Program MBG Disosialisasikan di Desa Karangklesem, Buka Peluang Rekrut Warga Jadi Petugas SPPG

- Reporter

Senin, 21 Juli 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyumas, Metrojateng.id – Sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kali ini hadir di Desa Karangklesem untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat mengenai program strategis nasional MBG. Program MBG merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam memerangi gizi buruk di Indonesia.

Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini bertempat di Balai Desa Karangklesem, Banyumas pada Minggu, 20 Juli 2025. Kegiatan yang yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait makanan bergizi itu diikuti oleh ratusan peserta.

Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohayatiningsih, Staff Koordinasi Direktorat Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional Mohamad Fadil Alchoiri, dan Kepala SPPG Cilacap Tengah Luki Ayu Purwatingingsih.

Dalam kesempatannya, anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih memaparkan beberapa hal termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis akan dilaksanakan dengan sesuai rencana. Program MBG juga didesain untuk mengatasi beberapa permasalahan.

Baca Juga :  Ning Nawal: Hari Ibu Bukan Sekadar Mother Day, Perempuan Pilar Harmoni Sosial

“Salah satu tujuan utama dalam program MBG yakni dalam membentuk generasi muda agar tumbuh menjadi generasi yang baik, disisi lain program MBG juga dirancang untuk agar dapat mengurangi angka stunting, menyerap tenaga kerja dilingkungan dapur Makan Bergizi Gratis,” ucap Reti Rohatiningsih.

Program MBG juga akan bermanfaat dalam meningkatkan perekonomian warga lokal dengan terlibat di dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Untuk 1 SPPG setidaknya akan merekrut 45- 50 petugas yang akan bekerja di dapur untuk menyiapkan ribuan porisi makanan bergizi. Dan untuk bahan baku yg digunakan oleh SPPG oleh bahan baku lokal.

“Perekonomian warga lokal khususnya para pelaku UMKM juga harus berjalan maksimal agar demi kelancaran program MBG. Satu SPPG akan bermanfaat untuk menjangkau minimal 3000 penerima manfaat,” ujarnya.

Senada, Direktorat Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional Mohamad Fadil Alchoiri menegaskan mengenai manfaat dari Makan Bergizi Gratis yakni untuk kebaikan dalam pertumbuhan anak.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Serahkan SK kepada 13 Ribu PPPK Paruh Waktu Jawa Tengah

“Visi dan misi dari program MBG ini untuk meningkatkan kualitas SDM menuju Indonesia Emas 2045. Sasaran dari program MBG ini adalah peserta didik dan non peserta didik.

Pemerintah juga akan menjamin mengenai asupan gizi yang terkandung dalam makanan bergizi sudah sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan termasuk kebutuhan protein, vitamin, karbohidrat, dan mineral.

Kemudian, Kepala SPPG Cilacap Tengah Luki Ayu Purwatingingsih menyampaikan mengenai perkembangan program MBG di Banyumas yang tengah berjalan dibeberapa wilayah.

“Saat ini, beberapa wilayah di Banyumas mulai membangun beberapa SPPG, oleh karena itu, partisipasi aktif dari masyarakat sangat diperlukan agar keberlanjutan program tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan secara adil dan merata,” tutup Luki Ayu.

Secara keseluruhan, sosialisasi ini menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis adalah investasi krusial bagi masa depan bangsa, yang membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan tata kelola yang profesional untuk mencapai potensi maksimalnya.***

Berita Terkait

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan
Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh
335 Ribu Anak di Jateng Belum Sekolah, Waka DPRD Jateng Dorong Perluasan Program PJJ
Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas
Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Lulus PKN, 45 Pemimpin Jateng Didorong Terapkan Inovasi di Instansi
Harga Pertamax Turun, Legislator Gerindra Jateng Minta Evaluasi Kebijakan WFH ASN

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Taj Yasin: Tradisi Keilmuan Watucongol Harus Terus Diteruskan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat

Berita Terbaru