Harga Pertamax Turun, Legislator Gerindra Jateng Minta Evaluasi Kebijakan WFH ASN

- Reporter

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah dari Fraksi Partai Gerindra, Heri Pudyatmoko, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengevaluasi kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang selama ini diterapkan setiap hari Jumat. Evaluasi ini perlu dilakukan seiring perubahan kondisi yang menjadi salah satu dasar pemberlakuan kebijakan tersebut.

Heri mengatakan setiap kebijakan pemerintah harus bersifat adaptif dan disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan. Karena itu, ketika kondisi berubah, pemerintah juga perlu melakukan penyesuaian agar kebijakan yang diterapkan tetap relevan dan efektif.

“Kebijakan WFH perlu dievaluasi secara objektif. Jika kondisi yang menjadi pertimbangan awal sudah berubah, tentu pemerintah dapat mengkaji apakah kebijakan tersebut masih perlu dilanjutkan atau disesuaikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Musibah Longsor Cibeunying: Gubernur Ahmad Luthfi Beri Dukungan Emosional dan Bantuan

Sebagaimana diketahui, harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax turun dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter mulai 1 Agustus 2026. Penurunan harga tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang patut dipertimbangkan dalam mengevaluasi kebijakan WFH.

WFH bagi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai diberlakukan sejak April 2026 sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri mengenai pengaturan pola kerja ASN. Di Jawa Tengah, kebijakan tersebut diterapkan setiap hari Jumat.

Meski demikian, Heri menegaskan bahwa evaluasi tidak boleh hanya didasarkan pada perubahan harga BBM. Pemerintah juga perlu melihat dampaknya terhadap efektivitas kinerja ASN, kualitas pelayanan publik, efisiensi anggaran, serta produktivitas organisasi.

“Yang paling utama adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Apa pun bentuk pola kerja yang dipilih, jangan sampai mengurangi kualitas pelayanan publik,” katanya.

Baca Juga :  BPBD Jateng Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir di Solo Raya
Foto : Dok.Pertamina

Menurut Heri, apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa WFH masih memberikan manfaat yang lebih besar, kebijakan tersebut dapat dipertahankan. Sebaliknya, jika kondisi sudah memungkinkan untuk kembali bekerja penuh dari kantor, pemerintah dapat mempertimbangkan penyesuaian.

Ia juga mendorong agar proses evaluasi dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai perangkat daerah sehingga keputusan yang diambil benar-benar didasarkan pada data dan kebutuhan riil di lapangan.

“Prinsipnya, kebijakan pemerintah harus adaptif, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Karena itu, evaluasi terhadap WFH penting dilakukan agar kebijakan yang diterapkan tetap tepat sasaran dan mampu mendukung pelayanan publik yang semakin baik,” pungkas Heri.

Berita Terkait

Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh
335 Ribu Anak di Jateng Belum Sekolah, Waka DPRD Jateng Dorong Perluasan Program PJJ
Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas
Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Lulus PKN, 45 Pemimpin Jateng Didorong Terapkan Inovasi di Instansi
Dana Cadangan Pilgub Jateng Capai Rp1,2 Triliun, Heri Pudyatmoko Minta Tak Ganggu Layanan Publik
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Penguatan Mitigasi Perubahan Iklim hingga Tingkat Desa

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50 WIB

335 Ribu Anak di Jateng Belum Sekolah, Waka DPRD Jateng Dorong Perluasan Program PJJ

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Lulus PKN, 45 Pemimpin Jateng Didorong Terapkan Inovasi di Instansi

Berita Terbaru