bukan hanya menjaga jumlah stok, tetapi juga memastikan setiap butir beras yang disimpan memiliki kualitas terbaik sehingga tetap layak dikonsumsi masyarakat dalam jangka waktu yang panjang. Kualitas menjadi kunci dalam pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga :  BULOG dan Komisi IV DPR Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten

Dalam monitoring tersebut, Ahmad Rizal Ramdhani meninjau langsung proses pengeringan gabah, penggilingan, penyortiran hingga kualitas beras yang dihasilkan. Hasil pemantauan menunjukkan beras memiliki mutu yang baik karena didukung bahan baku gabah berkualitas dengan tingkat kematangan panen yang optimal, meski diproses menggunakan mesin penggilingan sederhana.

Dijelaskan, temuan itu membuktikan kualitas beras tidak semata ditentukan oleh modernisasi mesin, tetapi juga dipengaruhi kualitas gabah serta ketepatan proses pengolahan. “Mitra maklon BULOG telah melaksanakan serapan gabah dengan baik dan mampu mengoptimalkan proses pengolahan sehingga menghasilkan beras berkualitas. Hal ini membuktikan penggilingan rakyat memiliki peran strategis dalam menjaga mutu Cadangan Beras Pemerintah,” jelasnya.

Menurut Ahmad Rizal Ramdhani, keberhasilan penggilingan rakyat menghasilkan beras berkualitas menjadi modal penting dalam membangun ekosistem perberasan nasional yang lebih kuat. Karena itu, BULOG akan terus meningkatkan pembinaan terhadap mitra melalui peningkatan standar mutu hingga program sertifikasi penggilingan yang direncanakan mulai diterapkan pada 2027.

Baca Juga :  Tim Satgas Pangan Monitoring Distribusi Beras SPHP

Ditegaskan, kebijakan tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar BULOG tidak hanya menjalankan fungsi stabilisasi pangan, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha kecil di sektor perberasan. “Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, BULOG harus hadir bersama rakyat dengan memperkuat kerja sama dan memberdayakan penggilingan-penggilingan kecil milik masyarakat. Mereka bukan sekadar mitra, tetapi bagian penting dari ekosistem pangan nasional,” tegasnya.

Ia menambahkan, sertifikasi penggilingan diharapkan mampu meningkatkan daya saing penggilingan rakyat, menciptakan nilai tambah bagi petani, sekaligus menjamin kualitas beras yang masuk ke gudang BULOG. “Melalui peningkatan kualitas dan program sertifikasi pada 2027, kami ingin penggilingan rakyat semakin berdaya saing, memberikan nilai tambah bagi petani, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Melalui penguatan kemitraan tersebut, BULOG menargetkan terbentuknya ekosistem perberasan nasional yang semakin tangguh, berkualitas, dan berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan beras nasional sekaligus memastikan masyarakat memperoleh beras yang aman, bermutu, dan memiliki daya simpan lebih panjang.(**)

Berita Terkait

Jateng Tarik Investasi Tiongkok Rp4,55 Triliun, 213 Ribu Tenaga Kerja Terserap
Pameran MTQ Nasional 2026 Dorong UMKM Jateng, Transaksi Capai Rp2,4 Miliar
Pemprov Jateng Hapus Denda Pajak Kendaraan dan Progresif Mulai 21 September
Dari PLTS hingga Kendaraan Listrik, SUN Perluas Solusi Energi Bersih bagi Industri
Borobudur Indonesia Expo 2026 Digelar, Pemprov Jateng Dorong UMKM Perluas Pasar
Pemerintah Tegaskan PLTP Gunung Ungaran Perhatikan Cagar Budaya dan Lingkungan
Kawasan Industri Diproyeksi Penuh Dua Tahun Lagi, Luthfi Minta KBT Dipercepat
Ahmad Luthfi Minta Program JTAB Petani Gajian Diperluas ke 1,5 Juta Hektare
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 08:32 WIB

Jateng Tarik Investasi Tiongkok Rp4,55 Triliun, 213 Ribu Tenaga Kerja Terserap

Sabtu, 19 September 2026 - 18:52 WIB

Pameran MTQ Nasional 2026 Dorong UMKM Jateng, Transaksi Capai Rp2,4 Miliar

Jumat, 18 September 2026 - 18:01 WIB

Pemprov Jateng Hapus Denda Pajak Kendaraan dan Progresif Mulai 21 September

Jumat, 18 September 2026 - 12:58 WIB

Dari PLTS hingga Kendaraan Listrik, SUN Perluas Solusi Energi Bersih bagi Industri

Jumat, 18 September 2026 - 08:07 WIB

Borobudur Indonesia Expo 2026 Digelar, Pemprov Jateng Dorong UMKM Perluas Pasar

Berita Terbaru