Ning Nawal Dorong Perempuan Jateng Lanjutkan Semangat dan Nilai Perjuangan RA Kartini

- Reporter

Senin, 20 April 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REMBANG – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah, Hj.Nawal Arafah Yasin, M.S.I, mengajak kaum perempuan di Jawa Tengah untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam kehidupan masa kini.

Ajakan itu disampaikan Ning Nawal, panggilan akrabnya, saat talkshow Peringatan Hari Kartini 2026 bertema “Kartini Menginspirasi: Berjiwa Independen, Teguh Berintegritas”, yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Museum RA Kartini Kabupaten Rembang, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, Kartini merupakan perempuan yang mampu berpikir melampaui zamannya. Sosok Kartini tidak hanya visioner, tetapi juga memiliki gagasan-gagasan besar yang hingga kini tetap relevan.

Nawal menekankan, spirit dan perjuangan RA Kartini, terutama terkait emansipasi kaum perempuan, diharapkan dapat terus diteladani dan dihidupkan oleh perempuan masa kini.

“Kartini bisa berpikir melampaui zamannya. Kartini bisa memiliki visi-visi yang sampai sekarang ini relevan. Dan beliau sudah memancarkan cahayanya, sehingga wanita-wanita pada saat ini harapannya bisa lebih menghidupkan cahaya-cahaya Kartini,” katanya, usai kegiatan.

Baca Juga :  Tahfidz Kini Diapresiasi, Santriwati Kendal Terima Bisyarah dari Wagub Taj Yasin

Nawal yang hadir di acara menjalankan perintah Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), itu, menuturkan, perjuangan pahlawan nasional tersebut dapat dilihat saat mendirikan sekolah perempuan pertama pada 1912 di Semarang, di tengah keterbatasan ruang gerak perempuan.

Tidak hanya berfokus pada pendidikan, Kartini juga memiliki dimensi religiusitas yang kuat. Pada usia muda, Kartini pernah belajar agama kepada Kiai Soleh Darat, bahkan mendorong lahirnya kitab tafsir Al-Qur’an berjudul Faidur Rahman.

Dari hal tersebut, Nawal menekankan, perempuan tidak cukup hanya berbekal ilmu pengetahuan. Namun juga pentingnya keseimbangan antara intelektualitas, karakter, dan spiritualitas.

“Maka perempuan itu bukan hanya berilmu ya, harus memiliki karakter yang baik. Seperti acara saat ini dengan tema integritas, perempuan juga perlu memiliki spiritualitas yang baik,” ucap istri Wakil Gubernur Jateng ini.

Baca Juga :  Olahraga Berkuda Makin Bergeliat, Jateng Siapkan Trek Pacuan Kuda Internasional

Dalam konteks kekinian, dia juga mengajak perempuan untuk mengambil peran aktif dalam melindungi dan memberdayakan sesama. Nawal menilai, nilai-nilai perjuangan Kartini tetap relevan, untuk menjawab berbagai persoalan sosial saat ini.

Terkait hal itu, perempuan didorong untuk aktif memerangi kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), poligami, serta konsisten menyuarakan isu-isu kesetaraan gender.

“Maka, Kartini masa kini harus bisa menjadi pelindung perempuan sekitarnya, bisa memberdayagunakan perempuan sekitarnya seperti saat ini,” beber Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Jateng tersebut.

Nawal menekankan, semangat perjuangan Kartini harus terus dilanjutkan, melalui aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat. Dia juga mengajak kaum perempuan Jawa Tengah untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Maka ini menjadi pesan, untuk kita terus memperjuangkan nilai-nilai Kartini sampai hari ini,” pungkas Ning Nawal.*

Berita Terkait

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan
Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh
335 Ribu Anak di Jateng Belum Sekolah, Waka DPRD Jateng Dorong Perluasan Program PJJ
Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas
Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Lulus PKN, 45 Pemimpin Jateng Didorong Terapkan Inovasi di Instansi
Harga Pertamax Turun, Legislator Gerindra Jateng Minta Evaluasi Kebijakan WFH ASN

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat

Berita Terbaru