Puluhan Tahun Krisis Air, Warga Talunombo Wonosobo Kini Nikmati Air Bersih dari SPAM Gubernur Jateng

- Reporter

Rabu, 8 Oktober 2025 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOSOBO – Bantuan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuat warga Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Wonosobo, semringah. Setelah berpuluh tahun hidup kesulitan air, kini tinggal putar kran di rumah, air sudah melimpah.

Sukamto, warga Desa Talunombo, dengan antusias memperlihatkan kebahagiaannya setelah mendapatkan kemudahan akses air bersih. Sambil tersenyum, dia menujukkan kran air di depan rumahnya yang tidak pernah kering. Tinggal putar, air mengalir.

“Wah, sekarang air mudah dan melimpah. Setelah ada bantuan dari Pak Gubernur Jawa Tengah, air sudah mengalir sampai rumah,” katanya, Selasa (7/10/2025).

Bantuan SPAM tersebut menjadi jawaban atas keresahan terhadap sulitnya mendapatkan air bersih berpuluh tahun lamanya. Selama ini, dia dan warga yang lain harus rela menempuh lebih dari 3 kilometer, untuk mengambil air di tuk (sumber mata air) yang berada di desa sebelah.

“Biasanya kami bikin kelompok untuk mengambil air di tuk yang jaraknya lebih dari tiga kilometer. Kalau gak bikin kelompok, kami gak mampu karena jauh,” ungkapnya.

Biasanya, untuk mendapatkan air tiap warga mengeluarkan minimal Rp 30 ribu per bulan.

“Tapi sejak ada bantuan SPAM ini, jadi lebih mudah dan murah. Tiap bulan itu hanya Rp 5 ribu saja,” ungkapnya.

Darsijah, warga yang lain, juga mengaku mendapat manfaat yang luar biasa dari bantuan SPAM tersebut. Umurnya yang menginjak kepala tujuh itu, tidak lagi kerepotan harus meminta bantuan warga lain untuk mengambil air di tuk.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi: Siapa Pun yang Nitip Jabatan Akan Saya Coret

“Senang sekali, sekarang airnya sudah mengalir sampai rumah. Airnya juga bening dan bersih,” tuturnya.

Darsijah memanfaatkan air dari SPAM untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti mandi, masak, cuci perabot, hingga menyiram tanaman bunga di halaman rumahnya.

“Ya dipakai keperluan harian, sama menyiram bunga,” jelasnya sambil tersenyum.

Begitu pula dengan Mahmudi, yang sangat terbantu untuk mendapatkan air bersih untuk keperluan konsumsi sehari-hari. Menurutnya, air SPAM tersebut lebih bersih dan sehat ketimbang air dari tuk.

“Airnya lebih bersih dibanding air tuk. Air tuk itu keruh kalau musim hujan. Nah, kalau air SPAM ini selalu bersih,” terangnya. Kualitas air yang bagus, lanjut Mahmudi, membuat keluarganya dapat hidup lebih sehat.

“Anak saya ada dua, balita dan kelas dua SD. Jadi senang karena hidupnya lebih sehat,” imbuhnya.

Kepala Dusun Talunombo, Eko Prasetyawan, sangat mengapresiasi atas bantuan SPAM dari Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin. Bukan hanya memudahkan warga dalam mendapatkan air, tetapi juga mendukung upaya pemerintah desa dalam menekan angka stunting.

“Airnya sangat bersih dan sehat untuk dikonsumsi, sehingga bisa mendukung program penanganan dan pencegahan stunting,” katanya.

Lebih dari itu, ujar Eko, kemudahan air bersih sangat menopang potensi desa, yang saat ini tercatat sebagai desa wisata rintisan tersebut.

Baca Juga :  Deflasi 0,78% di Februari 2025, Stabilitas Harga di Jawa Tengah Terjaga

“Desa Talunombo ini desa wisata rintisan. Ada pengelolaan pertanian, perkebunan, batik hingga pengelolaan sampah. Jadi banyak wisatawan yang datang ke sini. Otomatis kemudahan air bersih sangat membantu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Matga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jawa Tengah, Hanung Triyono, menuturkan, bantuan SPAM sebagai upaya pengentasan miskin ekstrem, dan juga potensi stunting. Terlebih hal itu mencakup dalam program prioritas yang diusung Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, yakni desa maju dan berdaya serta pelayanan kesehatan.

“Desa Talunombo merupakan desa yang membutuhkan kemudakan akses air bersih. Sehingga, bantuan SPAM ini bisa membantu sekitar 600 lebih kepala keluarga di sana,” ujarnya.

Ditambahkan, SPAM di desa tersebut sangat bisa dioptimalkan dengan potensi 30 meter kubik air, dari sumber mata air yang ada. “Air dari SPAM sudah bisa dialirkan ke masing-masing rumah warga,” ucap Hanung.

Pada 2025, bantuan SPAM sudah mencapai 24 titik yang menyebar di seluruh Jawa Tengah. Sedangkan anggaran perubahan akan ditambah lagi enam titik.

“Jadi, di tahun 2025, total nantinya akan ada 30 titik SPAM yang kita bangun di desa yang membutuhkan,” tandasnya.

Berita Terkait

Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha
Turun Langsung, Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya Berjalan Cepat
Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan
Melalui Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Tangguh
Halalbihalal di Rembang, Taj Yasin Serukan Maaf Tanpa Sekat
Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan, DPR RI Ajak Masyarakat Terlibat
Kemenko Pangan Tunjuk Jateng Jadi Pilot Project Penguatan Kemitraan MBG
Pameran Abhirama Ranggawarsita Kembali Digelar, Sajikan Pengalaman Interaktif

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:27 WIB

Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha

Rabu, 15 April 2026 - 15:32 WIB

Turun Langsung, Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya Berjalan Cepat

Rabu, 15 April 2026 - 15:23 WIB

Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan

Selasa, 14 April 2026 - 17:26 WIB

Melalui Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Tangguh

Selasa, 14 April 2026 - 11:01 WIB

Halalbihalal di Rembang, Taj Yasin Serukan Maaf Tanpa Sekat

Berita Terbaru