Gus Yasin Beri Semangat Korban Bullying di Kebumen, Fasilitasi Pindah Sekolah

- Reporter

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Korban bullying di Kebumen, siswa SMK Ma’arif berinisial K (16), yang viral di media sosial mendapat perhatian wakil gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

Untuk memberi semangat dan kekuatan mental korban, wagub langsung video call yang bersangkutan, Selasa (18 Agustus 2026).

Selain menanyakan kondisinya, Gus Yasin, panggilan akrab Wagub juga membelikan sepeda untuk sekolah. Karena masih dibawah umur, Gus Yasin mengimbau korban tidak membawa sepeda motor.

“Jarak sekolahnya berapa kilo (dijawab 1 Km). Ya sudah nanti sekolahnya pakai sepeda ya, jangan pakai motor, belum punya SIM, motornya biar buat bapaknya aja buat kerja, ya sudah semangat ya dek belajar,” pesan Gus Yasin, dalam video call dengan korban, di ruang kerjanya.

Asal tahu, setelah mendengar kabar bullying tersebut, atas perintah Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Gus Yasin meminta Kepala Dinas Pendidikan Jateng, Sadimin, untuk mengunjungi korban di rumahnya. Lalu Wagub minta video call dengan korban. Saat sambung dan ditanya kondisinya, korban mengaku tetap semangat.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Jateng Hampir Rampung, Pengamat: Hidupkan Jembatan Timbang, Atasi ODOL

“Ini jadi pembelajaran hidup ya. Tetap semangat. Nanti sekolahnya naik sepeda ontel aja. Bapak Sadimin nanti (tolong) belikan sepeda, dari saya ya,”ujar Wagub.

Dari kunjungan rumah korban, pemprov Jateng melalui Disdik juga memfasilitasi korban pindah sekolah. Selain menghindari trauma, supaya korban semangat di tempat yang baru. Hingga saat ini korban belum berani berangkat sekolah. Untuk memulihkan traumatik, korban diijinkan istirahat terlebih dulu di rumah.

Kasus bullying ini viral dan menjadi perhatian masyarakat luas. Bermula saat korban dan siswa lain sedang mengantre program Makan Bergizi Gratis (MBG), di area belakang sekolahnya, SMK Ma’arif 7 Kutowinangun, Kebumen, Jumat (7 Agustus 2026).

Baca Juga :  Bupati Jepara Witiarso Utomo: Sungai Sudah Dibersihkan, Jangan Kembali Dikotori

Korban yang merupakan adik kelas diseret. Dipukul. Dan dibanting oleh pelaku. Menyebabkan korban mengalami luka fisik pada bagian kepala dan lebam. Rasa sakit pada perut. Serta trauma psikologis mendalam yang membuat korban menjadi lebih banyak diam dan takut kembali ke sekolah.

Motif perundungan dipicu rasa cemburu dari pelaku terhadap korban. Pelaku melihat pesan singkat di akun Instagram mantannya yang berkomunikasi dengan korban. Padahal komunikasi antara korban dan mantan pacar pelaku disebutkan hanya sebatas tegur sapa biasa. Namun membuat pelaku naik pitam.

Atas perbuatanya, pelaku diamankan polisi dan diskors dari sekolahnya. Karena masih di bawah umur, berlaku ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) dan UU Perlindungan Anak. Di mana pelaku disebut sebagai Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH).***

Berita Terkait

Bukan Sekadar Bantuan, Jateng Uji Model Pemberdayaan Pemuda untuk Atasi Kemiskinan
Alunan Biola Antea Hidupkan Kembali Warisan WR Soepratman
HUT ke-81 Jateng, Dari Harapan Warga hingga Capaian Pembangunan
Rayakan Hari Jadi ke-81, Jateng Pilih Sederhana dan Peduli NTT
545 Hari Memimpin Jateng, Luthfi Tegaskan Masyarakat adalah Penggerak Utama Pembangunan
Persiapan MTQ Nasional ke-31 Capai 90 Persen, Jateng Siapkan 6.180 Personel
Pemprov Jateng Buka Beasiswa Mahasantri dan Santri Penggerak 2026
Infrastruktur Jateng Makin Mantap, Konektivitas dan Ekonomi Terus Didorong

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Bukan Sekadar Bantuan, Jateng Uji Model Pemberdayaan Pemuda untuk Atasi Kemiskinan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Alunan Biola Antea Hidupkan Kembali Warisan WR Soepratman

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:48 WIB

HUT ke-81 Jateng, Dari Harapan Warga hingga Capaian Pembangunan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Rayakan Hari Jadi ke-81, Jateng Pilih Sederhana dan Peduli NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:21 WIB

545 Hari Memimpin Jateng, Luthfi Tegaskan Masyarakat adalah Penggerak Utama Pembangunan

Berita Terbaru

Daerah

Alunan Biola Antea Hidupkan Kembali Warisan WR Soepratman

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:55 WIB