Pemprov Jateng Dekatkan Layanan Adminduk Lewat Cetak E-KTP di Rumah Rakyat

- Reporter

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi, dan Wagub Taj Yasin, terus mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Salah satunya, melalui layanan rekam dan cetak KTP elektronik, yang digelar di Co-Working Space atau Rumah Rakyat, Kantor Gubernur.

Layanan yang berlangsung 6-7 Mei 2026 tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, karena prosesnya cepat, mudah, dan gratis. Bahkan, pelayanan tidak hanya bagi warga Jawa Tengah, melainkan seluruh warga Indonesia.

Kabid Kependudukan dan Pencatatan Sipil Dispermasdesdukcapil Jateng, Nur Kholis mengatakan, layanan yang dibuka meliputi perekaman KTP pemula, penggantian KTP rusak atau hilang, hingga perubahan foto pada KTP.

“Kalau rusak ya bawa KTP yang rusak, kalau hilang membawa surat kehilangan. Kalau ganti foto wajib datang sendiri, tidak bisa diwakilkan,” kata Nur Kholis, saat ditemui Kamis (7/5/2026).

Selain layanan KTP elektronik, tersedia pula pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA). Dalam pelaksanaannya, Dispermasdesdukcapil Jateng menggandeng tiga daerah, yakni Kabupaten Demak, Kota Semarang, dan Kabupaten Kendal.

Baca Juga :  Nawal Yasin Targetkan Jateng Kembali Peringkat Dua Kegemaran Membaca Nasional

Nur Kholis menegaskan, pelayanan tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat, tanpa memandang domisili.

“Tadi ada mahasiswa dari Indonesia Timur juga kami layani. Jadi bukan hanya warga Jawa Tengah, tapi seluruh Indonesia bisa mengakses layanan ini,” katanya.

Ke depan, layanan serupa direncanakan rutin digelar setiap bulan di Rumah Rakyat. Menurutnya, publikasi akan diperkuat agar masyarakat mengetahui dan dapat memanfaatkan layanan tersebut.

“Insyaallah nanti rutin setiap bulan, kemungkinan minggu pertama,” jelasnya.

Warga Kota Semarang, Ariyani, memanfaatkan layanan tersebut untuk memperbarui foto KTP, karena kini telah berhijab. Dia mengaku proses pelayanan berjalan tertib dan cepat.

“Tadi saya dapat antrean nomor 56. Kurang lebih 15 menit dipanggil, langsung jadi, dan bisa dibawa pulang,” ujarnya.

Menurut Ariyani, layanan jemput bola seperti ini memudahkan masyarakat yang selama ini kesulitan meluangkan waktu datang ke kantor Dukcapil. Dia berharap layanan serupa bisa diperluas hingga tingkat kecamatan atau kelurahan, agar lebih dekat dengan warga.

“Harapannya bisa tidak hanya di kantor gubernur, tapi juga di kelurahan atau kecamatan. Jadi warga tidak harus ke tengah kota,” katanya.

Baca Juga :  Jalur Ekonomi Pantura Terdampak Banjir, Pemprov Jateng Siapkan Langkah Pemulihan

Warga lainnya, Sasa, mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya, saat memperbaiki KTP yang fotonya sudah pudar.

“Pelayanannya bagus, cepat banget, enggak sampai satu jam sudah jadi dan gratis juga,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan warga Kota Semarang, Sigit Ardianto. Dia mengatakan, petugas pelayanan sangat ramah dan membantu proses penggantian KTP miliknya, yang nomor induk kependudukannya sudah tidak terlihat.

“Saya tinggal sebentar karena ada agenda, pas balik ternyata sudah selesai. Petugasnya sangat membantu,” katanya.

Sigit berharap, informasi mengenai program pelayanan publik seperti ini dapat disosialisasikan lebih masif hingga tingkat RT/RW, agar semakin banyak warga mengetahui manfaatnya.

Berdasarkan data Dispermasdesdukcapil Jateng hingga 31 Maret 2026, jumlah perekaman e-KTP di Jawa Tengah telah mencapai 28.993.175 atau 99,30 persen. Untuk menuntaskan perekaman, pemerintah terus melakukan jemput bola ke sekolah-sekolah, rumah penyandang disabilitas, serta lansia.*

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru