Pasar Takjil Ramadan 2026 Resmi Dibuka Ahmad Luthfi, UMKM Dapat Ruang Promosi Baru

- Reporter

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang harus terus didorong agar berkembang dan naik kelas. Dengan jumlah mencapai sekitar 4,2 juta unit usaha, UMKM dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menekan pengangguran dan kemiskinan.

Penegasan tersebut disampaikan Luthfi saat membuka Pasar Takjil Ramadan 2026 di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Senin sore (9/3/2026). Kegiatan tersebut melibatkan pelaku UMKM kuliner serta berbagai organisasi usaha dan komunitas.

Menurut Luthfi, keberadaan UMKM tidak bisa dipandang sebelah mata karena menjadi sumber penghidupan bagi jutaan masyarakat di Jawa Tengah.

“UMKM ini merupakan urat nadi perekonomian Jawa Tengah. Tugas kita bersama adalah mendorong agar mereka bisa naik kelas,” ujar Luthfi dalam sambutannya.

Ia mencontohkan usaha kecil seperti pedagang cilok hingga penjual es teh manis, tetap memiliki peran penting dalam menopang ekonomi keluarga.

Baca Juga :  ARTUGO Bagikan Tips Pilih Produk Jadi Ladang Investasi

“Jangan memandang sebelah mata usaha kecil seperti penjual cilok atau es teh manis. Itu juga merupakan usaha mikro yang menghidupi keluarga,” katanya.

Selain menjadi penggerak ekonomi masyarakat, UMKM juga dinilai berperan dalam menekan angka pengangguran serta mengurangi kemiskinan ekstrem.

“UMKM ini berkaitan dengan pengurangan pengangguran dan menekan kemiskinan ekstrem, sehingga masyarakat bisa menjadi lebih sejahtera,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan Pasar Takjil Ramadan merupakan kolaborasi antara Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah dengan Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) untuk mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen.

“Mudah-mudahan ini menjadi trigger untuk mempertemukan antara yang memproduksi dengan yang membutuhkan. Harapannya transaksi tidak hanya terjadi selama kegiatan ini, tetapi juga berlanjut setelah Ramadan,” kata Sumarno.

Baca Juga :  Bank Mandiri Terima Rp55 Triliun, Siap Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Ketua Umum APJI Pusat Tashya Megananda Yukki menambahkan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem usaha kuliner sekaligus membuka ruang promosi bagi pelaku usaha.

Menurutnya, saat ini anggota APJI telah mencapai lebih dari 3.000 yang tersebar di 28 provinsi, bahkan sebagian di antaranya berada di United Kingdom, Netherlands, dan Australia.

Selain mendorong aktivitas ekonomi, kegiatan Pasar Takjil Ramadan juga menghadirkan berbagai layanan sosial bagi masyarakat, antara lain layanan potong rambut gratis, layanan kesehatan gratis, serta penyaluran santunan kepada anak yatim melalui Baznas Provinsi Jawa Tengah.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian sekretariat dan creative hub bagi sejumlah organisasi, yakni APJI Jawa Tengah, Gekrafs Jawa Tengah, dan Zilenial Jawa Tengah. Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Jawa Tengah.*

Berita Terkait

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW
Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha
Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal
GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra
Potong Tumpeng HUT ke-27 SP PLN, Abrar Ali Tegaskan Perjuangan Hak Pekerja
Abrar Ali Kukuhkan Pengurus SP PLN UID Yogyakarta, Tekankan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal

Berita Terbaru