MES Jateng Gandeng KDKMP Tambakrejo, Gus Yasin Sambut Positif Kolaborasi Syariah

- Reporter

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, menyambut baik dukungan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Tengah yang menginisiasi kolaborasi dengan salah satu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Semarang. Kolaborasi itu diwujudkan melalui pembentukan koperasi berbasis ekonomi syariah yang diterapkan dalam KDKMP Tambakrejo, Kota Semarang.

“Saya berterima kasih kepada MES yang sudah menginisiasi berkolaborasi dengan salah satu koperasi Merah Putri yang ada di Kelurahan di Kota Semarang, melakukan koperasi berbasis ekonomi syariah,” ujarnya, usai mewakili Gubernur Ahmad Luthfi memberikan sambutan pada Seminar Nasional dan Musyawarah Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Tengah, dengan tema “Optimalisasi Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Berbasis Syariah di Jawa Tengah”, Sabtu, 9 Mei 2026 di MG Setos Kota Semarang.

Baca Juga :  Genjot PAD Daerah, BUMD Jateng Ditargetkan Setor Dividen Tumbuh 10,58 Persen

Gus Yasin, sapaan akrabnya mengatakan, kolaborasi tersebut perlu dikembangkan. Bahkan bisa menjadi pilot project di Jawa Tengah. Mengingat, ada 8.000 lebih KPKMP yang sudah berdiri di Jawa Tengah.

“Saya berharap ini bukan hanya satu, nantinya bisa tumbuh koperasi Merah Putih yang berbasis syariah lain yang muncul,” ujarnya.

Gus Yasin mendorong rintisan itu dilaksanakan pada tahun 2026. Sehingga dapat mewujudkan tema pembangunan Jawa Tengah di tahun 2027 yang fokus pada wisata dan ekonomi syariah.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum MES Jateng Nyata Nugraha mengatakan, kolaborasi dengan KDKMP Tambakrejo Kota Semarang merupakan terobosan pertama di Jawa Tengah. Dia berharap hal itu bisa menjadi pilot project untuk 12 kepengurusan MES yang ada di kabupaten/kota di Jateng.

Nyata mengatakan, MES Jateng berkomitmen untuk mendukung pembangunan di Jawa Tengah. Terlebih, tema pembangunan di Jateng pada tahun 2027, pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sebagai tulang punggung kemajuan perekonomian daerah.

Baca Juga :  Ngonten Positif di Ramadan? Smartfren Siapkan Pelatihan Digital untuk Santri

“MES Jawa Tengah siap untuk mendampingi, dan membantu program dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah terutama adalah menuju program di tahun 2027,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal MES Pusat Ari Permana yang juga hadir memberikan sambutan mengatakan, MES akan berada paling depan di Jawa Tengah untuk mendukung program pembangunan Jawa Tengah di tahun 2027.

“Kami di Jakarta sudah siap 100 persen untuk bisa memback up,” ujarnya.

Gus Yasin juga menyempatkan menyapa dan mengunjungi produk UMKM yang menggelar lapak pameran di sekitar kegiatan berlangsung. Antara lain, tenun troso, fashion, dan kuliner, binaan dari MES Jateng.*

Berita Terkait

Bulog Jateng Perkuat Distribusi Minyakita ke Puluhan Pasar Rakyat
Maruarar Setujui Usulan Ahmad Luthfi, Kuota Rumah Subsidi Jateng Naik Dua Kali
Buruh Pabrik Brebes Jaga Asa Anak Lewat Rumah Subsidi Sederhana
Luthfi Sebut Kreativitas Anak Muda Penting untuk Ketahanan Ekonomi Daerah
Nawal Yasin Optimistis UMKM Jateng Tumbuh Kuat dan Mampu Tembus Pasar Dunia
Tolak Angin Bantu Pulihkan Penglihatan 100 Warga Putussibau
Tolak Angin Kuasai 72 Persen Pasar, Sido Muncul Optimistis Laba Tembus Rp1,2 Triliun
Mahasiswa Kedokteran UNNES Belajar Riset Herbal di Pabrik Sido Muncul

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:34 WIB

Bulog Jateng Perkuat Distribusi Minyakita ke Puluhan Pasar Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:21 WIB

MES Jateng Gandeng KDKMP Tambakrejo, Gus Yasin Sambut Positif Kolaborasi Syariah

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:04 WIB

Maruarar Setujui Usulan Ahmad Luthfi, Kuota Rumah Subsidi Jateng Naik Dua Kali

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:55 WIB

Buruh Pabrik Brebes Jaga Asa Anak Lewat Rumah Subsidi Sederhana

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:49 WIB

Luthfi Sebut Kreativitas Anak Muda Penting untuk Ketahanan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru