Bunda Literasi Jateng Dorong Budaya Membaca Hadapi Tantangan Era Digital

- Reporter

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN – Penguatan gerakan literasi menjadi kunci dalam mencetak generasi yang tangguh, kritis, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital.

Hal tersebut disampaikan Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, saat menghadiri kegiatan Penguatan Gerakan Literasi Digital Perpustakaan: “Digital Cerdas-Gemar Membaca”, yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Jawa Tengah di GOR Jetayu, Kota Pekalongan, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, peningkatan literasi digital harus menjadi komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan. Sebab, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan memahami informasi, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul.

“Penguatan literasi digital menjadi salah satu program prioritas di Dinas Arpus. Kami meminta komitmen bersama untuk meningkatkan literasi di Jawa Tengah,” ujar istri Wagub Jateng tersebut.

Dia menjelaskan, gerakan literasi perlu diperkuat hingga tingkat akar rumput, dengan melibatkan Bunda Literasi di 35 kabupaten/kota. Pasalnya, Bunda Literasi memiliki peran strategis sebagai penggerak kegiatan literasi, edukator literasi, kolaborator literasi, serta motivator literasi.

Baca Juga :  Soal Enam Hari Sekolah, Pemprov Jateng Lakukan Kajian Mendalam

“Jadi literasi ini sesuatu hal yang penting untuk kami gerakkan dengan bunda-bunda literasi di 35 kabupaten/kota. Karena perannya sangat strategis, kita bisa masuk ke banyak komunitas dan membangun ekosistem,” ungkap Nawal.

Sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, pihaknya mengintegrasikan gerakan literasi ke dalam berbagai program Tim Penggerak PKK, Tim Pembina Posyandu, dan Bunda PAUD. Langkah tersebut dilakukan agar literasi menjadi gerakan bersama yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Dia menekankan, penguatan literasi tidak boleh sekadar menjadi program seremonial atau hanya berorientasi pada penghargaan dan penilaian. Lebih dari itu, literasi harus tumbuh sebagai panggilan hati dan tanggung jawab moral, untuk menyebarkan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.

Baca Juga :  DAIKIN Goes To School Beri Pelatihan Empat Hari di SMK NU Ma’arif Kudus

“Ini diharapkan menjadi gerakan yang bukan hanya reward dan punishment, tapi panggilan hati, panggilan nurani,” tegas Nawal yang juga Ketua TP PKK sekaligus Ketua TP Posyandu dan Bunda PAUD Jawa Tengah.

Menurutnya, ilmu pengetahuan ialah salah satu sumber kemuliaan manusia. Karena itu, gerakan literasi harus dilandasi semangat berbagi ilmu pengetahuan, demi menciptakan perubahan positif bagi generasi masa depan.

Nawal menekankan, keberhasilan program literasi tidak hanya diukur dari tingginya tingkat pemahaman masyarakat terhadap informasi, tetapi juga dari kesadaran untuk mengamalkan dan menyebarkan pengetahuan yang dimiliki kepada orang lain.

“Gerakan literasi adalah tanggung jawab hati nurani kita. Bagaimana kita bisa berbagi untuk memberikan perubahan kepada generasi-generasi kita di masa depan,” tandas Nawal.***

Berita Terkait

Pemprov Jateng Tangani Dua SD Roboh, Luthfi Tekankan Mitigasi Sekolah Rawan
Pemprov Jateng Seleksi Akhir Beasiswa Pesantren, 15 Santri Raih Kesempatan Kuliah Luar Negeri
SDN Tanggirejo yang Nyaris Roboh Segera Direhabilitasi, Pemprov Jateng Kawal Percepatan
BRI Peduli Rampungkan Renovasi Tempat Wudhu dan Toilet Musholla Polines
Jawa Tengah Perkenalkan PAUD EMAS, Andalkan Kekuatan Masyarakat dan Kearifan Lokal
Wagub Jateng Dorong Jalur Vokasi Diperkuat Sejak Pendidikan Menengah Pertama
LG Loves School Dukung Pembelajaran Berbasis Teknologi Di SMKN 2 Tangerang Selatan
Gus Yasin Ajak Siswa Wujudkan Cita-cita, Empat Pelajar Diganjar Sepeda

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:20 WIB

Pemprov Jateng Tangani Dua SD Roboh, Luthfi Tekankan Mitigasi Sekolah Rawan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Jateng Seleksi Akhir Beasiswa Pesantren, 15 Santri Raih Kesempatan Kuliah Luar Negeri

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:46 WIB

SDN Tanggirejo yang Nyaris Roboh Segera Direhabilitasi, Pemprov Jateng Kawal Percepatan

Senin, 20 Juli 2026 - 20:37 WIB

BRI Peduli Rampungkan Renovasi Tempat Wudhu dan Toilet Musholla Polines

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:58 WIB

Jawa Tengah Perkenalkan PAUD EMAS, Andalkan Kekuatan Masyarakat dan Kearifan Lokal

Berita Terbaru