Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet

- Reporter

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK – Pemprov Jateng mempermudah syarat penghafal Al-Qur’an untuk bisa menerima bisayaroh alias tali asih.

Tidak perlu proposal yang berbelit-belit. Cukup dibuktikan dengan hafalan 30 juz dan diwisuda, hafiz dan fadizah sudah bisa menerima bisyaroh.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, mekanisme tersebut sengaja dibuat sederhana agar apresiasi pemerintah dapat diterima langsung oleh para penghafal Al-Qur’an.

“Kalau ada yang khatam Al-Qur’an dan diwisuda, kami dari pemerintah langsung memberikan bisyaroh atau tali asih kepada para hafiz dan hafizah. Ini langsung, jadi tidak perlu ada proposal,” kata Taj Yasin, saat memberikan mauidhoh hasanah pada Peringatan Maulidurrosul SAW, Khotmil Qur’an, Tawajjuhan Akbar, dan Haul ke-54 Simbah Ahmad Dahlan di Pondok Pesantren Tasyri’iyyah Alawiyah, Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis, 10 September 2026.

Baca Juga :  Lima Anak Panti Dapat Beasiswa, Wagub Jateng Ajak Semangat Belajar

Dalam kegiatan tersebut, Taj Yasin mewakili gubernur Ahmad Luthfi, menyerahkan bisyaroh kepada empat hafizah yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Pemberian itu menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap para santri yang telah menuntaskan proses menghafal Al-Qur’an.

Menurut tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu, proses pengelolaan anggaran pemerintah pada dasarnya memiliki berbagai ketentuan. Namun, untuk pemberian apresiasi kepada penghafal Al-Qur’an, ia ingin agar prosesnya tidak justru menjadi beban bagi penerima.

“Uang kalau dikelola pemerintah itu memang tidak mudah. Tetapi kalau khusus untuk mereka yang menghafalkan Al-Qur’an, tidak sulit. Tidak perlu proposal dan tidak perlu proses yang berbelit-belit,” ujarnya.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Luncurkan Beasiswa Santri sebagai Wujud Komitmen Pendidikan Pesantren

Ia berharap kemudahan tersebut dapat membuat perhatian pemerintah benar-benar dirasakan oleh para hafiz dan hafizah, khususnya mereka yang baru menyelesaikan hafalannya.

Taj Yasin juga mengingatkan bahwa keberhasilan menyelesaikan hafalan Al-Qur’an bukanlah garis akhir. Wisuda justru menjadi awal bagi para hafiz dan hafizah untuk menjaga hafalan sekaligus mengamalkan ilmu yang telah dipelajari.

“Adik-adik yang khatam Al-Qur’an ini adalah permulaan, bukan pencapaian akhir, tetapi sebuah permulaan,” tegasnya.

Pemprov Jateng selama ini juga memberikan perhatian terhadap para penghafal kitab suci melalui program tali asih. Program tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada masyarakat yang menekuni pendidikan dan hafalan kitab suci.***

Berita Terkait

Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat
Ahmad Luthfi Pastikan Kuliah Mahasiswa NTT Tak Terhenti akibat Bencana
Santri Termuda Berusia 9 Tahun, Wagub Jateng Apresiasi 41 Penghafal Al-Qur’an
Kerja Sama dengan ACI Dijajaki, Santri Jateng Berpeluang Tempuh Pendidikan Hadis di Turki
Sekda Jateng Ajak Perguruan Tinggi Buka Peluang bagi Lulusan Sekolah Rakyat
Pesantren dan Kampus Bersinergi, Pemprov Jateng Perkuat Program Pesantren Obah
Gus Yasin Dianugerahi Budai Award 2026 sebagai Tokoh Pemimpin Muda Inspiratif
Sanggar Greget Hidupkan Kenangan Alumni SMAN 1 Semarang Lewat Tari Musikal

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet

Rabu, 9 September 2026 - 07:04 WIB

Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 17:18 WIB

Ahmad Luthfi Pastikan Kuliah Mahasiswa NTT Tak Terhenti akibat Bencana

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WIB

Santri Termuda Berusia 9 Tahun, Wagub Jateng Apresiasi 41 Penghafal Al-Qur’an

Kamis, 3 September 2026 - 15:35 WIB

Kerja Sama dengan ACI Dijajaki, Santri Jateng Berpeluang Tempuh Pendidikan Hadis di Turki

Berita Terbaru