Sosialisasi di Unimus, Edy Wuryanto Libatkan Mahasiswa Perluas Pemahaman Gizi di Masyarakat

- Reporter

Rabu, 22 April 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Sosialisai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan bersama dengan komisi IX DPR. Keterlibatan generasi muda dinilai menjadi kunci penting dalam keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, saat menggelar sosialisasi MBG titik kedua di Universitas Muhammadiyah Semarang, Sabtu (18/4).

Di hadapan mahasiswa, Edy menekankan bahwa MBG bukan hanya program pemerintah semata, melainkan gerakan bersama yang membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan akademisi. Ia menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menyebarluaskan pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang.

Baca Juga :  Guru Muchtar Jadi Inspirasi, Sekda Jateng Datangi Sekolah di Tengah Laguna Segara Anakan Cilacap

“Mahasiswa memiliki posisi penting dalam mengedukasi masyarakat. Program ini akan berhasil jika ada kesadaran bersama untuk menjadikannya sebagai kebutuhan, bukan sekadar bantuan,” ujarnya.

Edy menjelaskan bahwa MBG dirancang untuk menjawab berbagai persoalan gizi di Indonesia, khususnya pada anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan. Menurutnya, pemenuhan gizi yang optimal sejak dini merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Selain itu, ia juga menyoroti dampak ekonomi dari program tersebut. Dengan melibatkan petani, nelayan, dan pelaku usaha lokal, MBG dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  6,38 Juta Siswa di Jateng Dapat Pendidikan Koperasi, Pertama di Indonesia

“Program ini membawa manfaat ganda. Di satu sisi meningkatkan kualitas gizi masyarakat, di sisi lain menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Edy juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawal implementasi program agar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang semakin meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing menuju masa depan.*

Berita Terkait

Pemprov Jateng Siap Kawal Penyaluran Insentif Guru Agama Rp1 Juta per Bulan
Seleksi Terbuka dan Akuntabel, SPMB Jateng Terima 228 Ribu Murid
Forum Anak Soroti Bullying, Pemprov Jateng Perkuat Pencegahan
PJT I dan JKPKA Berikan Pelatihan Pemantauan Indikator Kualitas Air Sungai kepada Pelajar Semarang
Beasiswa Santri 2026 Masuki Tahap Seleksi, Pemprov Jateng Pastikan Proses Objektif
Jateng Perkuat Peran Ayah Lewat SE Antar Anak dan Ambil Rapor
Taj Yasin: Lebih dari 50 Kampus Terlibat Menyusun Kebijakan Pembangunan Jawa Tengah
Nawal Yasin Siapkan Edukasi Kesehatan Mental di Pesantren dan Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Jateng Siap Kawal Penyaluran Insentif Guru Agama Rp1 Juta per Bulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:41 WIB

Seleksi Terbuka dan Akuntabel, SPMB Jateng Terima 228 Ribu Murid

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:17 WIB

Forum Anak Soroti Bullying, Pemprov Jateng Perkuat Pencegahan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:32 WIB

PJT I dan JKPKA Berikan Pelatihan Pemantauan Indikator Kualitas Air Sungai kepada Pelajar Semarang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:32 WIB

Beasiswa Santri 2026 Masuki Tahap Seleksi, Pemprov Jateng Pastikan Proses Objektif

Berita Terbaru