Dekranasda Jawa Tengah Siapkan 51 UMKM Ikuti Kriyanusa

- Reporter

Rabu, 13 Agustus 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah bersama pemerintah provinsi (pemprov) setempat, terus bersiap mengikuti Kriyanusa 2025. Kriyanusa adalah pameran kerajinan nusantara berskala nasional, yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, 3-7 September 2025.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia mengatakan, Kriyanusa merupakan event tahunan yang setiap tahun selalu diikuti Jawa Tengah.

“Untuk yang tahun 2025 ini, kita konsepnya adalah Island. Kita kasih nama Paviliun Jawa Tengah. Itu untuk memberikan wadah atau tempat agar kabupaten/kota bisa mengikuti kegiatan yang bertaraf nasional itu,” kata July, di Gedung Dekranasda Jateng, Semarang, Senin (11/8/2025).

Nantinya, seluruh daerah di Jateng, yakni 35 kabupaten/ kota akan ikut serta dalam kegiatan Kriyanusa, dengan membawa 51 produk UKM.

“Baik itu mulai dari pakaian, ready to wear, kemudian batik, sepatu, tas, semua kerajinan lengkap ada di sana,” ucapnya.

Saat melakukan audiensi dengan Ketua Dekranasda Jateng Nawal Arafah Yasin, Emmy juga mendapatkan saran, ada salah satu merek batik yang bisa diikutsertakan dalam pameran nasional tersebut di Jakarta. Pihaknya pun memutuskan seketika dengan berbagai pertimbangan.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Genjot Pembangunan Jalan Lewat Anggaran Perubahan

“Di sana (Batang) ada batik yang sangat unik. Jadi dalam setiap membatik itu selalu melantunkan selawat. Nah, kenapa itu tidak menjadi pilihan kami? Karena di sana (Kriyanusa) itu ada batasan-batasannya, batik itu hanya boleh dipakai untuk bawahan, tidak boleh dipakai untuk atasan. Nah, makanya tidak kami bawa karena itu kan nanti eventnya nasional, tamu-tamunya juga seluruh Indonesia,” jelasnya.

Kendati demikian, kata Emmy, pihaknya tetap akan membawa batik yang dipilih dengan corak yang ada tumpalnya, untuk bawahan. Batik itu akan melengkapi koleksi UMKM lainnya.

Saat ini, terang Emmy, persiapan Jawa Tengah mengikuti Kriyanusa sekitar 90 persen. Semua produk yang diikutkan sudah dikurasi, kemudian desain untuk stan juga telah selesai, dan sudah disetujui Ketua Dekranasda Jateng. Konsep stan membawa ciri khas dari Dekranasda Jateng dari sisi warna dan ciri khas Jateng, yaitu kayu.

“Jadi kita nanti fokus kepada kayu, modern, namun tetap masih ada unsur-unsur alamnya yaitu kayu. Dan nanti di depan (stan) itu ada semacam welcome drink, jamu yang langsung dibeli di mbok jamunya. Jadi bukan ke mana, tapi mbok jamu yang bawa botol-botol yang ada tenggoknya itu. Nah, itu nanti juga diiringi lagu-lagu gending, tapi memang kita tidak membawa gendingnya,’ ujarnya.

Baca Juga :  Sekda Jateng: Pembukaan CASN 2026 Masih Tahap Pengkajian Awal

Dijelaskan, stan Jateng juga akan menyediakan workshop membatik, yang langsung mendatangkan pembatik. Jadi, pihaknya memberikan pengalaman membatik bagi para pengunjung. Mereka tidak hanya bisa membeli, tapi melihat prosesnya secara langsung, mengingat batik Jawa Tengah termasuk salah satu yang terbagus di Indonesia.

“Maka itu kita pamerkan juga cara membatiknya. Jadi mereka akan paham betul bagaimana cara membatik, bahkan kita berikan kesempatan mereka untuk ikut membatik di selembar kain sebesar (seukuran) sapu tangan itu, untuk mereka bawa pulang, yaitu batik tulis,” beber Emmy.

Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasin menyatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan Kriyanusa. Keikutsertaan UMKM yang ada, menurutnya, sudah mengakomodasi potensi setiap UMKM se-Jawa Tengah.

“UMKM yang siap diikutsertakan di Kriyanusa sudah mengakomodir seluruh kabupaten dan kota di Jateng,” tuturnya

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru