Pemprov Jateng Sabet Peringkat 3 Nasional untuk Kualitas Data Keluarga

- Reporter

Rabu, 26 November 2025 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah maraih penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN pada urutan ketiga kategori kualitas data terbaik tingkat provinsi.

Piagam penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Dukbangga, Wihaji, kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, dalam rangkaian kegiatan Diseminasi Nasional Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025, di Auditorium Kemendukbangga, Jakarta, Rabu, 26 November 2025.

“Alhamdulillah kita terbaik dalam kecepatan waktu penyajian datanya. Pendataan ini nantinya akan digabung dengan pendataan DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional),” kata Taj Yasin.

Data-data itu, kata dia, akan memberikan gambaran kondisi keluarga yang ada. Contohnya tentang keluarga berencana, kelompok rentan, dan lainnya.

Baca Juga :  TPST Banyumas Curi Perhatian Prabowo, Jateng Percepat Target Zero Sampah

Sebagai informasi, berdasarkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jateng, tercatat ada 10.941.764 keluarga di provinsi ini. Data itu dicatat dari Pemutakhiran Data Keluarga 2025 secara nasional.

Dari jumlah itu, terdapat keluarga yang meniliki anak di bawah dua tahun (baduta) sebanyak 132.170, bawah lima tahun (balita) sebanyak 1.168.499. Kemudian keluarga yang memiliki pasangan suami istri (PUS) dengan istri berusia 15-49 tahun berjumlah 5.424.614, serta kondisi lansia mencapai 5.131.488.

“Data-data keluarga ini yang menjadi acuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menentukan kebijakan-kebijakan bagaimana kedepannya. Itu harapan dari pendataan ini,” kata Taj Yasin.

Taj Yasin mengatakan, banyak program yang dijalankan oleh Pemprov Jateng untuk mengintervensi berbagai persoalan didasarkan data-data tersebut, di antaranya Kecamatan Berdaya, Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluaga (PKK), pengentasan kemiskinan, dan lainnya.

Baca Juga :  PLN Siagakan 1.000 Unit SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra saat Mudik Idul Iitri 2025

Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji mengatakan, sejauh ini telah tercatat ada sebanyak 74.092.313 keluarga secara nasional yang telah dilakukan Pemutakhiran Data Keluarga 2025. Jumlah itu baru sekitar 84,1% dari jumlah estimasinya mencapai 88.121.992 keluarga.

Menurut dia, kerangka data itu dinilai penting untuk menjalankan program-program pembangunan keluarga di Indonesia.

Ia berharap, semua lembaga dan instansi pemerintah bisa menggunakan data tersebut sebagai mercusuar pengambilan keputusan.*

Berita Terkait

Tak Sekadar Meriah, MTQ Nasional XXXI di Jateng Tinggalkan Kesan Mendalam
MTQ Nasional XXXI Satukan 37 Provinsi, Jateng Pancarkan Pesan Kedamaian
Dewan Hakim MTQ Nasional Dikukuhkan, Menag Bidik Standar Penilaian Kelas Dunia
Menag: MTQ Nasional Jadi Bukti Keberagaman Indonesia Bisa Bersatu
Antisipasi Penerbangan Terganggu, Taj Yasin Siapkan Transit Alternatif Kafilah MTQ
59 Ribu Warga Keluar dari Kemiskinan, Menko Muhaimin Nilai Jateng Progresif dan Inovatif
Bantuan Tahap Kedua Dikirim, Jateng Teguhkan Solidaritas untuk Warga NTT
Jateng Bersaing di Tiga Besar PPD 2026, Trisula Pembangunan Jadi Andalan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 11:01 WIB

Tak Sekadar Meriah, MTQ Nasional XXXI di Jateng Tinggalkan Kesan Mendalam

Minggu, 13 September 2026 - 10:52 WIB

MTQ Nasional XXXI Satukan 37 Provinsi, Jateng Pancarkan Pesan Kedamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 15:37 WIB

Dewan Hakim MTQ Nasional Dikukuhkan, Menag Bidik Standar Penilaian Kelas Dunia

Sabtu, 12 September 2026 - 12:11 WIB

Menag: MTQ Nasional Jadi Bukti Keberagaman Indonesia Bisa Bersatu

Selasa, 8 September 2026 - 17:19 WIB

Antisipasi Penerbangan Terganggu, Taj Yasin Siapkan Transit Alternatif Kafilah MTQ

Berita Terbaru