Banjir Mengancam, Pemprov Jateng Intensifkan Modifikasi Cuaca hingga 20 Januari

- Reporter

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus mengintensifkan langkah penanganan cuaca ekstrem yang berdampak pada banjir dan longsor di sejumlah wilayah.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengkoordinasikan untuk dilakukan modifikasi cuaca di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati yang dijadwalkan berlangsung dari 15-20 Januari 2026.

“Hingga tanggal 20 (Januari), kita melakukan rekayasa cuaca di beberapa daerah, yang paling utama di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin seusai menghadiri acara Istighotsah dan Pembinaan Organisasi dalam rangka Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) dan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Gedung MWCNU Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jumat, 16 Januari 2026.

Baca Juga :  Hari Santri, Gus Yasin Dorong Pondok Pesantren Terbuka pada Publik

Ia menjelaskan, Pemprov Jateng secara intensif memantau perkembangan cuaca pascapelaksanaan modifikasi cuaca. Upaya tersebut dilakukan sebagai ikhtiar untuk mengurangi intensitas hujan agar tidak terpusat di satu wilayah sehingga risiko banjir dapat ditekan.

Ia mengungkapkan, program modifikasi cuaca membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Proses tersebut melibatkan penggunaan helikopter yang diterbangkan beberapa kali ke wilayah sasaran untuk melakukan penyemaian awan.

Khusus di Kabupaten Pati, Pemprov Jateng mengerahkan beberapa helikopter untuk mengatur distribusi awan hujan agar tidak turun di wilayah tertentu saja. Dengan cara ini, diharapkan genangan dan banjir tidak makin meninggi.

Baca Juga :  Kesehatan Gratis Semakin Dekat, Speling Jateng Sentuh 474 Desa

Meski demikian, Taj Yasin menegaskan bahwa seluruh ikhtiar tersebut tetap harus diiringi dengan doa.

Selain ikhtiar teknis, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini juga menekankan pentingnya pendekatan spiritual melalui istighotsah. Ia mengajak seluruh jemaah untuk turut mendoakan Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Kendal, yang saat ini masih terdampak banjir.

“Saya mohon Jawa Tengah, termasuk Kendal yang sedang kebanjiran, untuk didoakan,” tuturnya.*

Berita Terkait

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni
Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun
Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim
Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BRI Purwodadi Distribusikan Bantuan Air Bersih
Kabar Dugaan OTT Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Belum Tentukan Langkah Pemprov
Ahmad Luthfi Dorong Kampus Terlibat Langsung dalam Pengentasan Kemiskinan Jateng

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Antisipasi Banjir dan Longsor, PKK Jateng Latih Kader Tanggap Bencana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Ahmad Luthfi Resmikan Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Layak Huni

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Demi Keselamatan Pengendara, Jalur Penyelamat Kalijambe Dikebut hingga Akhir Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua Nasional, Taj Yasin Genjot Wisata Ramah Muslim

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Jumlah Perajin Menyusut, Nawal Yasin Ajak Anak Muda Lestarikan Batik

Berita Terbaru