Malam Takbiran Jateng Kondusif, 55 Titik Aman dan Nyaris Tanpa Insiden

- Reporter

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah di Jawa Tengah berlangsung aman dan tertib. Hingga Jumat (20/3/2026) pukul 21.00, tidak ada kejadian menonjol di 55 titik kegiatan yang tersebar di seluruh wilayah. Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk melakukan pengamanan ketat agar Lebaran berjalan aman.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan langsung situasi malam takbiran dari Pos Terpadu Pelayanan Perayaan Idulfitri 1447 H Polrestabes Semarang di kawasan Simpanglima.

Pemantauan tersebut turut dihadiri Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, Sekda Jateng Sumarno, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, serta perwakilan instansi terkait lainnya. Selain itu, dilakukan pula video conference dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Wibowo menyampaikan, secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Tengah selama malam takbiran terpantau kondusif.

“Pantauan malam takbiran cukup aman dan tertib, meskipun sempat terjadi hujan rintik di Kota Semarang. Kami berharap cuaca cerah dan pelaksanaan salat Idulfitri besok berjalan khusyuk,” ujarnya.

Baca Juga :  Ning Nawal Ajak Perempuan Hadapi Tantangan Digital dengan Ilmu, Akhlak, dan Empati

Ia menambahkan, selama arus mudik hingga malam takbiran, tidak terdapat kejadian menonjol. Hanya terdapat satu kasus petasan di Semarang yang telah ditangani, serta satu kecelakaan di ruas Tol Pemalang. Menurutnya, kondisi kondusif ini tidak lepas dari kesiapsiagaan 11.800 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, instansi pemerintah, hingga organisasi kemasyarakatan.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi dalam laporannya kepada Kapolri menyampaikan bahwa aktivitas masyarakat pada malam takbiran tetap terkendali, termasuk kegiatan takbir keliling yang diperbolehkan dengan koordinasi bersama aparat keamanan.

“Kami laporkan, situasi di Jawa Tengah aman. Di Simpanglima sendiri tidak terlalu ramai. Kegiatan takbir keliling tetap diperbolehkan dengan pengaturan dan koordinasi,” katanya.

Ahmad Luthfi juga mengungkapkan, berdasarkan data sementara hingga 20 Maret 2026, jumlah kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah mencapai sekitar 1,37 juta unit, sedangkan kendaraan keluar tercatat sekitar 750 ribu unit.

Baca Juga :  Nafa Urbach Dorong Sinergi Warga dan BGN Sukseskan Program MBG di Temanggung

“Jawa Tengah masih menjadi sentral arus mudik nasional, dan terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjut dia, telah melakukan berbagai langkah mitigasi melalui koordinasi lintas sektoral, mulai dari pengaturan lalu lintas, kesiapan infrastruktur jalan, pengamanan objek wisata, hingga antisipasi potensi bencana. Selain itu, pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan tidak terjadi kelangkaan selama periode Lebaran.

“Kami berharap situasi kamtibmas tetap terjaga, termasuk stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat,” katanya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam arahannya mengapresiasi sinergi yang terjalin antara seluruh unsur Forkopimda di Jawa Tengah. Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan selama periode mudik dan perayaan Idulfitri.

“Terus lakukan pemantauan dan perkuat koordinasi lintas sektoral, termasuk dengan kementerian terkait,” ujar Kapolri.*

Berita Terkait

Jambore Pemuda 2026 di Solo, Pemprov Jateng Siapkan Generasi Penerus Pembangunan
Pesantren Obah Perluas Akses Pendidikan, 482 Santri Terima Beasiswa pada 2026
Gubernur Luthfi Benahi Irigasi Demak, 450 Hektare Sawah Kejar Tiga Kali Tanam
Pantura dalam Ancaman, Timbulsloko Jadi Percontohan Perlindungan Pesisir
HexBricks Jadi Harapan Baru Perlindungan Pesisir Demak, Warga Ikut Raup Penghasilan
Menuju Puncak Hari Santri 22 Oktober, Jateng Gelar Beragam Kegiatan Keagamaan
Saatnya Cerita Rakyat Naik Panggung! Festival Mendongeng Jateng Berhadiah Rp 5 Juta
Hadapi Dinamika Upah Minimum, KSPN Jateng Diminta Tajam dan Kritis

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Jambore Pemuda 2026 di Solo, Pemprov Jateng Siapkan Generasi Penerus Pembangunan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Pesantren Obah Perluas Akses Pendidikan, 482 Santri Terima Beasiswa pada 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Gubernur Luthfi Benahi Irigasi Demak, 450 Hektare Sawah Kejar Tiga Kali Tanam

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

HexBricks Jadi Harapan Baru Perlindungan Pesisir Demak, Warga Ikut Raup Penghasilan

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Menuju Puncak Hari Santri 22 Oktober, Jateng Gelar Beragam Kegiatan Keagamaan

Berita Terbaru