Blusukan ke Pasar Gede Solo, Ahmad Luthfi Pastikan Harga Sembako Tetap Stabil Jelang Lebaran

- Reporter

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAKARTA – Menjelang perayaan Idulfitri, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung ke Pasar Gede, Solo, Rabu (18/3/2026), untuk memastikan harga dan pasokan bahan pokok tetap stabil. Di sela peninjauan, ia juga memborong berbagai dagangan pedagang, mulai dari rambak hingga pete, sekaligus mentraktir warga di tengah ramainya aktivitas pasar.

Suasana Pasar Gede tampak lebih padat dari biasanya. Lonjakan pengunjung terjadi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.

Di tengah keramaian tersebut, Ahmad Luthfi didampingi sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta BUMD pangan PT Jateng Agro Berdikari (JTAB), menyusuri lorong pasar sambil berdialog dengan para pedagang.

Tak sekadar memantau, Ahmad Luthfi juga membeli sejumlah komoditas seperti kerupuk rambak, kacang panjang, jamur, hingga pete dari lapak pedagang. Aksinya itu langsung menyita perhatian pengunjung. Warga tampak antusias menyapa hingga mengabadikan momen tersebut.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Siap Percepat Perizinan Demi Sukseskan Program 3 Juta Rumah

“Sugeng rawuh di Pasar Gede, Pak Luthfi. Monggo diborong, Pak,” ujar para pedagang bersahutan. Permintaan itu pun ditanggapi oleh Ahmad Luthfi. Tak hanya memborong dagangan para pedagang, Ahmad Luthfi juga mentraktir warga yang berbelanja. Beberapa barang dia beli untuk warga. Karuan saja warga menyambutnya dengan gegap gempita.

Gubernur juga mengajak ngobrol para pedagang. Tak sedikit yang meminta foto bersama dengan orang nomor satu tersebut. Di sela kunjungannya, Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya pengecekan langsung di lapangan meski pemerintah telah memiliki sistem pemantauan digital.

“Kita punya aplikasi untuk memantau harga di seluruh pasar di Jawa Tengah. Tapi itu tidak cukup, harus kita cek langsung di lapangan,” ujarnya. Ia menyebut, terdapat dua indikator utama yang menjadi perhatian pemerintah, yakni ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok.

Dari hasil pantauan, harga sejumlah komoditas seperti cabai dan telur ayam ras memang mengalami fluktuasi. Namun, menurutnya, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar seiring meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.

Baca Juga :  Perkuat Ekspansi, KENCANA® Store Buka Toko Baru di 9 Titik

“Kalau naik sedikit itu wajar. Cabai di kisaran Rp 70.000 sampai Rp 80.000 masih normal. Kemarin sempat Rp 100.000, sekarang sudah mulai turun,” jelasnya.

Sementara itu, stok bahan pokok lainnya seperti beras, minyak goreng, dan daging ayam dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi. Untuk menjaga stabilitas harga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan langkah antisipasi melalui sinergi dengan Bulog dan BUMD pangan.

“Begitu ada kenaikan harga di pasar, JTAB langsung turun melakukan intervensi,” tegasnya. Ia menambahkan, PT Jateng Agro Berdikari berperan sebagai ujung tombak dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di lapangan.

“JTAB ini komandan untuk penetrasi bahan pokok penting. Kalau ada kenaikan harga, mereka langsung bergerak, baik cabai, bawang, maupun daging,” ungkapnya.*

Berita Terkait

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW
Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha
Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal
GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra
Potong Tumpeng HUT ke-27 SP PLN, Abrar Ali Tegaskan Perjuangan Hak Pekerja
Abrar Ali Kukuhkan Pengurus SP PLN UID Yogyakarta, Tekankan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal

Berita Terbaru