Nawal Yasin: PKK Harus Jadi Garda Terdepan Atasi Perkawinan Anak di Jateng

- Reporter

Senin, 24 November 2025 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, terus memperkuat peran kadernya dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus perkawinan anak.

Lewat program Pandu Cinta (Pelayanan Terpadu Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak), kader PKK didorong untuk terlibat mengatasi perkawinan anak, yang saat ini marak terjadi di Jateng.

Nawal mengatakan, Pandu Cinta ialah implementasi dari program Cepak (Cegah Perkawinan Anak) TP PKK pusat. Dalam program itu, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah pihak, seperti MUI, pengadilan agama, Baznas, dan organisasi perlindungan perempuan dan anak.

“Jadi bagaimana kita bersama-sama memiliki satu komitmen untuk itu (pencegahan dan penanganan perkawinan anak),” kata dia, seusai membuka Kegiatan Sosialisasi Pandu Cinta di Aula Gedung TP PKK Provinsi Jateng, Senin (24/11/2025).

Tidak hanya berfokus pada aksi preventif seperti edukasi, pihaknya juga mengawal proses pengajuan dispensasi nikah bagi anak di bawah umur di Pengadilan Agama. Selain itu, memperkuat ketahanan keluarga.

Baca Juga :  BRI Slawi dan YBM BRILiaN Sigap Salurkan Bantuan Korban Tanah Bergerak di Padasar

“Kita juga bekerja sama dengan Kemenag untuk nanti adanya bimbingan pranikah bagi anak yang terpaksa menikah dan anak yang mendapatkan dispensasi perkawinan anak tersebut,” ucap istri Wakil Gubernur Jateng.

Nawal mengungkapkan, sepanjang 2024, terdapat 7.903 kasus perkawinan anak di Jateng. Dari jumlah itu, mayoritas perempuan dengan 6.082 anak, sedangkan 1.821 anak laki-laki.

“Kita harus bergerak, memastikan dan mengawal bagaimana Pandu Cinta ini paling tidak kita memiliki intervensi, untuk kemudian menangani dan melakukan kegiatan preventif,” tegas dia.

Menurutnya, ada sejumlah faktor yang menyebabkan maraknya perkawinan anak. Seperti, kemiskinan, pendidikan, anak hamil di luar nikah, serta minimnya kesadaran tentang dampak menikah di usia anak.

Nawal menyebutkan dampak negatif perkawinan anak. Seperti, anak bisa putus sekolah, meningkatkan angka kemiskinan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), hingga menyebabkan perceraian.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Jateng Tegaskan Pembangunan Harus Merata untuk Wujudkan Kesejahteraan Sosial

Dia berharap, dengan adanya keterlibatan kader PKK melalui program Pandu Cinta, tren menikah pada usia anak di Jateng dapat menurun.

“Diharapkan dari faktor-faktor ini kita bisa meminimalisir. Kedua, harapannya hak-hak anak itu terpenuhi, dia masih bisa sekolah, masih bisa mengembangkan masa depannya,” harap Nawal.

Di luar itu, pihaknya juga mengoptimalkan Forum Anak dan Forum Generasi Berencana, untuk pengembangan potensi anak. Menurutnya, kegiatan di forum itu dapat menjauhkan anak dari pergaulan bebas dan seks di luar nikah, yang nantinya berimbas pada pernikahan anak.

“Di sini sebenarnya kalau misalnya masih disosialisasikan, insyaallah akan meminimalisir adanya misalnya bahaya narkoba, pernikahan anak, dan kemudian seks di luar nikah,” tandas Bunda Forum Anak Jateng tersebut.***

Berita Terkait

Gerak Cepat Tangani Jalan Rusak di Jateng, Luthfi Geser Anggaran Rp200 Miliar Lewat Perkada
Luthfi Ajak Semua Pihak Bersinergi Cegah Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan
Jateng Perkuat UMKM dengan KUR Murah dan Perluasan Akses Pasar
Kejurnas Sprint Rally Semarang Gerakkan Ekonomi dan Wisata Olahraga Jateng
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Perketat Pengawasan Ruang Publik
Lestarikan Budaya Lokal, Heri Pudyatmoko Dorong Adaptasi Lewat Pemanfaatan Media Digital
Jaga Ketertiban Sosial, Wakil Ketua DPRD Jateng Tekankan Partisipasi Masyarakat 
Wakil Ketua DPRD Jateng Tegaskan Pembangunan Harus Merata untuk Wujudkan Kesejahteraan Sosial

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 20:18 WIB

Gerak Cepat Tangani Jalan Rusak di Jateng, Luthfi Geser Anggaran Rp200 Miliar Lewat Perkada

Senin, 8 Juni 2026 - 18:26 WIB

Luthfi Ajak Semua Pihak Bersinergi Cegah Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan

Senin, 8 Juni 2026 - 18:16 WIB

Jateng Perkuat UMKM dengan KUR Murah dan Perluasan Akses Pasar

Senin, 8 Juni 2026 - 08:28 WIB

Kejurnas Sprint Rally Semarang Gerakkan Ekonomi dan Wisata Olahraga Jateng

Senin, 8 Juni 2026 - 07:05 WIB

Lestarikan Budaya Lokal, Heri Pudyatmoko Dorong Adaptasi Lewat Pemanfaatan Media Digital

Berita Terbaru