Nawal Yasin: Ternak Ayam Petelur Bisa Jadi Pilar Ketahanan Pangan Keluarga

- Reporter

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, meninjau peternakan ayam di Desa Tergo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa (27/1/2026).

Peternakan itu dikelola oleh Kelompok Ternak Pandan Sari yang membudidayakan sekitar 700 ekor ayam petelur. Ayam tersebut merupakan bantuan Kementerian Pertanian RI untuk penguatan ketahanan pangan.

Dalam kunjungannya, Nawal menyampaikan, kegiatan itu merupakan bagian dari program Gerakan Ibu/Perempuan Menanam Pohon (Rabu Pon) TP PKK Jawa Tengah.

Menurut dia, Rabu Pon tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga mencakup budidaya ayam petelur, serta pengembangan ternak lainnya. Tujuannya, untuk menguatkan ketahanan pangan berbasis keluarga dan komunitas.

Ditambahkan, Gerakan Rabu Pon juga bentuk dukungan TP PKK Jateng terhadap program ketahanan pangan, yang pada 2026 ini menjadi prioritas pembangunan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Baca Juga :  Dubes Prancis: Jawa Tengah Jadi Provinsi Prioritas Investasi dan Kolaborasi

“Hari ini kita diperkenalkan dengan peternakan yang luar biasa dan sangat produktif. Ini bisa menjadi salah satu model, yang nantinya kita gerakkan dalam program Rabu Pon,” ujar Nawal, seusai tinjauan.

Dia membeberkan, dalam pelaksanaan Rabu Pon, TP PKK Jateng telah memberikan bantuan ayam, pakan, beserta kandangnya, yang ditempatkan di rumah-rumah warga. Dalam proses budidaya, dinas terkait nantinya akan melakukan pendampingan.

“Kita juga bantu makanannya, sampai maintenance ini dia bisa kita dampingi dengan dinas terkait,” ungkap istri Wakil Gubernur Jateng tersebut.

Dikatakan Nawal, program itu telah berjalan di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Salah satunya, di Kabupaten Purworejo melalui kelompok wanita tani, yang berhasil meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

Ke depan, model seperti ini akan diarahkan untuk masuk ke komunitas kecil berbasis keluarga. Selain untuk ketahanan pangan, juga untuk memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

Baca Juga :  Ratusan Warga Semarang Penuhi Launching Kolaborasi Marimas Bersama Willie

“Sasarannya adalah satu, keluarga yang masuk dalam data kemiskinan. Ini sudah kita lakukan di beberapa tempat, ada di lima kabupaten sebelumnya, dan sekarang di Kudus,” ungkap Nawal.

Sementara Ketua Kelompok Ternak Pandan Sari Desa Tergo, Agus Suyanto mengatakan, kelompok ternaknya terdiri dari 15 anggota, dan membudidayakan sekitar 700 ayam petelur. Ayam itu merupakan bantuan Kementerian Pertanian RI yang diberikan satu bulan lalu.

Dia bersama anggota kelompok ternak lainnya terus melakukan perawatan. Mulai dari membersihkan kandang, mengecek kesehatan ayam, memberi pakan, maupun mengambil telur yang sudah menetas.

Agus mengatakan, pihaknya senang atas kunjungan Ketua TP PKK Jateng dan Ketua TP PKK Kabupaten Kudus. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap peternak sangat penting.

“Kami sebagai pembudidaya ternak ayam, tentunya siap mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan,” ungkap Agus.*

Berita Terkait

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini
BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 T, Sektor Produktif Dominasi Pembiayaan
Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum
BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako
Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum
Semarang Tambah Pilihan Kuliner, The People’s Cafe dari ISMAYA Group Resmi Buka di Pollux Mall Paragon
Lonjakan Harga Plastik, Pemprov Jateng Gandeng Polisi Cegah Penimbunan
Akpol Dapat Bus Pendidikan dari BRI, Dorong Kualitas Taruna

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:20 WIB

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini

Rabu, 15 April 2026 - 12:57 WIB

BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 T, Sektor Produktif Dominasi Pembiayaan

Rabu, 15 April 2026 - 12:20 WIB

Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum

Berita Terbaru