Taj Yasin: Penanganan TBC Butuh Gerakan Masif Seperti Saat Pandemi Covid-19

- Reporter

Kamis, 11 September 2025 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menekankan pentingnya kolaborasi lintas profesi untuk mengejar target eliminasi Tuberkulosis (TBC) tahun 2030. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Public Private Mix (PPM) TBC termasuk Intervensi TBC-HIV yang digelar di Rooms Inc Hotel Pemuda, Semarang, Kamis 11 September 2025.

Acara ini dirangkaikan dengan penandatanganan MoU bersama organisasi profesi kesehatan dalam rangka mendukung program Speling Melesat, sebuah inovasi untuk memperluas jangkauan layanan deteksi TBC di Jawa Tengah.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yunita Dyah Kusminar, mengungkapkan capaian penanganan TBC di Jawa Tengah masih di bawah target.

“Target bulan ini seharusnya 60 persen, namun capaian kita baru 53 persen. Karena itu kami mengajak organisasi profesi dan asosiasi kesehatan untuk bersama-sama memperkuat penemuan kasus dan pengobatan TBC,” jelasnya.

Ia menambahkan, penggunaan x-ray portable menjadi terobosan penting untuk mempercepat deteksi TBC secara mobile di seluruh daerah. Yunita mengapresiasi respons cepat Wagub Taj Yasin yang mengizinkan pengadaan tambahan alat tersebut di tahun depan.

Baca Juga :  Bangun Jawa Tengah, Luthfi Ajak Semua Pihak Perkuat Gotong Royong

Wagub Taj Yasin menegaskan, Jawa Tengah ditunjuk sebagai salah satu dari delapan provinsi proyek percontohan menuju Zero TBC 2030. Meski capaian cukup baik, ia menyebut target belum sepenuhnya terpenuhi.

“Untuk TBC RO baru 85 persen dari target 95 persen, sementara TBC SO sudah 92 persen. Kita harus terus bekerja keras,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan tingkat kematian akibat TBC masih lebih tinggi dibanding Covid-19. Yasin akan berkoordinasi dengan Gubernur Ahmad Luthfi agar program Jogo Tonggo kembali digencarkan karena penanganan TBC mirip seperti saat pandemi Covid-19.

“Banyak pasien tidak tuntas menjalani pengobatan, bahkan ada yang mengalami resistensi obat. Karena itu program Speling harus digerakkan masif, Jogo Tonggo seperti saat kita menangani Covid-19 dulu—menyeluruh, berbasis komunitas, dan konsisten,” ujarnya.

Adapun terkait pengadaan X-Ray Portable, Yasin menegaskan telah diinput ke dalam rancangan anggaran tahun 2026. Dengan begitu, deteksi TBC lebih cepat dan penanganan juga lebih maksimal.

Baca Juga :  Dari Parenting hingga Kesehatan Ibu Hamil, PKK Jateng Didorong Jadi Penggerak Perubahan

Dalam kesempatan itu, Pemprov Jateng memberikan penghargaan kepada tenaga medis dan tenaga kesehatan teladan tingkat provinsi. Penghargaan diberikan kepada Hildan Awaludin dari Puskesmas Kedungbanteng Banyumas (kategori Petugas Tanggap Darurat Bencana di Puskesmas).

Kemudian Nugroho Lazuardi dari RSUD dr. Adhyatma Semarang (kategori Tenaga Kesehatan Inovatif di RS Pemerintah), serta dr. Agus Fitrianto dari RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto (kategori Tenaga Medis Inovatif di RS Pemerintah).

Apresiasi juga diberikan kepada tiga daerah dengan kontribusi tertinggi dalam implementasi kolaborasi TBC-HIV, yakni Kabupaten Demak sebagai peringkat pertama, disusul Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Magelang.

Taj Yasin menambahkan, keberhasilan menekan kasus TBC akan berdampak besar pada pembangunan Jawa Tengah.

“Kalau angka TBC bisa ditekan, investor akan semakin yakin pada kualitas SDM kita. Karena itu kolaborasi lintas profesi dan semua pihak adalah kunci untuk mewujudkan Zero TBC 2030,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni
Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Berita Terbaru