Produksi Naik, Jateng Pamer Kekuatan Pertanian di Anugerah Insan Pertanian 2025

- Reporter

Jumat, 28 November 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Untuk mengangkat sektor pertanian agar lebih bergengsi dan berdaya ekonomi tinggi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menggelar Anugerah Insan Pertanian 2025.

Ajang itu juga menjadi momentum menunjukkan kemampuan pertanian Jateng, dalam memasok kebutuhan pangan nasional.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jateng, Defransisco Dasilva Tavares mengatakan, ajang tersebut bertujuan menggugah minat generasi muda untuk melirik sektor pertanian. Menurutnya, Jawa Tengah memiliki potensi beragam komoditas unggulan.

“Ini karena kami ingin membangun semangat anak-anak muda, bahwa pertanian merupakan peluang besar untuk mendapatkan pendapatan yang lebih,” ujarnya, di Balairung Hotel Novotel Semarang, Kamis (27/11/2025) malam.

Frans, sapaannya, menjelaskan, pertanian modern menghadapi tantangan penyempitan lahan. Namun, perkembangan teknologi mampu meningkatkan hasil pertanian.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin Teguhkan Gerakan Shalawat di Jawa Tengah

Hal itu terlihat dari prognosa produksi padi di Jateng pada 2025, yang diperkirakan naik. Berdasarkan Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik, produksi Gabah Kering Panen (GKP) hingga Desember 2025, diprediksi mencapai 11.362.870 ton atau setara 9.384.982 ton Gabah Kering Giling (GKG).

Sementara prognosa produksi jagung Jawa Tengah pada periode Januari–Desember 2025 mencapai 3.869.168 ton, meningkat dari 3.282.384 ton pada 2024.

“Kita mengalami peningkatan 493.684 ton dibanding periode yang sama pada 2024, yang mencapai 8.891.297 ton GKG. Kami yakin dengan potensi ini, Jateng bisa menjadi andalan menjaga stabilitas ketersediaan beras, makanan pokok masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Berbagai strategi diterapkan untuk menggenjot produksi padi 2025, antara lain penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, bantuan irigasi, serta adopsi teknologi pertanian.

“Anak-anak muda menguasai teknologi, sehingga sistem pertanian dengan mekanisasi dan teknologi lebih cepat mereka kuasai dan terapkan. Sekarang banyak yang sudah menggunakan drone dan teknologi lainnya,” tutur Fransisco.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Ingatkan Pemkab Pekalongan Percepat Respons Keluhan Warga

Pada ajang itu dibagi menjadi beberapa kategori, seperti petani milenial, pendamping petani, kelompok tani perkebunan petani, produsen benih terbaik, dan daerah, dengan kenaikan indeks pertanian pertanaman padi tertinggi.

Petani Milenial asal Bedono, Maresti Mei Yuniasih, mengaku bangga meraih Juara 1 Komoditas Kopi. Dunia yang ia geluti sejak 2019 itu, kini kian menjanjikan dari sisi ekonomi.

Ia berharap dengan prestasinya, dapat memunculkan lebih banyak petani milenial lain.

“Sekarang banyak anak muda gemar kopi. Dulu harga green bean hanya Rp17.000 dijual ke tengkulak. Tahun ini bisa Rp75.000 untuk biji kopi biasa, sedangkan kopi petik merah sudah mencapai Rp100.000,” ungkap pemilik Kelir Javanese Coffee itu.***

Berita Terkait

Jateng Percepat Transformasi Industri AMDK Hijau, Ahmad Luthfi Soroti Konservasi Air Tanah
Pimpin ALTI Jateng, Sumarno Ingin Trail Run Dongkrak Pariwisata dan PAD
Berhasil Bangkit, 2.596 KPM PKH Klaten Resmi Graduasi dan Tinggalkan Bansos
PNM Raih Apresiasi Top Company in Ultra Micro Finance for Women Empowerment
Ahmad Luthfi Wujudkan Mimpi Hadi Miliki Rumah Layak Setelah 25 Tahun Menunggu
Ahmad Luthfi Serahkan BLT DBHCHT di Kudus, Ringankan Beban Buruh Industri Tembakau
Harganas 2026, Sekda Jateng Ajak Orang Tua Kendalikan Penggunaan Gadget Anak
Dharma Daycare DWP Jateng Resmi Dibuka, Lengkap dengan Edukasi dan Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:56 WIB

Jateng Percepat Transformasi Industri AMDK Hijau, Ahmad Luthfi Soroti Konservasi Air Tanah

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:13 WIB

Berhasil Bangkit, 2.596 KPM PKH Klaten Resmi Graduasi dan Tinggalkan Bansos

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:10 WIB

PNM Raih Apresiasi Top Company in Ultra Micro Finance for Women Empowerment

Senin, 29 Juni 2026 - 18:19 WIB

Ahmad Luthfi Wujudkan Mimpi Hadi Miliki Rumah Layak Setelah 25 Tahun Menunggu

Senin, 29 Juni 2026 - 18:11 WIB

Ahmad Luthfi Serahkan BLT DBHCHT di Kudus, Ringankan Beban Buruh Industri Tembakau

Berita Terbaru