Pengusaha Tionghoa Jawa Tengah Rasakan Jaminan Kemudahan dan Keamanan Investasi

- Reporter

Kamis, 16 Oktober 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Jaminan kemudahan dalam berinvestasi di Jawa Tengah yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah dirasakan para pelaku usaha dan industri. Hal itu disampaikan perwakilan Perkumpulan Pengusaha Indonesia Tionghoa (Perpit) Jawa Tengah saat menemui Ahmad Luthfi di kantor Gubernur, Kota Semarang, Kamis, 16 Oktober 2025.

“Jawa Tengah memiliki iklim usaha yang bagus. Perizinan bagus, mudah, lebih bagus daripada sebelumnya,” ujar Ketua Umum Perpit Jawa Tengah, Siek Siang Yung atau akrab disapa Ayung, usai bertemu Gubernur.

Ia berharap dukungan dari Gubernur Jawa Tengah serta bupati dan wali kota yang selama ini diberikan bisa terus berlanjut. Kemudahan dalam perizinan sangat membantu para pengusaha untuk menjalankan usahanya.

Baca Juga :  Maruarar Setujui Usulan Ahmad Luthfi, Kuota Rumah Subsidi Jateng Naik Dua Kali

Perpit juga mengapresiasi upaya Gubernur Ahmad Luthfi dalam memperluas serta menambah kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus di beberapa daerah.

“Ini bentuk dukungan Gubernur kepada para pengusaha. Kami berharap bisa lebih bagus lagi,” jelas Ayung didampingi sejumlah pengurus Perpit Jawa Tengah.

Ahmad Luthfi mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah berkomitmen untuk memberikan jaminan kemudahan serta kondusivitas usaha dan industri di wilayahnya. Tujuannya tentu untuk menarik lebih banyak investasi masuk ke Jawa Tengah.

Baca Juga :  Libur Panjang Tahun Baru Islam, KAI Daop 4 Semarang Layani Lebih dari 219 Ribu Penumpang

Beberapa jaminan yang diberikan tersebut antara lain terkait kemudahan dalam mengurus perizinan. Kemudian menjamin tidak ada pungli dan tindak premanisme yang mengganggu investasi, serta menjaga kondusivitas wilayah dari konflik komunal, horisontal, dan vertikal.

“Tenaga kerja kami juga kompetitif dibandingkan daerah lain. Ini adalah jaminan yang kami berikan agar pengusaha nyaman dalam berinvestasi di Jawa Tengah, sehingga perekonomian dapat ditingkatkan,” kata Ahmad Luthfi.*

Berita Terkait

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW
Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha
Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal
GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra
Potong Tumpeng HUT ke-27 SP PLN, Abrar Ali Tegaskan Perjuangan Hak Pekerja
Abrar Ali Kukuhkan Pengurus SP PLN UID Yogyakarta, Tekankan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal

Berita Terbaru