Dorong Penguatan Gizi, Pemerintah Sosialisasikan Program MBG di Blora

- Reporter

Minggu, 22 Juni 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrojateng.id – Pemerintah melakukan edukasi penguatan gizi kepada masyarakat Blora sebagai perluasan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Program MBG resmi diluncurkan pemerintah pada 6 Januari 2025 lalu dan secara bertahap akan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.

Kegiatan sosiliasi dengan tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia itu bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Blora pada Rabu, 18 Juni 2025. Sosialisasi ini diinisiasi oleh DPR RI bersama mitra kerja BGN.

Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, Staf Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Alwin Supriyadi, dan Sukina.

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, menyambut baik langkah pemerintah dalam menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, terutama untuk mendukung kelompok anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

“Program MBG merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap pentingnya kesejahteraan gizi masyarakat yang terkadang terbatas aksesnya,” ucap Edy Wuryanto.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Sisir Kaligawe, Angkut Warga Terdampak Banjir Semarang-Demak

Lebih lanjut, Edy menekankan bahwa program Makan Bergizi (MBG) merupakan salah satu program prioritas nasional yang diusung oleh Presiden dan Wakil Presiden dalam rangka memperkuat ketahanan gizi nasional serta mewujudkan swasembada pangan.

“Pelaksanaan program ini dikoordinasikan secara terpusat oleh Badan Gizi Nasional (BGN), dengan pendekatan multisektor yang melibatkan pemerintah daerah, dunia usaha, serta partisipasi aktif masyarakat,” jelas Edy

Salah satu keunggulan program MBG adalah keterkaitannya yang erat dengan penguatan ekonomi lokal. Bahan pangan yang digunakan oleh Satuan Produksi Pangan Gizi (SPPG) dipasok dari wilayah sekitar, sehingga mampu mendorong perputaran ekonomi desa dan mendukung para petani, peternak, serta pelaku UMKM pangan di daerah.

Senada, Staf Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Alwin Supriyadi menyatakan bahwa program MBG tidak hanya fokus pada peningkatan status gizi masyarakat, tetapi juga pada pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Jumlah Pasien Melonjak, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Peningkatan Layanan RS Moewardi Surakarta

“Selain mendukung petani dan pelaku usaha lokal, program MBG juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Proses rekrutmen tenaga kerja untuk operasional dapur di SPPG dilakukan dengan melibatkan warga di lingkungan sekitar, sehingga memberikan manfaat ekonomi langsung berupa lapangan kerja dan peningkatan keterampilan,” imbuh Alwin.

Alwin menyampaikan bahwa di Kabupaten Blora, kebutuhan ideal untuk mendukung cakupan program secara optimal diperkirakan mencapai 60 unit SPPG. Namun, hingga saat ini, baru ada 10 SPPG yang telah beroperasi.

“Peningkatan kesadaran, dukungan, dan partisipasi dari berbagai pihak sangat diperlukan agar jumlah SPPG terus bertambah dan manfaat program dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, Program MBG diharapkan menjadi instrumen strategis dalam mengatasi masalah gizi kronis sekaligus memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi daerah.***

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru