Jateng Ajak Santri Optimalkan Lahan Pesantren untuk Ketahanan Pangan

- Reporter

Rabu, 22 Oktober 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maumoen mengajak para santri untuk turut berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Hal itu disampaikan usai apel puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dipusatkan di Kabupaten Kudus, Rabu 22 Oktober 2025.

Menurut Taj Yasin, banyak pondok pesantren di Jawa Tengah memiliki lahan yang bisa dioptimalkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.

“Pada prinsipnya, banyak pondok pesantren yang memiliki lahan di lingkungan pesantren. Karena itu, kami mengajak untuk berkolaborasi dalam memanfaatkan lahan-lahan tersebut, baik tegalan maupun sawah milik pesantren, agar bisa memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar pria yang akrab disapa Gus Yasin itu.

Baca Juga :  Program Sekolah Kemitraan Jateng Antar Ribuan Anak Kurang Mampu Kembali Bersekolah

Ditambahkan, kegiatan bertani bukanlah hal baru bagi kalangan santri. Tradisi mengelola lahan pertanian telah menjadi bagian dari kultur pesantren sejak lama.

“Santri bertani itu bukan hal baru. Sejak dulu, karena kami juga dari kalangan pesantren, santri sudah akrab dengan dunia pertanian. Kami ingin menghidupkan kembali semangat itu sebagai bentuk kemandirian dan kontribusi nyata pesantren untuk bangsa,” tambahnya.

Apel puncak Hari Santri Nasional 2025 di Kudus tersebut diikuti oleh ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kudus dan sekitarnya.

Baca Juga :  Mengenalkan Tradisi Bahari, SMP Nasima Belajar di Galangan Kapal Batang

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir memimpin apel sekaligus menyampaikan amanat Menteri Agama RI, yang menegaskan pentingnya peran pesantren sebagai pusat peradaban Islam Nusantara dan motor penggerak kemajuan bangsa.

Adapun peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia”. Selain apel rangkaian kegiatan juga meliputi, Ngaji Bandongan ASN Pemprov Jateng, pameran produk usaha santri dan pelaku UMKM binaan, dan “Jateng Bersholawat” yang digelar pada Selasa malam, 21 Oktober 2025, di Simpang Tujuh, Kudus.*

 

Berita Terkait

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026
Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah
Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat
Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet
Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat
Ahmad Luthfi Pastikan Kuliah Mahasiswa NTT Tak Terhenti akibat Bencana
Santri Termuda Berusia 9 Tahun, Wagub Jateng Apresiasi 41 Penghafal Al-Qur’an
Kerja Sama dengan ACI Dijajaki, Santri Jateng Berpeluang Tempuh Pendidikan Hadis di Turki

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:05 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah

Selasa, 15 September 2026 - 16:51 WIB

Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Penghafal Al-Qur’an, Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Tanpa Ribet

Rabu, 9 September 2026 - 07:04 WIB

Khatam Al-Qur’an, Taj Yasin Pesan Santri Jadi Teladan di Masyarakat

Berita Terbaru