Pemprov Jateng Pastikan BBM dan LPG Aman, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang

- Reporter

Kamis, 2 April 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dalam kondisi aman di tengah meningkatnya kekhawatiran publik. Masyarakat diimbau tidak melakukan panic buying dan tetap menggunakan energi secara bijak guna menjaga stabilitas pasokan.

Kepastian tersebut disampaikan setelah Pemprov Jateng melakukan koordinasi intensif dengan Pertamina terkait distribusi energi di wilayah Jawa Tengah. Hasilnya, ketersediaan BBM dan LPG dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, Agus Sugiharto, mengatakan masyarakat tidak perlu terpengaruh oleh isu yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.

“Berdasarkan koordinasi dengan Pertamina, stok BBM seperti Pertalite, Pertamax, Dexlite, Pertadex, Pertamax Turbo, serta LPG dalam kondisi aman,” ujarnya saat ditemui di Semarang, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga :  PLN Hadir untuk Rakyat, Ubah Limbah menjadi Berkah Bersama Pastelab Anak Muda Peduli Lingkungan

Ia menegaskan, panic buying justru berpotensi mengganggu distribusi dan stabilitas pasokan energi. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan mengakses informasi dari sumber resmi.

Selain itu, Pemprov Jateng juga mendorong gerakan efisiensi energi di tengah masyarakat. Upaya tersebut antara lain dilakukan dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke moda transportasi yang lebih hemat energi.

“Untuk jarak dekat, masyarakat bisa berjalan kaki atau bersepeda. Selain itu, bisa memanfaatkan transportasi umum atau berbagi kendaraan,” jelasnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turut menginstruksikan gerakan hemat energi BBM di seluruh wilayah. Upaya efisiensi dilakukan di lingkungan pemerintahan dan perkantoran, termasuk dengan memaksimalkan rapat daring untuk menekan mobilitas perjalanan dinas yang tidak mendesak.

Baca Juga :  Dorong Investasi BI dan Pemprov Jateng Gelar CJBIF, Semester I/2025 Investasi Capai Rp 21 Triliun

“Rapat dapat dilakukan secara virtual untuk mengurangi konsumsi BBM sekaligus meningkatkan efisiensi kerja,” imbuhnya.

Di sektor rumah tangga, masyarakat juga diimbau menggunakan LPG secara wajar dan tidak berlebihan. Langkah sederhana, seperti menggunakan air panas secukupnya, dinilai dapat membantu menjaga keseimbangan konsumsi energi.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemprov Jateng terus mengembangkan energi terbarukan. Beberapa di antaranya melalui pengolahan sampah plastik dengan metode pirolisis, pemanfaatan limbah organik menjadi bioetanol, serta pengolahan kotoran ternak menjadi biogas.

Program Desa Mandiri Energi juga terus digencarkan dengan memanfaatkan potensi lokal, seperti aliran irigasi untuk mikrohidro dan limbah industri kecil sebagai sumber energi alternatif.

Dengan pasokan yang terjaga, masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan, serta mendukung upaya penghematan energi demi keberlanjutan.***

Berita Terkait

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW
Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha
Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal
GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra
Potong Tumpeng HUT ke-27 SP PLN, Abrar Ali Tegaskan Perjuangan Hak Pekerja
Abrar Ali Kukuhkan Pengurus SP PLN UID Yogyakarta, Tekankan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal

Berita Terbaru