Program MBG Disosialisasikan di Grobogan, DPR RI Tekankan Peran Kolaboratif Semua Pihak

- Reporter

Selasa, 7 Oktober 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Grobogan – DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) melaksanakan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sosialisasi program MBG ini bertujuan agar masyarakat mempunyai wawasan baru mengenai pentingnya menjalani pola makan hidup sehat sejak dini.

Kegiatan sosialisasi program MBG ini berlokasi di Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah, Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Sabtu, (4/10). Sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari anggota DPR RI, perwakilan Badan Gizi Nasional, hingga tokoh masyarakat setempat.

Acara dibuka langsung oleh Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto yang menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah nyata pemerintah dalam memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh akses terhadap pangan bergizi.

Baca Juga :  Jateng Ajak Santri Optimalkan Lahan Pesantren untuk Ketahanan Pangan

“Program ini bukan hanya soal makanan, tetapi tentang masa depan bangsa. Kita ingin memastikan anak-anak, ibu hamil, dan lansia memperoleh asupan gizi yang cukup agar mampu tumbuh sehat dan produktif,” ujar Edy.

Menurut Edy, MBG menjadi bagian penting dari upaya nasional menurunkan angka stunting secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif masyarakat dan organisasi keagamaan.

“Muhammadiyah telah menunjukkan teladan dengan membangun delapan dapur MBG di Grobogan. Ini bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Kolaborasi Jadi Kunci, Mahasiswa Diajak Terjun Langsung Bangun Jateng

Menanggapi hal tersebut, Rosyidi yang merupakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Grobogan, menyampaikan bahwa partisipasi Muhammadiyah merupakan wujud pengabdian sosial untuk mendukung kesejahteraan umat.

“Kami berkomitmen menjadikan dapur MBG sebagai pusat pelayanan gizi sekaligus sarana pemberdayaan ekonomi warga sekitar melalui keterlibatan petani dan UMKM lokal,” jelasnya.

Dengan dukungan semua pihak, diharapkan program MBG mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun generasi yang lebih sehat dan berdaya saing global.*

Berita Terkait

Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat
Ahmad Luthfi Pastikan Kuliah Mahasiswa NTT Tak Terhenti akibat Bencana
Santri Termuda Berusia 9 Tahun, Wagub Jateng Apresiasi 41 Penghafal Al-Qur’an
Kerja Sama dengan ACI Dijajaki, Santri Jateng Berpeluang Tempuh Pendidikan Hadis di Turki
Sekda Jateng Ajak Perguruan Tinggi Buka Peluang bagi Lulusan Sekolah Rakyat
Pesantren dan Kampus Bersinergi, Pemprov Jateng Perkuat Program Pesantren Obah
Gus Yasin Dianugerahi Budai Award 2026 sebagai Tokoh Pemimpin Muda Inspiratif
Sanggar Greget Hidupkan Kenangan Alumni SMAN 1 Semarang Lewat Tari Musikal

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:18 WIB

Ahmad Luthfi Pastikan Kuliah Mahasiswa NTT Tak Terhenti akibat Bencana

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WIB

Santri Termuda Berusia 9 Tahun, Wagub Jateng Apresiasi 41 Penghafal Al-Qur’an

Kamis, 3 September 2026 - 15:35 WIB

Kerja Sama dengan ACI Dijajaki, Santri Jateng Berpeluang Tempuh Pendidikan Hadis di Turki

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Sekda Jateng Ajak Perguruan Tinggi Buka Peluang bagi Lulusan Sekolah Rakyat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Pesantren dan Kampus Bersinergi, Pemprov Jateng Perkuat Program Pesantren Obah

Berita Terbaru