Program Makan Bergizi di Semarang Dukung Peningkatan Kualitas SDM dan Daya Saing Ekonomi

- Reporter

Rabu, 29 Oktober 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Program Makan Bergizi (MBG) kembali disosialisasikan DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) untuk masyarakat Bandungan. Sosialisasi program MBG menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sosialisasi program MBG kali ini bertempat di Pondok Pesantren Tahfiz Modern Assalam, Bandungan, Kabupaten Semarang, pada Sabtu (25/10).

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ida Nurul Farida, serta Analis Pertahanan Negara Madya Set, Tati Herlia.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris, menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk ikut berperan aktif dalam mendukung gerakan ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

Baca Juga :  Taj Yasin Dorong Rumah Sakit Swasta Jadi Mitra Program Speling

“Pelaksanaan program MBG ini adalah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas SDM bangsa. Ini bukan hanya tentang makanan bergizi, tetapi juga tentang membangun kebiasaan baik yang berkelanjutan di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Tati Herlia, menjelaskan bahwa program MBG berlandaskan empat prinsip utama, yaitu pemenuhan kalori, keseimbangan gizi, kebersihan, dan keamanan pangan. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan MBG juga terbuka terhadap masukan masyarakat untuk terus diperbaiki dan disempurnakan.

“Program ini dirancang untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan sesuai kebutuhan gizinya. Harapannya, dari program ini akan lahir generasi sehat, cerdas, dan unggul yang menjadi fondasi Generasi Emas Indonesia 2045,” paparnya.

Baca Juga :  Rekor Muri Sajian Soto Terbanyak, Kado Indah Hari Jadi Ke-80 Provinsi Jawa Tengah

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ida Nurul Farida, menyoroti pentingnya intervensi gizi sejak usia dini.

“Program MBG adalah langkah strategis untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya pada anak-anak usia sekolah. Selain memberi manfaat kesehatan, program ini juga menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM dan bahan pangan daerah,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, seluruh pihak berkomitmen untuk memperluas penerapan nilai-nilai MBG di berbagai lapisan masyarakat. Program MBG diharapkan tidak hanya menjadi kebijakan pemerintah, tetapi juga gerakan bersama menuju Indonesia yang sehat dan berdaya saing tinggi.***

Berita Terkait

BPBD Jateng Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir di Solo Raya
Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha
Turun Langsung, Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya Berjalan Cepat
Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan
Melalui Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Tangguh
Halalbihalal di Rembang, Taj Yasin Serukan Maaf Tanpa Sekat
Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan, DPR RI Ajak Masyarakat Terlibat
Kemenko Pangan Tunjuk Jateng Jadi Pilot Project Penguatan Kemitraan MBG

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:39 WIB

BPBD Jateng Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir di Solo Raya

Rabu, 15 April 2026 - 16:27 WIB

Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha

Rabu, 15 April 2026 - 15:32 WIB

Turun Langsung, Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya Berjalan Cepat

Rabu, 15 April 2026 - 15:23 WIB

Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan

Selasa, 14 April 2026 - 17:26 WIB

Melalui Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Tangguh

Berita Terbaru