Pemprov Jateng Kerahkan Delapan Pompa, Sedot 1.900 Liter Air per Detik Atasi Banjir

- Reporter

Jumat, 24 Oktober 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemprov Jateng mengaktifkan delapan Pompa di sejumlah titik banjir yang ada di Kota Semarang. Jumlah itu bertambah 2 pompa jika dibandingkan pada hari sebelumnya.

Adanya penambahan pompa yang diaktifkan, maka diperkirakan bisa menyedot air hingga 1.900 liter per second (LPS). Jika tidak ada curah hujan tinggi, maka air diharapkan bisa segera surut. Lantaran pompa aktif selama 24 jam.

“Semenjak kemarin pompa telah terpasang. Hari ini Bapak Gubernur menginstruksikan menambah pompa agar lekas surut. Jika kemarin mampu menyedot air 1.400 LPS, maka jika ditambah dua poma jadi 1.900 LPS,” kata Kepala Pusdataru Pemprov Jateng, Henggar Budi Anggoro, Jumat, 24 Oktober 2025.

Baca Juga :  Gedung Pemkab Brebes Ambruk, Ahmad Luthfi: Penyebab Masih Didalami Polisi

Delapan pompa tersebut terpasang di sejumlah titik. Satu pompa di sekitar Kali Tenggang, dua pompa di Terboyo dan tiga pompa di Kali Sringin. Sementara dua pompa akan dipasang di titik efektif untuk melakukan pembuangan air genangan bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Dua pompa tambahan ini berasal dari Balai PSDA yang berada di Tegal dan Kudus.

Selain pemasangan pompa, pihaknya juga turun ke lokasi banjir guna mengecek penyebab utama mengapa begitu banyak genangan.

“Kami cek, tidak ada kaitan dengan pembangunan tol. Ini karena curah hujan yang begitu tinggi karena hujan deras dalam beberapa hari terakhir,” kata Henggar.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tinjau Pasar Wonogiri, Dorong Pembangunan Sarpras Darurat

Henggar mengatakan, sungai yang meluap itu tidak semata tanggung jawab Pemprov Jateng. menurutnya, masing-masing sungai ada penanggung jawab sesuai kewenangan. Sejumlah sungai juga dikelola oleh Kementerian melalui Balai Besar Pemali Juana.

Banjir kali ini melanda sejumlah wilayah di Kota Semarang, Kabupaten Demak dan juga Grobogan. Selain pompanisasi, Pemprov Jateng juga menyiapkan titik pengungsian bagi warga yang rumahnya tergenang.

Selain itu, bantuan logistik juga didistribusikan untuk memastikan kebutuhan pangan terjaga. Tak hanya itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga memerintahkan semua dinas terkait untuk turun. Sesuai tugas pokok dan fungsinya, masing-masing dinas membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.*

Berita Terkait

Dua Nyawa Melayang, Disdik Jateng Intensifkan Pendampingan Korban Kekerasan Pelajar di Sragen dan Brebes
Tindak Korupsi Caruy Tahap Finishing
Soal OTT Cilacap, Ahmad Luthfi: Integritas Pejabat Sudah Berulang Kali Ditekankan
Warga Cilibur Terdampak Longsor Minta Pemulihan Akses Jalan Penghubung Antar Desa
Tinjau Longsor Cilibur Brebes, Ahmad Luthfi Minta Perbaikan Jalan dan Sekolah Dipercepat
KPK dan Ahmad Luthfi Bantah Klaim Fadia Arafiq soal OTT
Kasus OTT Bupati Pekalongan, Ahmad Luthfi Ingatkan Pejabat Tidak Menyalahgunakan Wewenang
Pantau Tanah Amblas di Ungaran, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Warga Segera Dievakuasi

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:32 WIB

Dua Nyawa Melayang, Disdik Jateng Intensifkan Pendampingan Korban Kekerasan Pelajar di Sragen dan Brebes

Rabu, 8 April 2026 - 05:50 WIB

Tindak Korupsi Caruy Tahap Finishing

Minggu, 15 Maret 2026 - 06:03 WIB

Soal OTT Cilacap, Ahmad Luthfi: Integritas Pejabat Sudah Berulang Kali Ditekankan

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:43 WIB

Warga Cilibur Terdampak Longsor Minta Pemulihan Akses Jalan Penghubung Antar Desa

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:32 WIB

Tinjau Longsor Cilibur Brebes, Ahmad Luthfi Minta Perbaikan Jalan dan Sekolah Dipercepat

Berita Terbaru

Bisnis

Jateng Integrasikan Tiga Kawasan Wisata dalam Satu Ekosistem

Selasa, 21 Apr 2026 - 09:11 WIB