DPR RI dan BGN Sosialisasikan Program MBG untuk Warga Wonosobo, Ini Tujuannya

- Reporter

Jumat, 7 Maret 2025 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrojateng.id, Wonosobo – Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Badan Gizi Nasional (BGN) hadir di balai warga kantor kepala desa Tegalsari untuk sosialisasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Rabu, 26 Februari 2025. Sosialisasi ini merupakan langkah pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Acara sosialisasi MBG berlangsung pada pukul 13.30 WIB dengan diawali absensi peserta dan serah terima souvenir yang dibawa oleh tim BGN. Kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi MBG yang diikuti sekitar 300-an peserta.

Kegiatan sosialisasi MBG ini dihadiri oleh Komisi IX DPR RI Nafa Urbach, dan perwkilan Ibnu Holdun perwakilan dari Badan Gizi Nasional.

Anggota Komisi IX DPR RI Nafa Urbach menjelaskan bahwa masyarakat lokal akan mempunyai peran penting dalam program MBG khususnya dalam menyiapkan bahan baku dan juga tenaga yang akan dibutuhkan di dapur MBG.

“Saya akan mendorong partisipasi warga apakah sebagai pemasok bahan baku dapur, sayur mayur, atau buah buahan, karena daerah Wonosobo adalah daerah penghasil palawija, kentang serta sayur mayur lainnya,” terang Nafa Urbach.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Ingatkan Bupati-Wali Kota Jateng: Cukup Pati dan Pekalongan, Jangan Sampai Ada yang Ketiga

Program MBG akan menyediakan makanan yang sudah mengikuti standar gizi yang ditetapkan, termasuk kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi.

“Agar asupan proteinnya terjaga mungkin dapat diganti dengan olahan susu kacang kedelai, karena ini juga mempunyai asupan gizi yang baik sebagai sumber nutrisi protein,” jelasnya.

Nafa Indria Urbach selaku Anggota Komisi IX DPR RI menjelaskan bahwa tujuan sosialisasi yakni agar informasi ini dapat dipahami oleh warga untuk dapat bekerjasama dengan BUMDES sebagai pemasok bahan baku, supplier sayur, supplier beras.

“Program  ini membuat ekonomi masyarakat daerah berjalan, dan terutamanya kepada bapak lurah dititipkan bagaimana warga nya dapat menjadi supplier, dan mendapatkan manfaat maksimal, sehingga warga yang menjadi perwakilan beliau di kursi DPR RI mendapatkan perbaikan taraf hidup menjadi lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ibnu Holdun selaku Perwakilan BGN juga memberikan penjelasan mengenai nilai-nilai gizi yang akan diberikan kepada penerima manfaat.

Baca Juga :  Kebut Nila Salin 72 Ribu Hektare, Luthfi Telepon Menteri Saat Rembug Pembangunan

“Dalam setiap piring itu tidak meliputi kewajiban ada susu sapi karena hanya diwajibkan jika daerah tersebut mampu swasembada susu, artinya produksi susu sapi secara mandiri, sehingga harga yang di akses juga sesuai dengan budget BGN,” paparnya.

Ibnu Holdun mengungkapkan bahwa perlu nya intervensi gizi pada kelompok anak anak sekolah demi perbaikan gizi , yang juga sudah dilakukan puluhan tahun oleh negara negara maju.

“Ini juga merupakan aksi nyata dari visi misi presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta cita. Saat ini sudah ada satu dapur MBG  SPPG dibangun di bumi Reso, Wonosobo yang akan melayani 3.000-3.500 anak anak setiap harinya,” tukasnya.

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Target utama dari program MBG yaitu anak-anak usia sekolah, termasuk sekolah  keagamaan, pesantren, ibu hamil, serta ibu menyusui.***

Berita Terkait

Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh
335 Ribu Anak di Jateng Belum Sekolah, Waka DPRD Jateng Dorong Perluasan Program PJJ
Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung PAUD Berkualitas sebagai Fondasi Generasi Emas
Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Lulus PKN, 45 Pemimpin Jateng Didorong Terapkan Inovasi di Instansi
Harga Pertamax Turun, Legislator Gerindra Jateng Minta Evaluasi Kebijakan WFH ASN
Dana Cadangan Pilgub Jateng Capai Rp1,2 Triliun, Heri Pudyatmoko Minta Tak Ganggu Layanan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Kisah Ngadiyanto di Tengah Rob: Rumah Apung Hadir, Harapan Kembali Tumbuh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50 WIB

335 Ribu Anak di Jateng Belum Sekolah, Waka DPRD Jateng Dorong Perluasan Program PJJ

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Taj Yasin Apresiasi RSB Jepara, Dorong Kesehatan dan Zakat Berkelanjutan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Pidato Presiden Jadi Pengingat, Ahmad Luthfi Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Lulus PKN, 45 Pemimpin Jateng Didorong Terapkan Inovasi di Instansi

Berita Terbaru