Wagub Jateng Pastikan Perbaikan Tanggul Tuntang Jebol Segera Rampung, 9 Alat Berat Dikerahkan

- Reporter

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GROBOGAN – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau langsung progres perbaikan tanggul Sungai Tuntang yang jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Rabu, 18 Februari 2026.

Kunjungan ini merupakan langkah lanjutan setelah sebelumnya Gubernur Ahmad Luthfi juga melakukan tinjauan serupa untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

“Kemarin Pak Gubernur sudah menginstruksikan. Saya ingin memastikan pekerjaan dijalankan. Alhamdulillah, tinggal 2–3 hari lagi tanggulnya selesai,” ujarnya.

Selain fokus pada titik yang rusak, Wagub juga meminta pemerintah desa dan masyarakat aktif memantau kondisi tanggul di sepanjang aliran Sungai Tuntang.

Menurutnya, banyak bagian tanggul yang membutuhkan perawatan rutin agar tidak menimbulkan risiko baru saat curah hujan tinggi.

“Kalau ada yang membahayakan, segera dilaporkan ke kami. Nanti kami koordinasi dengan BBWS supaya saat hujan tinggi, air susulan tidak mengakibatkan jebol lagi,” tegasnya.

Ia menambahkan, penanganan kali ini tidak semata memperbaiki kerusakan yang sudah terjadi, tetapi juga langkah antisipatif di seluruh bentang tanggul.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Tekankan Kesetaraan sebagai Kunci Pelayanan Publik

“Saat ini kita tidak hanya menangani yang jebol, tetapi juga sepanjang tanggul Kali Tuntang akan kita antisipasi semuanya,” katanya.

Terkait kondisi warga terdampak, Taj Yasin menyampaikan bahwa kebutuhan logistik relatif aman.

“Alhamdulillah logistik lancar, insya Allah cukup semuanya. Hanya agak tersendat ketika masyarakat mulai bersih-bersih rumah,” jelasnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Alam (OP SDA) IV BBWS Pemali Juana, Heri Santoso, menyebutkan, pihaknya telah memobilisasi sembilan alat berat untuk mempercepat penutupan tanggul di dua titik jebol.

“Per hari ini kami memobilisasi sembilan alat berat di dua lokasi. Titik pertama sekitar lima alat, terdiri satu dozer dan empat ekskavator. Titik kedua empat ekskavator. Kami juga menambah satu alat kecil untuk normalisasi saluran irigasi di kaki tanggul,” ungkap Heri.

Menurutnya, target penutupan tanggul diproyeksikan selesai dalam 3 hari, setelah itu akan dilakukan penguatan tanggul dalam waktu 7 hari.

Baca Juga :  Idul Adha 2026, SPPG Tugu Karanganyar Semarang Perkuat Aksi Sosial Lewat Kurban

“Insyaallah hari Jumat selesai penutupan, setelah itu dilakukan penguatan dengan bronjong,” jelasnya.

BBWS juga terus melakukan pengawasan debit air, mengingat cuaca masih tergolong ekstrem. Pengendalian aliran Sungai Tuntang dilakukan melalui titik kontrol sesuai prosedur operasional standar (SOP).

“Untuk Sungai Tuntang ada dua titik kontrol poin, salah satunya di Bendung Gelapan. Debit air yang masuk berasal dari Bancak maupun Rawapening. Rawapening bisa ditutup sementara, tetapi debit terbesar sebenarnya dari Bancak, yang belum memiliki kontrol poin buka-tutup debit,” terangnya.

Ia menegaskan, kondisi cuaca menjadi faktor krusial dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“Cuaca sangat berpengaruh pada kegiatan di Sungai Tuntang,” pungkasnya.

Tanggul Sungai Tuntang jebol pada Senin, 16 Februari 2026, mengakibatkan jalur provinsi Semarang-Grobogan terputus.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jateng akan memasang jembatan armco dalam satu pekan agar jalan raya bisa dilalui kembali.***

Berita Terkait

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan
Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh
335 Ribu Anak di Jateng Belum Sekolah, Waka DPRD Jateng Dorong Perluasan Program PJJ
Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas
Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Lulus PKN, 45 Pemimpin Jateng Didorong Terapkan Inovasi di Instansi
Harga Pertamax Turun, Legislator Gerindra Jateng Minta Evaluasi Kebijakan WFH ASN

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat

Berita Terbaru