Kecelakaan Bus Tol Krapyak, Pemprov Jateng Tanggung Identifikasi hingga Pemulangan Korban

- Reporter

Senin, 22 Desember 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menanggung seluruh proses pemulangan korban meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal bus PO Cahaya Trans di simpang susun exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Senin dini hari, 22 Desember 2025.

Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Ahmad Luthfi saat menyambangi keluarga korban di kamar jenazah RSUP dr Kariadi, Kota Semarang, Senin, 22 Desember 2025. Pemprov Jateng bertanggung jawab penuh mulai dari proses identifikasi, pengangkutan jenazah, hingga pengawalan ambulans ke rumah duka masing-masing korban.

“Penanganan kecelakaan ini memang menjadi kewenangan kepolisian. Namun, kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan seluruh korban meninggal dunia ditangani dan dipulangkan oleh Pemprov Jawa Tengah, termasuk pengawalan sampai ke rumah duka,” ujar Luthfi.

Baca Juga :  Gubernur dan Wagub Jawa Tengah Turun Langsung Bersihkan Pantai Jodo, Tandai Gerakan ASRI

Ia menegaskan, seluruh korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi akan difasilitasi ambulans dan mendapat pengawalan hingga tiba di daerah asal.

Selain penanganan korban meninggal, Pemprov Jateng juga memastikan perawatan korban luka berjalan optimal. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah telah diterjunkan untuk mendampingi proses penanganan medis terhadap para korban yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang.

“Untuk korban luka yang saat ini menjalani perawatan, dinas kesehatan turun langsung memastikan pelayanan medis berjalan maksimal,” katanya.

Gubernur Ahmad Luthfi turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Gaungkan Jateng ASRI, Pantai Jodo Jadi Titik Awal Gerakan

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami menyampaikan duka yang mendalam. Semoga para korban yang meninggal husnul khatimah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ucapnya.

Sebagai informasi, kecelakaan melibatkan bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV yang mengangkut 34 penumpang dengan rute Jatiasih, Jakarta, menuju Yogyakarta. Bus diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum kehilangan kendali, menabrak pembatas jalan, dan terguling sekitar pukul 00.30 WIB.

Hingga Senin siang, jumlah korban meninggal dunia tercatat 16 orang, sementara 18 penumpang lainnya masih menjalani perawatan di RSUP dr Kariadi, RS Columbia Asia, serta RSUD dr Adhyatma MPH (RS Tugu Semarang).*

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru