Akhirnya Jelas, BULOG Pastikan Tebu Blora Diserap Sesuai Harga Pemerintah

- Reporter

Jumat, 3 April 2026 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perum BULOG memastikan hasil panen tebu petani Kabupaten Blora pada musim giling 2026 akan terserap sesuai harga pemerintah. Kepastian ini disampaikan langsung setelah Direktur Utama BULOG Ahmad Rizal Ramdhani berdialog dengan petani di PT Gendhis Multi Manis (GMM), Jumat (3/4). Foto : Dok.bulog/metrojateng.id

Perum BULOG memastikan hasil panen tebu petani Kabupaten Blora pada musim giling 2026 akan terserap sesuai harga pemerintah. Kepastian ini disampaikan langsung setelah Direktur Utama BULOG Ahmad Rizal Ramdhani berdialog dengan petani di PT Gendhis Multi Manis (GMM), Jumat (3/4). Foto : Dok.bulog/metrojateng.id

BLORA – Perum BULOG memastikan hasil panen tebu petani Kabupaten Blora pada musim giling 2026 akan terserap sesuai harga pemerintah. Kepastian ini disampaikan langsung setelah Direktur Utama BULOG Ahmad Rizal Ramdhani berdialog dengan petani di PT Gendhis Multi Manis (GMM), Jumat (3/4).

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan sebelum bertemu petani, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan kepala daerah. Ia bertemu Bupati Blora bersama Forkopimda guna menyamakan langkah.

Ia menambahkan BULOG juga berdiskusi dengan tokoh-tokoh APTRI sebagai representasi petani. Hal ini untuk memastikan kebijakan yang diambil sesuai kebutuhan petani.

Baca Juga :  XL Axiata Bersama Yayasan Benihbaik Bantu Warga Korban Bencana

“Tadi pagi kami sudah bertemu dengan tokoh masyarakat dan perwakilan petani. Sore ini kami sampaikan langsung kepada petani untuk memberikan kepastian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyerapan tebu akan dilakukan melalui PT GMM mulai Mei 2026. Skema beli putus diterapkan sesuai harga pemerintah.

Ahmad Rizal menegaskan BULOG akan berkoordinasi dengan SGN dan PTPN. Tujuannya agar proses penyerapan berjalan lancar.

Baca Juga :  Gas Bumi Siap Pakai: PGN Gagas Penuhi Kebutuhan Energi untuk Dapur SPPG

Ia menuturkan, BULOG juga akan mengatur distribusi tebu ke sejumlah pabrik gula di Jawa Tengah. Langkah ini menjaga kesinambungan pasokan gula nasional.

“Kami akan segera mereorganisasi manajemen PT GMM secara profesional mulai minggu depan,” tegasnya.

Selain itu, pengembangan bioetanol juga disiapkan di kawasan PG GMM. Bahan baku yang digunakan berasal dari tebu dan jagung.

Ahmad Rizal menegaskan seluruh proses berjalan kondusif. Petani menerima keputusan dan membubarkan diri dengan tertib.(**)

Berita Terkait

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha

Berita Terbaru