Dinsos Cilacap Dirikan Dapur Umum untuk Warga dan Petugas 24 Jam Nonstop

- Reporter

Sabtu, 15 November 2025 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP – Kebutuhan makan dan minum bagi pengungsi maupun petugas dan relawan di lokasi longsor Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, dipastikan tercukupi. Dapur umum Dinas Sosial (Dinsos) beroperasi 24 jam dan menyediakan ribuan paket makanan setiap harinya.

Kepala Dapur Umum di Lokasi Longsor, Slamet Riyadi, mengatakan, Dinas Sosial setempat langsung mendirikan tenda dapur umum usai bencana terjadi. Jumlah makanan yang disediakan bervariasi disesuaikan dengan jumlah pengungsi maupun petugas.

“Hari Jumat dini hari sudah di sini. Kita mulai masak pukul 03.00. Pertama masak untuk 400 porsi, kemudian bertambah jadi 600, dan siang tadi 950 (sekali masak),” kata Slamet Riyadi, Sabtu sore, 15 November 2025.

Dalam sehari, dapur umum setidaknya memasak tiga kali yakni untuk makan pagi, siang dan malam. Sehingga dalam sehari jumlah paket makanan yang dimasak mencapai ribuan.

Ia menjelaskan, logistik untuk pengungsi sampai saat ini sekitar 350 paket. Makanan didistribusikan ke lokasi, karena tidak semua berada di tenda pengungsian. Sebagian pengungsi memilih berada di tempat saudara-saudara mereka yang rumahnya tak terlalu jauh.

Sementara untuk logistik bagi petugas dan relawan, maka sudah ada petugas yang mengambil makanan ke dapur umum dan diantar ke tempat relawan berada.

Baca Juga :  Dari 187 Pendaftar, 56 Peserta Lolos Seleksi Komisi Informasi Jawa Tengah

Dapur umum ini menjadi salah satu titik vital untuk proses evakuasi korban yang terdampak longsor di Majenang Cilacap. Dapur umum juga menjamin ketersediaan makanan bagi petugas yang sedang berjibaku melakukan evakuasi.

Rohmat Gusyanto petugas dari Dinas Sosial Provinsi Jateng menambahkan, pada 2021 di daerah Cibeunying sudah diingatkan untuk waspada terhadap ancaman bencana longsor. Namun bencana terjadi di luar perkiraan warga.

Menurutnya, begitu menerima informasi, Dinsos Provinsi Jateng dan Kabupaten Cilacap malam itu juga langsung meluncur ke lokasi dengan membawa beberapa bantuan.

“Kami langsung dirikan dapur umum karena sudah banyak warga yang mengungsi menyelamatkan diri. Makanan yang kami sediakan untuk semuanya, ya warga, tim gabungan, relawan, dan semua yang membantu di lokasi,” kata dia.

Dijelaskan, selain bantuan logistik dan pangan, Pemprov Jateng juga sudah mengirimkan peralatan tidur seperti kasur, selimut, dan lain-lain. Dinsos Provinsi juga sudah kerja sama dengan pihak stakeholder, Baznas, PMI, dan relawan.

“Banyak yang membantu mengirim makanan. Kami siap melayani 24 jam,” ungkap Rohmat.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Minta Aparat Tegas Tindak Intimidasi Penagihan Utang

Dari pantauan di lokasi, petugas bagian masak dan mengepak makanan siap sedia. Mereka menyiapkan secara bergantian untuk pasokan ribuan makanan.
Petugas bahu membahu dengan semangat kemanusiaan.

Dapur umum tersebut berlokasi di belakang kios Pasar Cibeunying. Lokasinya beberapa ratus meter dari area longsor. Beberapa tenda-tenda juga didirikan bersebelahan dengan dapur umum.

Pada Sabtu sore, turun hujan lebat disertai angin kencang. Kendati demikian, para petugas dapur umum tetap memasak karena harus menyiapkan makanan sebanyak 1.000 porsi untuk warga dan semua personel tim gabungan.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, sejak hari pertama bencana longsor terjadi, dia segera memerintahkan dinas terkait pemprov dan Pemkab Cilacap agar segera mengirimkan bantuan yang dibutuhkan baik warga maupun petugas tim gabungan.

Ahmad Luthfi mengatakan, bantuan pangan, logistik, dan peralatan tidur, obat-obatan, sudah disampai di lokasi sejak longsor terjadi. Tidak hanya itu, penanganan pascabencana dan pemulihan juga disiapkan juga disiapkan.

“Kita sudah instruksikan ke dinas di provinsi maupun kabupaten, agar semua bantuan yang dibutuhkan di lokasi segera disiapkan lalu kirim,” tegas Ahmad Luthfi.***

Berita Terkait

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni
Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Berita Terbaru