Stabilkan Harga Pangan Jelang Lebaran, DKP3 Gelar Gerakan Pangan Murah

- Reporter

Jumat, 21 Maret 2025 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN – Dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) selama Ramadan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Sragen menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pendopo DKP3. Kegiatan itu diselenggarakan serentak di 35 kota dan kabupaten se-Provinsi Jawa Tengah, Kamis (20/3/2025).

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Sragen, Suparno menyampaikan, kegiatan itu bertujuan untuk mengendalikan Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat, yang biasanya naik menjelang lebaran.

“Antusiasme masyarakat cukup tinggi, kemungkinan besar stok habis dan untuk beberapa komoditas kami jual dengan stok yang terbatas. Acara ini dimaksudkan untuk mengendalikan inflasi, kalau di-restock terus dikhawatirkan jadi kurang kondusif,” terangnya.
Berbagai komoditas pangan dijual dengan harga yang lebih murah, mulai dari Rp2.000 sampai Rp 3.000 dibandingkan harga pasar, di antaranya Beras SPHP dari Bulog dijual seharga Rp11.200/ kg, dan beras dari Gapoktan seharga Rp12.000/ kg.
Kemudian, gula pasir curah dari PG Mojo diberi harga Rp15.000/ kg, sedangkan gula kemasan dijual dengan harga Rp17.000/ kg, bawang putih dihargai Rp39.000/ kg, minyak goreng Rp18.000/ liter.
“Telur yang paling ramai peminatnya, kita jual sama persis dengan harga kandang. Saat ini Rp 22.500/ kg,” jelasnya.
Selain itu juga dijual frozen food, bahan minuman, aneka keripik, kue kering, dan bumbu bubuk asli buatan UMKM Sragen.
“Saat ini pemerintah gencar mengadakan GPM, agar masyarakat tahu harga pokmas sebenarnya aman terkendali. Jadi, masyarakat dalam kondisi seperti ini tidak perlu panic buying,” pesannya.
Kabid Suparno juga memberikan catatan penting untuk para pedagang, agar tidak mengambil keuntungan yang berlebihan menjelang Idulfitri. Lonjakan harga pangan yang terlalu signifikan akan membuat masyarakat merasa kurang nyaman.
Sementara itu, Saud dari warga Dukuh Sidorejo, Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen, merasa terbantu dengan adanya GPM ,lantaran harga yang dipatok relatif lebih murah daripada harga pasar.
“Even seperti ini sangat menolong masyarakat yang banyak kebutuhan menjelang Hari Raya, kesempatan seperti ini tidak boleh dilewatkan,” tuturnya.
Pengunjung yang baru saja mudik dari Sumatera itu berharap, GPM selanjutnya lebih dikondisikan agar tidak ada warga yang memborong, sehingga pembeli mendapatkan barang yang dibutuhkan secara merata.
Ada pula Ngatim dari anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) mengaku senang dengan adanya GPM, yang mendukung pemasaran beras para petani.
“Alhamdulillah, sangat bagus. Tahun depan semoga diadakan lagi.” harapnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Layanan EV, PLN Luncurkan Home Charging Services Versi Terbaru

Berita Terkait

Jateng Integrasikan Tiga Kawasan Wisata dalam Satu Ekosistem
Karyawan AXA Mandiri dan Pemprov DKI Jakarta Gaungkan Gerakan Kelola Sampah dan Literasi Keuangan Masyarakat
Luthfi Dorong Hipmi Ciptakan Peluang Baru di Tengah Tekanan Global
Waka DPRD Jateng Dorong Inovasi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal
Gus Yasin Ajak HIPKA Jateng Perkuat Ekonomi Syariah Berbasis Kolaborasi
Koperasi Merah Putih di Jateng Progresif, Heri Londo Minta Pemda Lakukan Pendampingan
Tarik Investor, Ahmad Luthfi Perkuat Kepastian Hukum dan Keamanan Daerah
Gencarkan Promosi Pariwisata Daerah, Waka DPRD Jateng Dorong Optimalisasi Media Digital

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:11 WIB

Jateng Integrasikan Tiga Kawasan Wisata dalam Satu Ekosistem

Senin, 20 April 2026 - 17:23 WIB

Karyawan AXA Mandiri dan Pemprov DKI Jakarta Gaungkan Gerakan Kelola Sampah dan Literasi Keuangan Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 19:23 WIB

Luthfi Dorong Hipmi Ciptakan Peluang Baru di Tengah Tekanan Global

Minggu, 19 April 2026 - 14:56 WIB

Waka DPRD Jateng Dorong Inovasi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal

Minggu, 19 April 2026 - 12:06 WIB

Gus Yasin Ajak HIPKA Jateng Perkuat Ekonomi Syariah Berbasis Kolaborasi

Berita Terbaru

Bisnis

Jateng Integrasikan Tiga Kawasan Wisata dalam Satu Ekosistem

Selasa, 21 Apr 2026 - 09:11 WIB

Daerah

Luthfi Ajak Nahdliyin Rawat Kebangsaan dan Perkuat Ekonomi

Senin, 20 Apr 2026 - 12:10 WIB