Wagub Jateng Lepas 640 Pemudik KA Gratis, Penumpang Berharap Kuota Lebih Banyak Tahun Depan

- Reporter

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah via kereta api (KA) resmi ditutup, Selasa, 17 Maret 2026. Sebanyak 640 pemudik diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen menuju stasiun Tawang Semarang menggunakan KA Tawang Jaya pada pukul 18.25 WIB.

Pemberangkatan delapan gerbong kereta ini dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

Rangkaian kereta melayani rute pantura, melintasi Bekasi, Haurgeulis, Jatibarang, Cirebon Prujakan, Babakan, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Weleri, hingga Semarang.

“Alhamdulillah, hari ini kita purna memberangkatkan mudik. Tujuannya banyak, dari Pekalongan, Brebes, Tegal, Semarang sampai Pati,” kata Taj Yasin didampingi istrinya, Hj. Nawal Arafah Yasin.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Gandeng Iran, Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Teknologi

Ia menekankan, program ini tidak hanya soal transportasi, tetapi memberi kesempatan perantau untuk kembali berkumpul dengan keluarga, termasuk bagi pemudik disabilitas yang turut difasilitasi.

Di stasiun tujuan, Pemprov Jateng menyiapkan tim medis untuk mengantisipasi kebutuhan kesehatan pemudik setelah perjalanan panjang.

Taj Yasin juga mengingatkan pemudik agar memastikan kondisi rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman, serta menjaga kesehatan selama perjalanan dan momentum Ramadan.

Bagi pemudik, program ini terasa nyata manfaatnya. Uyung Lestari (40), pekerja swasta asal Pati yang merantau di Jakarta sejak 2006, mengaku baru pertama kali ikut mudik gratis bersama suami dan dua anaknya.

“Kalau tidak ikut ini, bisa habis sekitar Rp500 ribu per orang. Empat orang hampir Rp2 juta. Jadi sangat membantu,” ujarnya.

Baca Juga :  BRI BO Semarang Pattimura Apresiasi Nasabah Pensiunan

Hal serupa disampaikan Asharudin (32), pekerja bengkel di Tangerang asal Kendal. Ia mendapatkan informasi program dari rekan kerjanya dan berhasil lolos pendaftaran.

“Daftarnya online dan rebutan. Saya kebetulan dapat. Sangat membantu,” katanya.

Namun, ia berharap kuota ke depan bisa ditambah karena masih banyak peminat yang belum terakomodasi.

Sebelumnya, pada siang hari, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga memberangkatkan pemudik dengan KA Jaka Tingkir dari Stasiun Pasar Senen menuju Solo, dengan total 648 penumpang.

Dengan keberangkatan terakhir ini, rangkaian mudik gratis Pemprov Jateng tahun 2026 pun berakhir.*

Berita Terkait

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau
Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot
Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027
Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci
Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia
GIIAS Semarang 2026, Pasar Otomotif dan PAD Jateng Berpeluang Tumbuh
Jepang Butuh Pengemudi, Jateng Siapkan Tenaga Kerja Teruji
Jateng Tarik Investasi Tiongkok Rp4,55 Triliun, 213 Ribu Tenaga Kerja Terserap

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:15 WIB

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau

Senin, 28 September 2026 - 16:14 WIB

Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot

Minggu, 27 September 2026 - 23:03 WIB

Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027

Kamis, 24 September 2026 - 17:29 WIB

Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci

Selasa, 22 September 2026 - 21:42 WIB

Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia

Berita Terbaru