BYD ATTO 1 Hadir, Konsumen Jawa Tengah Bisa Rasakan Mobil Listrik Terjangkau

- Reporter

Jumat, 26 September 2025 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Setelah sukses diluncurkan secara nasional di GIIAS Jakarta dan Surabaya, BYD Indonesia resmi menghadirkan ATTO 1 di Jawa Tengah melalui ajang GIIAS Semarang 2025. Provinsi ini kini menjadi salah satu wilayah strategis bagi produsen mobil listrik asal Tiongkok tersebut, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik.

Bobby Bharata, Product Director BYD Indonesia, menegaskan bahwa tujuan peluncuran ini bukan sekadar memperkenalkan produk, tetapi memastikan masyarakat memperoleh informasi yang valid dan akurat mengenai harga, fitur, serta mekanisme pengiriman.

“Kami ingin masyarakat yakin dan siap beralih ke kendaraan listrik. Informasi yang tepat akan membantu mereka membuat keputusan lebih percaya diri,” ujarnya.

ATTO 1 hadir dengan fitur-fitur yang telah disesuaikan khusus untuk pasar Indonesia. Meski beberapa teknologi mirip dengan mobil lain, BYD menekankan aspek keselamatan, kenyamanan berkendara, dan kemudahan penggunaan sehari-hari agar lebih relevan bagi konsumen lokal.

Baca Juga :  Pebalap Astra Honda Berjuang di IATC 2025, Badly Sempat Pimpin Balapan

Bagi konsumen di Jawa Tengah, BYD menetapkan harga On The Road (OTR) Rp 209.000.000 untuk varian Dynamic dan Rp 249.000.000 untuk varian Premium. Bobby Bharata menyebut harga ini disusun secara strategis agar kompetitif dan tetap mempertahankan nilai jual kembali kendaraan listrik.

Demi mendukung layanan purna jual, BYD memastikan ketersediaan semua suku cadang, termasuk yang cepat habis (fast-moving), di seluruh cabang di Jawa Tengah. Langkah ini bertujuan agar konsumen tidak perlu menunggu pengiriman dari Jakarta dan tetap dapat merawat kendaraan dengan mudah.

Bagi pemula yang ingin beralih ke kendaraan listrik, BYD menekankan keamanan baterai telah melewati uji ketat, dilengkapi garansi resmi, dan dirancang aman digunakan, termasuk di wilayah rawan banjir sesuai standar P68. Meski demikian, perusahaan tetap menyarankan agar mobil tidak terlalu lama berada di genangan air maupun banjir.

Baca Juga :  Polytron Subsidi Pembelian Motor Listrik Rp5 juta, Konsumen Cukup Bayar Rp13,5 Juta

Potensi pasar EV di Jawa Tengah dinilai cukup besar. Dengan dukungan infrastruktur yang terus berkembang dan semakin banyak masyarakat beralih ke kendaraan listrik, provinsi ini menjadi wilayah kunci dalam strategi ekspansi BYD di Indonesia.

“Peluncuran ATTO 1 ini juga menjadi momen edukasi bagi masyarakat. Kami ingin konsumen tidak hanya membeli mobil listrik, tetapi juga memahami teknologi, keamanan, dan kemudahan perawatannya. Dengan begitu, transisi ke kendaraan listrik akan lebih lancar dan menyenangkan,” tutup Bobby Bharata.***

Berita Terkait

Jateng Jadi Salah Satu Penopang Pasar BYD di Sektor EV Nasional
JETOUR T2 i-DM Hadir di GIIAS Semarang, Harga Rp705 Juta
OMODA O4 Resmi Meluncur di Semarang, Buka Pre-Booking O4 EV
110 Pereli Jajal Lintasan Baru Batang, Sport Tourism Ikut Terdongkrak
Pemprov Jateng Gelar GAS 2025: Mobil Premium, Promo Fantastis, dan Layanan PKB Digital
Daihatsu Jateng Gelar Kontes Keterampilan Teknis, Tim Solobaru Melaju ke Nasional
BMW Luncurkan Produk Terbaru BMW X3 dan BMW Seri 2 Gran Coupe M Sport di Jateng
Honda Dream Cup 2025 Angkat Performa Sporti Honda Vario 160

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:13 WIB

Jateng Jadi Salah Satu Penopang Pasar BYD di Sektor EV Nasional

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:02 WIB

JETOUR T2 i-DM Hadir di GIIAS Semarang, Harga Rp705 Juta

Rabu, 30 September 2026 - 17:40 WIB

OMODA O4 Resmi Meluncur di Semarang, Buka Pre-Booking O4 EV

Sabtu, 26 September 2026 - 06:01 WIB

110 Pereli Jajal Lintasan Baru Batang, Sport Tourism Ikut Terdongkrak

Rabu, 10 Desember 2025 - 09:55 WIB

Pemprov Jateng Gelar GAS 2025: Mobil Premium, Promo Fantastis, dan Layanan PKB Digital

Berita Terbaru

OPERASIONALISASI KDKMP – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani meninjau operasionalisasi KDKMP di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13/10). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan koperasi dalam mendukung distribusi kebutuhan pokok kepada masyarakat. Foto : Dok.Bulog/metrojateng.id

Bisnis

BULOG Layani 1.985 KDKMP, Pesanan Beras SPHP Tembus 624 Ton

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:42 WIB