Ahmad Luthfi Ajak Warga Jateng Teladani Semangat Pahlawan Pertempuran Lima Hari Semarang

- Reporter

Rabu, 15 Oktober 2025 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pertempuran Lima Hari di Semarang merupakan salah satu tonggak sejarah perjuangan bangsa. Seluruh masyarakat Semarang dan Jawa Tengah harus menggelorakan semangat perjuangan dan pantang menyerah dalam membangun Indonesia.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menjadi inspektur upacara Peringatan Pertempuran Lima Hari Semarang di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Selasa, 14 Oktober 2025. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Jateng Sumarno, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, Forkopimda Jateng dan Kota Semarang, serta para veteran.

“Hari ini di seputaran Tugu Muda yang elok dan memesona, kita berkhidmat melaksanakan peringatan perjuangan monumental para pahlawan dan syuhada bangsa Indonesia, khususnya Semarang. Tempat ini, telah memperkuat keyakinan kita bahwa Tuhan akan selalu memberikan bimbingan dan memenangkan kebaikan,” kata Ahmad Luthfi.

Menurutnya, dokter Kariadi dan kawan-kawan telah banyak memberi pelajaran bagi kita tentang pengabdian, pengorbanan dan ke-Indonesiaan.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Perkuat Transparansi, Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

Sebagai generasi penerus perjuangan bangsa, Gubernur meminta masyarakat bisa belajar menghargai betul arti kemerdekaan, serta menghormati secara tulus perjuangan para pahlawan.

Termasuk mengenang setiap babak sejarah perjalanan bangsa, dan mengadopsi nilai-nilai perjuangan serta kebersamaan, untuk dapat diterapkan pada kerja dan karya.

“Perjuangan tidak pernah ada kata usai. Hari ini kita menghadapi berbagai tantangan, cobaan dalam berbangsa dan bernegara,” katanya.

Dijelaskan, Provinsi Jawa Tengah terdiri dari 37 juta masyarakat, 8.573 desa/kelurahan, 576 kecamatan yang mempunyai perbedaaan suku, ras, bahasa, dan potensi wilayah. Itu merupakan kesatuan bahwa nyawanya Jawa Tengah ada pada semangat gotong royong, sehingga dapat gemah ripah loh jinawi tata tentrem kerta raharja.

“Kebanggaan saya adalah ketika kita semua mengambil peran terbaik dan bergotong royong untuk mengatasi berbagai permasalahan bangsa. Ringan sama dijinjing berat sama dipikul, barji bar beh, mati siji mati kabeh, bangkit satu bangkit semua, senang satu senang semua, susah satu susah semua. Itu nyawanya Jawa Tengah,” ujarnya.

Baca Juga :  Menko Polkam Cek Kilang Balikpapan, Perkuat Ketahanan Energi Hadapi Krisis Global

Ia juga berpesan agar seluruh masyarakat terus berkreasi, berinovasi, dan menjunjung tinggi nilai integritas. Lakukan kerja nyata untuk bangsa.

“Dari Kota Semarang dan Jawa Tengah, sebagai basis perjuangan kemerdekaan dan sumber peradaban yang sarat kearifan lokal, kita gelorakan semangat perjuangan dalam rangka membangun Indonesia,” tutupnya.

Rangkaian upacara peringatan tersebut diawali dengan pembacaan nukilan sejarah Pertempuran Lima Hari Semarang. Sejarah singkat tersebut dibacakan oleh St Sukirno.

Di dalamnya diceritakan bagaimana masyarakat di Semarang waktu itu sedang merayakan kemerdekaan mendapatkan gangguan dari tentara Jepang. Hingga pecahlah pertempuran lima hari di Semarang pada 14-18 Oktober 1945.

Sejarah singkat tersebut juga ditampilkan dalam sebuah pertunjukan kolosal oleh Teater Pitoelas Universitas 17 Agustus Semarang. Pertunjukan kolosal tersebut menjadi puncak dari rangkaian upacara peringatan Pertempuran Lima Hari Semarang.*

Berita Terkait

Sumarno Dorong Langkah Terpadu Penyelesaian Sengketa Lahan TNI di Jateng
Ahmad Luthfi–KDM Akur, Momen Akrab di BPK RI Tepis Isu Hubungan Renggang
KPK Apresiasi Pakta Integritas Jateng, Pencegahan Korupsi Ditekankan Sejak Perencanaan
Geram Kasus Korupsi, Ahmad Luthfi Ajak KPK Perkuat Integritas Kepala Daerah se-Jawa Tengah
Puncak Arus Balik Lebaran 2026, One Way Kalikangkung-Cikatama Mulai Diterapkan
Sosok di Balik Kampung Pancasila, Honi Havana Kini Jadi Brigjen TNI Bintang Satu
Wagub Jateng Instruksikan Pemudik Hidrosefalus Asal Sukoharjo Diantar Hingga Rumah Demi Kenyamanan Perjalanan Mudik
Polda Jateng Siapkan Si Polan Kawal Pemudik, Sekda: Mudik Kini Lebih Ramah

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 16:25 WIB

Sumarno Dorong Langkah Terpadu Penyelesaian Sengketa Lahan TNI di Jateng

Kamis, 2 April 2026 - 16:03 WIB

Ahmad Luthfi–KDM Akur, Momen Akrab di BPK RI Tepis Isu Hubungan Renggang

Senin, 30 Maret 2026 - 16:23 WIB

KPK Apresiasi Pakta Integritas Jateng, Pencegahan Korupsi Ditekankan Sejak Perencanaan

Senin, 30 Maret 2026 - 16:15 WIB

Geram Kasus Korupsi, Ahmad Luthfi Ajak KPK Perkuat Integritas Kepala Daerah se-Jawa Tengah

Rabu, 25 Maret 2026 - 06:12 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran 2026, One Way Kalikangkung-Cikatama Mulai Diterapkan

Berita Terbaru