Refleksi Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Mahasiswa Jateng Dorong Konsistensi Kebijakan Publik

- Reporter

Selasa, 28 Oktober 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Dalam rangka refleksi satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Koordinator Wilayah Jawa Tengah menggelar Dialog Kebangsaan, Senin (27/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Atap Langit Coffee, Semarang, itu mengusung tema “Pemerintahan Prabowo–Gibran: Kebijakan, Harapan, dan Dukungan Kaum Muda.”

Sekretaris Jenderal AMAN Jawa Tengah, Wafiq Akbar Hasibuan, menilai kepemimpinan Prabowo–Gibran membawa semangat baru bagi reformasi birokrasi Indonesia.

“Kepemimpinan Prabowo dan Gibran merupakan revitalisasi untuk birokrasi yang lebih efisien dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dialog tersebut dihadiri berbagai elemen mahasiswa dan akademisi dari sejumlah kampus di Semarang. Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus evaluasi terhadap arah kebijakan pemerintahan dalam satu tahun terakhir, terutama dari perspektif generasi muda.

Baca Juga :  Venue MTQ Nasional XXXI Masuki Tahap Finishing, Taj Yasin Targetkan H-1 Rampung

Ketua Himpunan Sumatera Utara UIN Walisongo, Toni, menyoroti besarnya ekspektasi publik terhadap duet Prabowo–Gibran.

“Pemerintahan ini dilantik dengan membawa harapan besar, terutama dari segmen pemilih muda yang menjadi salah satu basis pendukung utamanya,” katanya.

Sementara itu, Juang Abdi, dosen FISIP Universitas Diponegoro (UNDIP), mengingatkan pentingnya konsistensi pemerintah dalam menjalankan janji kampanye.

“Janji kampanye dihadapkan pada realitas fiskal, dan agenda pemberantasan korupsi serta penegakan demokrasi dihadapkan pada ujian konsistensi,” tegasnya.

Baca Juga :  Sambut Nataru, Wagub Jateng Pastikan Jalan Provinsi dalam Kondisi Prima

Dari kalangan aktivis, Affiq Malik, Ketua BEM FIB 2024, menilai kaum muda kini berada pada posisi penting dalam mengawal pemerintahan.

“Kaum muda yang awalnya menaruh harapan besar kini berada di persimpangan jalan. Namun, optimisme tetap perlu dijaga demi menyambut bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan rekomendasi kebijakan dari peserta kepada pengurus AMAN Jawa Tengah sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap arah pembangunan nasional.

Sebagai penutup, seluruh peserta bersama-sama membacakan Deklarasi Komitmen Kebangsaan dengan seruan:
“Mahasiswa Bersatu, Nusantara Kuat, Indonesia Emas, AMAN Jateng!”.***

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru