Pemprov Jateng dan ChildFund Siapkan Generasi Tangguh Lewat Pertanian dan Peternakan

- Reporter

Senin, 3 November 2025 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan ChildFund International Indonesia menandatangani Rencana Kerja Tahunan (RKT) untuk sejumlah program tentang anak dan remaja pada enam kabupaten/kota di Jateng. Kesemuanya di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Boyolali, Banyumas, Wonogiri, dan Cilacap.

Beberapa program tersebut di antaranya, sektor pendidikan mencakup perlindungan anak dari perundungan/bullying, penggunaan internet ramah anak. Kemudian pada sektor pertanian ada Green Economy Recovery yang mengajak anak dan remaja untuk kembali pada profesi di dunia pertanian dan peternakan.

“Untuk RKT 2026 ke depan itu adalah masalah perlindungan anak-anak, dan keamanan menggunakan internet/ bermedia sosial dan sebagainya. Ada bullying terjadi tidak secara fisik tapi juga di internet. Tentu saja juga yang harus kita hadapi bersama,” kata Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno usai penandatanganan RKT, di kompleks Kantor Gubernur Jateng, Senin, 3 November 2025.

Baca Juga :  10 Ribu Pelajar Warnai Hari Pahlawan dengan Kirab Merah Putih Sepanjang 1.945 Meter

Sumarno juga mengapresiasi program Green Economy Recovery, di mana menyosialisasikan potensi pertanian dan peternakan untuk anak dan remaja. Di mana akan berdampak langsung pada masyarakat di desa setempat. Program tersebut akan dimulai dari Kabupaten Boyolali.

“Ini juga sama dengan program yang kita lakukan menjadikan Jawa Tengah sebagai wilayah penampung pangan,” katanya.

Setidaknya, kata dia, ada tiga tantangan menjadikan wilayah sebagai penumpu pangan. Di antaranya keluasan lahan, sumber daya air, dan potensi manusia pada bidang pertanian/peternakan.

“Program ini relevan mendorong anak-anak dan remaja untuk bisa kembali mencintai profesi di dunia pertanian,” ucapnya.

Rudy Sukanto, selaku Resource Mobilization and Partnership Manager ChildFund International Indonesia, mengatakan, Program Perlindungan Anak, Internet Aman, hingga Green Economy Recovery diharapkan mampu menjangkau 5.000-10.000 orang. Di antaranya anak-anak yang terdampak langsung, hingga guru-guru, para orang tua, dan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  MBG di Semarang Jadi Upaya Strategis Tingkatkan Gizi dan Kualitas SDM Anak

Dikatakannya, secara spesifik ChildFund, memilah kelompok anak. Pertama dari usia 0-6 akan fokus tentang parenting, PAUD dan lain-lain. Kedua, pada usia 7-14 tahun dikenalkan dengan pendidikan dasar, keterampilan, pembelajaran sosial emosional atau social emotional learning (SEL).

“Nah, yang program di pertanian itu pada usia 15-24 tahun. Kami masuk melalui kelompok-kelompok pemuda yang ada di pedesaan, seperti Karang Taruna, dan lainnya,” katanya mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

Melalui program Green Economy apa Recovery itu, diharapkan agar anak-anak mencintai kembali profesi di sektor pertanian/peternakan.

Dalam langkah konkrit kedepan, kata Rudy, pihaknya akan melibatkan pelibatan lintas sektor. Termasuk dinas pertanian, dan dinas sosial di kabupaten/kota, organisasi seperti Yayasan Kesejahteraan Keluarga Soegijapranata (YKKS), Yayasan Keluarga Sejahtera Boyolali (YKSB), serta para orang tua.*

Berita Terkait

Cek Langsung Posko SPMB, Ahmad Luthfi Pastikan Seleksi Sesuai Aturan
Wagub Jateng Dorong Penguatan Pendidikan Akhlak Sejak Anak Usia Dini
Wagub Taj Yasin Serahkan Bisyarah, Hafiz Qur’an Didorong Terus Berkembang
Bunda Literasi Jateng Dorong Budaya Membaca Hadapi Tantangan Era Digital
Kesehatan Mental Anak Jadi Perhatian, Nawal Yasin Ajak Orang Tua Lebih Peduli
Gus Yasin Pastikan Semua Peserta SPMB Punya Kesempatan yang Sama
Menko Polkam Dorong Taruna Akmil Perkuat Karakter, Wawasan, dan Jiwa Kepemimpinan
6,38 Juta Siswa di Jateng Dapat Pendidikan Koperasi, Pertama di Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:47 WIB

Cek Langsung Posko SPMB, Ahmad Luthfi Pastikan Seleksi Sesuai Aturan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:00 WIB

Wagub Jateng Dorong Penguatan Pendidikan Akhlak Sejak Anak Usia Dini

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:43 WIB

Wagub Taj Yasin Serahkan Bisyarah, Hafiz Qur’an Didorong Terus Berkembang

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:30 WIB

Bunda Literasi Jateng Dorong Budaya Membaca Hadapi Tantangan Era Digital

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:55 WIB

Kesehatan Mental Anak Jadi Perhatian, Nawal Yasin Ajak Orang Tua Lebih Peduli

Berita Terbaru

Perum BULOG mendorong penguatan peran perguruan tinggi dalam ekosistem pangan nasional melalui program BULOG Campus Preneur. Foto : Dok.Bulog/metrojateng.id

Bisnis

BULOG Dorong Campus Preneur Jadi Model Kolaborasi Kampus

Jumat, 12 Jun 2026 - 19:23 WIB