Antisipasi Bencana! BPBD Banyumas Latih Siswa Sekolah Hadapi Gempa Bumi

- Reporter

Minggu, 23 Februari 2025 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

-SOSIALISASI- Staf BPBD Banyumas gelar sosialisasi dan simulasi evakuasi bencana gempa bumi di beberapa sekolah. Foto : Dok.BPBD/metrojateng.id

-SOSIALISASI- Staf BPBD Banyumas gelar sosialisasi dan simulasi evakuasi bencana gempa bumi di beberapa sekolah. Foto : Dok.BPBD/metrojateng.id

Purwokerto – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas terus berupaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Salah satunya denga menggelar sosialisasi dan simulasi evakuasi bencana gempa bumi di beberapa sekolah.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banyumas, Barkah mengatakan, salah satu modal dasar untuk menyelamatkan diri dari bencana adalah kemampuan tanggap darurat terhadap bencana. Karenanya, penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan para siswa agar dapat bertindak dengan tepat dan cepat saat terjadi bencana.

“Meningkatkan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana gempa bumi penting dilakukan, salah satu upayanya adalah dengan memberikan edukasi melalui pendidikan tentang kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gempa bumi,” terangnya.

Sementara itu, dalam sosialisasi di SMP Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Staf BPBD Banyumas, Awal memaparkan tentang gempa bumi sebagai peristiwa pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba-tiba, yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi. Dimana energi yang dipancarkan ke segala arah merupakan gelombang gempa bumi, sehingga efeknya dapat dirasakan sampai ke permukaan bumi.

Baca Juga :  PGN Perkuat Langkah Preventif, Gandeng TNI AD Amankan Jaringan Gas

“Gempa bumi ini terjadi akibat permukaan bumi terpecah menjadi beberapa lempeng tektonik besar. Lempeng tektonik adalah lapisan keras kerak bumi yang mengapung di atas lapisan cair dan panas (lapisan mantle),” jelasnya.

Lempeng tektonik bergerak (1-10cm/tahun) menyebabkan terjadinya interaksi satu sama lain. Lempeng yang saling bertabrakan dapat menimbulkn patahan. Patahan pada lempeng akan menyebabkan pelepasan energi dalam bentuk getaran dan gelombang ke segala arah dan itu yang disebut sebagai gelombang gempa.

Baca Juga :  Sekda Jateng Dorong Ikan Segar dari Pesisir Menjangkau Wilayah Tengah

“Gempa kuat, dan struktur bangunan lemah, ditambah kondisi tanah lunak akan memicu kerusakan,” ungkapnya.

Awal menyebut, Indonesia sangat rawan gempabumi dan tsunami. Dan sumber gempanya sangat banyak yaitu zona sumber gempa Megathrust sebanyak 13 segmen dan zona sumber gempa sesar aktif sebanyak 295.

“Megathrust adalah sumber gempa subduksi lempeng, dimana terdapat bidan kontak antar dua lempeng tektonik di kedalaman dangkal kurang dari 50 km,” tambahnya.

Setelah menyimak paparan tentang gempa bumi, para siswa melakukan praktek langsung evakuasi gempa. Dimana saat terdengar sirine peringatan gempa, siswa dengan cepat langsung menyelamatkan diri dengan berlari menuju tempat yang lapang dan menjauh dari bangunan-bangunan.***

Berita Terkait

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni
Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Berita Terbaru