Bupati Jepara Witiarso Utomo: Sungai Sudah Dibersihkan, Jangan Kembali Dikotori

- Reporter

Sabtu, 29 November 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEPARA – Bupati Jepara H. Witiarso Utomo kembali menegaskan pentingnya menjaga kebersihan sungai dan saluran air sebagai upaya menghadapi musim penghujan. Pesan itu ia sampaikan saat meninjau kerja bakti dan normalisasi saluran air di Desa Mayong Kidul, Kecamatan Mayong, Jumat (28/11/2025).

Dalam kunjungan ini, Bupati melihat langsung sejumlah titik sungai dan irigasi yang telah dibersihkan oleh warga bersama perangkat kecamatan, desa, dan jajaran Pemkab Jepara. Ia mengapresiasi partisipasi masyarakat, namun mengingatkan bahwa menjaga sungai tidak cukup hanya sekali dibersihkan.

Baca Juga :  Taj Yasin: TMMD Hadirkan Jalan Ekonomi hingga Pelayanan Kesehatan bagi Warga Desa

“Sungai-sungai ini sudah bersih. Tolong jangan dikotori lagi. Jangan buang sampah sembarangan. Ini aset kita bersama,” tegas Bupati Witiarso Utomo.

Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan sungai adalah tanggung jawab bersama, terutama untuk mengantisipasi potensi banjir dan memastikan aliran air tetap lancar menuju area pertanian.

Bupati juga menyampaikan bahwa sebagian desa dan kecamatan masih perlu diperkuat kesadarannya dalam menjaga lingkungan.

“Yaa, kita kuatkan terus masyarakat untuk menjaga lingkungan. Desa dan kecamatan yang belum bisa menjaga lingkungannya akan kita gerakkan dan dampingi supaya mau ikut merawat lingkungannya,” ujarnya.

Baca Juga :  PLN ULTG Yogyakarta Hadirkan Sinau Listrik di SDN 2 Gumulan, Bekali Siswa Pengetahuan Keselamatan Listrik

Menurut Bupati, normalisasi sungai dan saluran irigasi sangat penting untuk mendukung keberhasilan masa tanam pertama (MT1). Aliran air yang lancar memastikan petani tidak kekurangan pasokan air.

Dengan gerakan kebersihan rutin yang diperluas ke seluruh wilayah Jepara, Bupati berharap masyarakat lebih sadar, lebih peduli, dan lebih disiplin dalam merawat lingkungan.

“Jangan sampai kerja bakti besar-besaran ini sia-sia hanya karena kebiasaan lama tidak diubah. Sungai bersih harus dijaga bersama,” tutupnya.***

Berita Terkait

Jateng Dukung Single Identity Number, Fotokopi KTP Tak Lagi Jadi Syarat Berulang
Bendung Karet Juana Mengering, Luthfi Perintahkan Bangkai Ikan Sapu-Sapu Dikubur
Lemhannas Jadikan Jateng Lokus Kajian EBT untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Dari Lereng Sumbing, Ning Nawal Perkuat UMKM Berbasis Keluarga Lewat Kapulaga
Digitalisasi Perlinsos Jateng Tembus 322 Ribu KK, Agen Diminta Tak Tinggalkan Warga Pelosok
PSEL Semarang Raya Ditargetkan Groundbreaking Desember, Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
Di Tengah Gempuran Gadget, Sindhu Laras Bocah Hidupkan Karawitan dan Pedalangan Jawa Tengah
Abu Anak Krakatau Belum Terdeteksi di Jateng, Masyarakat Jangan Panik

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:53 WIB

Jateng Dukung Single Identity Number, Fotokopi KTP Tak Lagi Jadi Syarat Berulang

Rabu, 9 September 2026 - 10:53 WIB

Bendung Karet Juana Mengering, Luthfi Perintahkan Bangkai Ikan Sapu-Sapu Dikubur

Selasa, 8 September 2026 - 17:58 WIB

Lemhannas Jadikan Jateng Lokus Kajian EBT untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 15:55 WIB

Dari Lereng Sumbing, Ning Nawal Perkuat UMKM Berbasis Keluarga Lewat Kapulaga

Selasa, 8 September 2026 - 14:36 WIB

Digitalisasi Perlinsos Jateng Tembus 322 Ribu KK, Agen Diminta Tak Tinggalkan Warga Pelosok

Berita Terbaru